Rabu, 20 Juli 2016

SEPSIS ???

Bismillahirrahmaanirrahiiim

Ada putri dari seorang teman yang meninggal karena sepsis. Padahal usianya baru dua hari. Semoga kedua orang tuanya diberi ketabahan, kesabaran dan putrinya menjadi tabungan amal di akhirat nanti.
Mungkin masih banyak yang belum tahu apa itu sepsis. Berikut beberapa informasi tentang sepsis yang dapat menambah pengetahuan kita tentang jenis penyakit. Semoga
bermanfaat...

Sepsis

Istilah awam untuk sepsis adalah keracunan darah, yang juga digunakan untuk menggambarkan septikemia. Sepsis mencakup spektrum penyakit yang berkisar dari keluhan seperti demam, menggigil, malaise, tekanan darah rendah, dan perubahan status mental. sampai gejala disfungsi organ dan syok.

Sepsis disebabkan oleh kehadiran bakteri (bakteremia) dan organisme pernginfeksi lainnya atau racun dalam darah (septikemia) atau pada jaringan lain dari tubuh. Sistem kekebalan tubuh Anda mengakibatkan terbentuknya bekuan-bekuan kecil darah yang dapat menghalangi aliran darah ke organ vital. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan organ.

 Definisi SEPSIS

Sepsis adalah suatu keadaan di mana tubuh bereaksi hebat terhadap bakteria atau mikroorganisme lain. Sepsis merupakan suatu keadaan yang mesti ditangani dengan baik yang berhubungan dengan adanya infeksi oleh bakteri. Bila tidak segera diatasi, Sepsis dapat menyebabkan kematian penderita.
Tanda dan gejala infeksi ini harus memenuhi paling sedikit 2 kriteria dari Systemic Inflamatory Response Syndrome (SIRS). Kriteria utama dari SIRS adalah: meningkatnya denyut jantung, demam dan meningkatnya bunyi pernafasan.
Kriteria adanya SIRS adalah:
Meningkatnya denyut jantung >90/menit, saat istirahat;
Suhu tubuh yang meninggi >38C atau yang rendah <36C;
Meningkatnya bunyi pernafasan >20/menit;
Jumlah sel-sel darah putih yang tidak normal, yaitu >12000 sel/cu mm atau <4000 sel/cu mm.

Penyebab utama dari Sepsis adalah adanya infeksi oleh bakteri atau jamur. Sepsis merupakan penyebab utama terjadinya Shock dan memberikan angka kematian sekitar 30%-87%.
Faktor risiko untuk terjadinya Sepsis antara lain: umur, penyakit kencing manis, obat imunosupresi (yang dapat menekan sistim kekebalan tubuh) dan adanya riwayat tindakan invasif (pemasukan suatu alat kedokteran ke dalam tubuh), misalnya pemasangan kateter air seni, penyuntikan secara intravena (melalui pembuluh darah balik / vena), dan lain-lain.
Secara umum, Sepsis pada penderita dengan umur lanjut mempunyai Prognosa (ramalan penyakit) yang lebih buruk daripada umur dewasa. Prognosa Sepsis tergantung dari keganasan Sepsis dan status kesehatan dari penderita.
Terdapat macam-macam Sepsis antara lain:
MRSA sepsis yaitu  sepsis yang disebabkan oleh Methicilin-resisten  bakteri Stapphylocoocus auerus, (yang menyerang darah dan jaringan tubuh lain).
VRE sepsis yaitu sepsis yang disebabkan oleh Vancomycin-resisten bakteri Enterococcus species, (yang menyerang darah dan jaringan tubuh lain).
Urosepsis, yaitu sepsis yang disebabkan oleh adanya infeksi saluran kencing.
Wound sepsis, yaitu sepsis yang disebabkan oleh infeksi luka.
Neonatal sepsis atau Neonatorum sepsis atau Septicemia, yaitu sepsis pada bayi yang baru lahir, terutama 4 minggu pertama sejak dilahirkan.
Septic abortion, yaitu keguguran yang disebabkan oleh adanya infeksi dengan terjadinya sepsis pada seorang Ibu yang mengalami keguguran.

GEJALA

Pada keadaan Sepsis, terdapat tekanan darah yang menurun, yang menyebabkan terjadinya Shock. Organ-organ tubuh termasuk jantung, ginjal, hati, paru-paru dan susunan syaraf pusat berhenti bekerja dengan baik karena terdapat aliran darah yang menurun.
Secara umum, penderita akan menunjukkan gejala menggigil, penurunan kesadaran sehingga tidak dapat diajak bicara, demam atau penurunan suhu tubuh, sakit kepala akibat tekanan darah yang menurun, denyut jantung meninggi, bercak-bercak di kulit dan perdarahan juga dapat terjadi
Gejala pada usia lanjut sama dengan gejala pada usia dewasa (menggigil, kelemahan, pernafasan yang cepat dan kulit tampak lebih gelap). Gejala pada penderita usia anak-anak dapat sama dengan usia dewasa, namun lebih menonjol pada gejala demam dan produksi air seni yang menurun, penurunan kesadaran.
Gejala lain pada penderita bayi yang baru lahir adalah demam, berbau cairan amoniak, tanda-tanda vital yang abnormal, kejang dan muntah yang bersifat projektil (terlempar jauh).
Untuk menentukan jenis bakteri yang terdapat dalam darah, perlu dilakukan biakan darah dan tes resistensi terhadap jenis antibiotika.
PENYEBAB

Infeksi bakteri atau jamur di dalam tubuh bagian mana saja dapat menjadi penyebab terjadinya Sepsis. Tempat-tempat yang sering terjadinya awal infeksi antara lain:
Aliran darah,
Tulang,
Usus,
Ginjal,
Otak,
Hati,
Kandung empedu,
Paru-paru,
Kulit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar