Selasa, 31 Mei 2016

Sedekah sampai akhir....

*Kenapa Seorang Mayit Memilih "BERSEDEKAH" Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia?*๐Ÿ•‹๐Ÿ•‹๐Ÿ•‹
______________________________

Sebagaimana firman Allah:

 ุฑَุจِّ ู„َูˆْู„َุง ุฃَุฎَّุฑْุชَู†ِูŠ ุฅِู„َู‰ ุฃَุฌَู„ٍ ู‚َุฑِูŠุจٍ ูَุฃَุตَّุฏَّู‚َ

*"Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..."* {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tdk mengatakan,
*"Maka aku dapat melaksanakan umroh"* atau
*"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa"* dll?

Berkata para ulama,
*Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...*

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya...

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,

*“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.”* (HR. Ahmad)

Dan, bersedekah-lah atas nama orang-orang yg sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka...

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,

*“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya?* Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, *“Iya”*. (HR. Bukhari & Muslim) *๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Dan, biasakan, ajarkan anak-anak kalian untuk bersedekah...

Dan sedekah yg *"paling utama"* saat ini adalah; menyebarkan tulisan ini dengan niat sedekah.

Karena siapa saja yg mempraktekkan isi tulisan ini, dan mengajarkannya untuk generasi berikutnya, maka pahala-nya akan kembali kepada anda in-syaa Allah.

Oleh:
*Syeikh Maher al'Mueaqly hafidzahullah*
[Imam Masjidil Haram]

Puasa dalam berbagai bahasa

Dlm menyambut puasa, inilah puasa dalam berbagai bahasa jk ente2 ketemu karo deweke...

1. *Malaysia* :
      tak santap dan tak
      teguk dari fajar sampai
      petang tiba.

2. *Mandarin* :
      thong tuang shiang
      shiang

3. *Jepang* :
      tarabuka sasukana

4. *Belanda* :
      Der eaten en drinken
      van geust magriben

5. *Germany* :
      Ein zubuhen nahen
      lavaren en dahagen
      zamfen zonten

6. *Perancis* :
      Les zanarie nou leboux
      moun beduque
      maa'rieb bouca tazile

7. *Inggris* :
      Start on dawn and
      finish to twilight

8. *Itali* :
      La balรฉbato nahano
      nafuso neppi adzani
      magribi di battali

9. *Spaรฑyol* :
      El janarias daharos ya
      magribas los bucaรฑos
      de La tajilas

10. *Portugis* :
        De janario tuangha
        sahurio e buburito
        buรงano sabado
        magribha

11. *Rusia* :
        Ye Imsakski nahanov
        hawaya Neviski
        adzanov maghribiski

12. *India* :
        Te dahare te inume ti
       subuhe nevi kashoree

Persiapan Ramadhan

*Persiapan Ramadhan*

AQL Islamic Center – Tamu agung bernama Ramadhan sudah di ambang pintu. Tinggal menghitung hari, kita akan masuk ke dalamnya. “marhaban yaa Ramadhan” Semoga Allah anugrahkan kepada kita umur panjang untuk bertemu dengannya, kesehatan jasmani dan rohani agar bisa memaksimalkan ibadah kepada-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, ““Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan di dalamnya puasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka, dan membelenggu setan-setan. Di dalamnya Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang diharamkan kebaikan malam itu maka ia sungguh telah diharamkan (dari kebaikan).” (HR. Ahmad, Nasa’i dan Baihaqi).

Namun untuk menyambut bulan penuh berkah ini, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, agar kita sukses meraih gelar taqwa dan mendapat janji Allah, yaitu ampunan dan bebas dari api neraka. sebagaimana Rasulullah, para sahabat dan tabi’in telah mencontohkan.

*Pertama* memperbanyak do’a agar usia kita disampaikan ke Ramadhan. Para sahabat dan tabi’in terdahulu, mempersiapkan diri jauh-jauh sebelumnya. Ada yang dua bulan sebelumnya, bahkan ada yang sejak enam bulan sudah memohon kepada Allah dan mempersiakan diri menyambutnya.

*Kedua* memperbaharui niat. Sedikit dari kita yang mempersiapkan hati dan niat dalam menyambut tamu agung ini. Padahal niat adalah penentu segalanya. Banyak yang tidak semangat menjalankan ibadah Ramadhan, mungkin diantara faktornya adalah tidak punya niat yang sungguhan. Parahnya lagi, ada yang sudah puluhan kali berjumpa Ramadhan, namun tidak meninggalkan pengaruh positif pada dirinya, seakan-akan ibadah Ramadhan hanya sekedar ritual belaka. Na’udzu billah.

*Ketiga* memperbanyak tilawah Al-Qur’an. Disebutkan, bahwa para sahabat dan tabi’in ada yang mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari di bulan Ramadhan. Bahkan imam Syafi’i rahimahullah mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali di bulan penuh berkah ini. Lalu bagaimana dengan kita? Tentu semua itu tidak sekonyong-konyong terjadi tanpa proses dan latihan di bulan-bulan sebelumnya.

*Keempat* memperbanyak puasa sunnah terutama di bulan sya’ban. Ini juga untuk melatih diri sebelum melaksanakan puasa wajib. Aisyah RA menuturkan bahwa saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa sebulan penuh selain bulan Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa sunnah seperti di bulan Sya’ban. (HR. Bukhari).

*Kelima*  bertaubat dengan sungguh-sungguh serta memohon maaf kepada sesama. Sebagai manusia biasa, tentu tidak ada yang luput dari dosa. Apalagi di tengah godaan dan fitnah akhir zaman ini. Tidak sedikit anak manusia yang terjembab dalam kubangan dosa. Namun sebaik-baik pendosa adalah yang bertaubat dan mau berubah pada yang lebih baik. Alangkah indahnya, jika kita memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan lapang.

*Keenam*  mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan Ramadhan. Sehingga ibadahnya tidak sia-sia dan sekedar ikut-ikutan, melainkan dengan dasar ilmu yang matang. Minimal harus selesai membaca bab puasa.

*Ketujuh*  mempersiapkan fisik. Dalam Ramadhan, kita akan banyak menghabiskan waktu untuk ibadah. Seperti tarwih, qiyamullail dan witir. Karenanya dibutuhkan kekuatan fisik yang harus dilatih dari sekarang. Di antaranya adalah dengan memperbanyak qiyamullail.
Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperoleh predikat taqwa sebagaimana yang telah Allah janjikan. Allahumma amiin.
Abu Faqih

Senin, 30 Mei 2016

Hidup adalah perjuangan ๐Ÿ˜ƒ

*Hidup Adalah Perjuangan*

Kisah Seseorang yg cadel ingin membeli nasi goreng yg mangkal di dekat rumahnya..

Hari ke 1 :
C: “Beli nasi goleng 1 ya, Bang?!”
A: “Apa…?” (Ngeledek)
C: “Nasi Goleng!”
A: “Apaan…?” (Ngeledek lagi)
C: “Nasi Goleng!!!”
A: “Ohh nasi goleng…”

Sambil ditertawakan oleh pembeli yg lain, ia memutuskan pulang dg perasaan sangat kesal & sesampainya di rumah ia bertekad utk berlatih mengucapkan “Nasi Goreng” dg baik & benar. Hingga akhirnya…

Hari 2:
Dg perasaan bangga, ia ingin menunjukkan bahwa ia bisa mengucapkan pesanan dg tdk cadel lg.

C: “Bang, saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!”
A: “Oke sip… Pake apa?”
C: “Pake telol…” Jwbnya sambil sedih.

Stlh Si Abang & pembeli lainnya menertawakan, ia kembali plg & berlatih mengucapkan kata “telor” sampai benar. Lalu…

Hari 3:
C: “Bang… beli NASI GORENG, pake TELOR!!! Bungkus!” (bernada mantap)
A: “Ceplok atau dadar?”
C: “Dadal…” ia menjawab dengan spontan.. Lalu kembali bersedih.

Mau tak mau, ia kembali pulang dan berlatih dengan keras. Kemudian…

Hari 4:
Bermodalkan 4 hari berlatih lidah, hari ini ia yakin mampu memesan nasi goreng tanpa ditertawakan.

C: “Bang… Beli NASI GORENG, pake TELOR, diDADAR, 1 bungkus!”
A: “Wuih, hebat kamu! Sdh tdk cadel lg nich! Oke harganya Rp7.500,-”

Ia menyerahkan uang Rp8.000,- kpd Si Abang. Lama ditunggu si Abang tdk mengembalikan sisanya, hingga ia pun bertanya:

C: “Bang, kembaliannya, Bang?”
A: “Oh iya! Uang kamu Rp8.000,- harganya Rp7.500,- Jadi kembalinya brp?” (Senyum-senyum ngeledek ngetes)

Ia gugup utk menjawabnya. Keringat dingin pun menyembul seketika saat melafalkan “5 LATUS” dalam hatinya...

Tapi.. akhirnya secercah cahaya menerpa. Dgn lantang ia menjawab, ”GOPEK, Bang…!!!”

Usai menerima kembalian sebesar Rp500,- ia melenggang pulang dg senyum penuh kemenangan. Yes!!!!

Molal of the stoly:
“Hidup adalah peljuangan, beljuanglahlah telus dan jangan mudah ‘menyelah’! Sebab, selalu ada cala kalau diilingi dg doa dan usaha…”

Selamat belkalya... ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ’ช๐Ÿผ

Tips hidup damai dan bahagia

25 TIPS HIDUP BAHAGIA DAN DAMAI
........................


1. Jangan banding-bandingkan diri kita dengan orang lain..
2. Jangan berfikiran negatif terhadap orang lain..
3. Jangan mengejek atau merendahkan orang lain..
4. Jangan melakukan hal dengan emosi..
5. Jangan suka bergosip hal yang tidak penting..
6. Jangan suka menghalalkan segala cara..
7. Jangan suka mengeluh,.
8. Yang lalu, biarlah berlalu jangan di ungkit-ungkit..
9. Jangan membenci..
10. Hiduplah dengan damai..
11. Sadari bahwa kebahagiaan berawal dari diri sendiri..
12. Sadari bahwa hidup adalah proses pembelajaran..
13. Perbanyaklah tersenyum..
14. Jangan suka ngotot..
15. Selalulah berkomunikasi kepada orang yang disayang..
16. Yakinlah setiap hari adalah yang baik..
17. Maafkan semua orang..
18. Luangkan waktu untuk orang tua dan hormatilah mereka,.
19. Usahakan membuat orang lain tersenyum..
20. Jangan mencampuri urusan orang lain..
21. Beri perhatian terhadap keluarga..
22. Hargailah orang yang mengasihimu dan menyayangimu..
23. Jika melihat orang susah, harus saling tolong menolong..
24. Kuatkan diri untuk selalu bersabar dan
25. Yang terakhir paling penting adalah selalu bersyukur atas apa yang diberi oleh ALLAH pada kita dan yakinlah bahwa ALLAH selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya..
Semoga Ar-Rahman berkenan membukanan pintu hati kita sekeluarga untuk senantiasa selalu berupaya mendekatkan diri kepada-Nya..
Aamiin Ya Rabbal'alamiin..

mukidi ๐Ÿ˜‰

MAAF, MUKIDI MUNCUL LAGI.

 Guru bertanya:"Anak- anak... Siapa yg mau masuk surga..?"

Serempak anak-anak menjawab "Sayaaaa..!"

Mukidi yang duduk di belakang diam saja..

Bu guru bertanya lagi : "Siapa yang mau masuk neraka..??"

Anak-anak : "Tidak mauuuu....!!!" Mukidi tetap diam saja.

Bu guru mendekat : "Mukidi, kamu mau msk surga atau neraka...?

Mukidi: "Tidak kedua- duanya bu guru..."

Bu guru: "Kenapa..?"

Mukidi:
"Habis wkt ayah saya mau.     meninggal
beliau berpesan, 'Mukidi, Apapun yang terjadi
kamu harus masuk TENTARA...!"

๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜œ

Tawassul

Tawassul dibagi menjadi dua:

1. Tawassul dengan amal saleh.
Dalilnya adalah sebuah hadits yang mengisahkan tiga orang yang terperangkap di dalam gua. Lalu, ketiganya bertawassul dengan amal kebaikan yang pernah mereka lakukan.
Orang pertama bertawasul dengan amal baiknya terhadap kedua orang tua. Orang kedua bertawasul dengan takutnya kepada Allah swt sehingga menggagalkan perbuatan keji yang hendak ia lakukan.
Orang ketiga bertawassul dengan amal baik yang telah ia lakukan kepada pegawainya. Pegawai tersebut bekerja tanpa mau diberi gaji. Namun setelah gaji tersebut disimpan sang majikan lalu digunakan untuk membeli hewan ternak dan berkembang biak, sang pegawai meminta gajinya. Akhirnya seluruh hewan ternak diberikan kepadanya. Berkat amal-amal tersebut, Allah swt membukakan pintu gua sehingga ketiganya dapat keluar. (HR. Bukhori, Muslim dan Ahmad)

2. Tawassul dengan orang-orang yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah swtseperti para nabi, wali dan syuhada’. Dalam sebuah hadits disebutkan,

ุนَู†ْ ุฃَู†َุณٍ ุฃَู†َّ ุนُู…َุฑَ ุงْุจู†َ ุงْู„ุฎَุทَّุงุจِ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ ูƒَุงู†َ ุงِุฐَุง ู‚ُุญِุทُูˆْุง ุงِุณْุชَุณْู‚َู‰ْ ุจِุงู„ْุนَุจَّุงุณِ ุงْุจู†ِ ุนَุจْุฏِุงู„ْู…ُุทَู„ِّุจْ ูู‚ุงู„ ุฃَู„ู„َّู‡ُู…َّ ูƒُู†َّุง ู†َุชَูˆَุณَّู„ُ ุงِู„َูŠْูƒَ ุจِู†َุจِูŠِّู†َุง ูَุชَุณْู‚ِูŠْู†َุง ูˆَุฃَู†َุง ู†َุชَูˆَุณَّู„ُ ุงِู„َูŠْูƒَ ุจِุนَู…ِّ ู†َุจِูŠِّู†َุง ูَุฃَุณْู‚ِู†َุง ูَูŠُุณْู‚ُูˆْู†َ

Artinya: “Dari Anas bin Malik, bahwasanya Sahabat Umar bin Khottob ketika mengalami kemarau, maka beliau meminta hujan dan bertawassul dengan Abbas bin Abdul Muthollib, beliau berkata “Ya Allah bahwasanya kami telah bertawassul kepada Engkau dengan Nabi kami, maka Engkau turunkan hujan dan sekarang kami bertawassul kepada Engkau dengan paman Nabi kami, maka turunkanlah hujan itu.” (HR. Bukhori)

Mengambil kesimpulan dari hadits diatas bahwa :
– Sahabat Umar bin Khotob pernah berdoa bertawssul dengan Nabi untuk meminta diturunkan hujan.
– Sabahat Umar bin Khotob bukan bertawassul dengan Nabi saja, melainkan dengan paman Nabi juga, yaitu Sayyidina Abbas bin Abdul Muthollib.

Selain hadits di atas ada hadits lain yang menceritakan kisah seorang sahabat yang menderita sakit mata. Sahabat tersebut meminta doa kepada Rosululloh saw agar diberi kesembuhan, namun Rosululloh tidak berkenan mendoakannya, akan tetapi beliau mengajarkan doa tawassul agar dibacanya sendiri.

ุฃَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّู‰ ุฃَุณْุฃَู„ُูƒَ ูˆَุฃَุชَูˆَุฌَّู‡ُ ุฅِู„َูŠْูƒَ ุจِู†َุจِูŠِّูƒَ ู…ُุญَู…َّุฏِ ู†َุจِูŠِّ ุงู„ุฑَّุญْู…َุฉِ ุฅِู†ِّู‰ ุชَูˆَุฌَّู‡ْุชُ ุจِูƒَ ุฅِู„َู‰ ุฑَุจِّูƒَ ูِู‰ ุญَุงุฌَุชِู‰ْ ู‡َุฐِู‡ِ ู„ِุชَู‚ْุถِู‰ ู„ِู‰ ูَุดَูَّุนْุชَ ูِูŠَّ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon dan berdoa kepada-Mu dengan (bertawassul melalui) Nabi-Mu Muhammad, Nabi yang penuh kasih sayang. (Wahai Nabi), sesungguhnya aku telah bertawajjuh kepada tuhanku dengan (bertawasul melalui) Engkau agar hajatku ini terkabul. Ya Allah, terimalah syafa’at beliau untukku”. (HR. Tirmidzi, an-Nasa’i, al-Baihaqi dalam Dalil-dalil Nahdliyyah)

Sedangkan salah satu dasar bertawassul melalui orang yang telah mati adalah sebuah hadits:

ุนَู†ْ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ุนَู„ِู‰ ูƒَุฑَّู…َ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆَุฌْู‡َู‡ُ ุฃَู†َّ ุณَูŠِّุฏَู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ ูˆَุณَู„َّู…َ ู„َู…َّุง ุฏُูِู†َ ูَุงุทِู…َุฉُ ุจِู†ْุชِ ุฃَุณَุฏٍ ุฃُู…ِّ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ุนَู„ِู‰ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡ُู…َุง ู‚َุงู„َ ุงَู„َّู„ู‡ُู…َّ ุจِุญَู‚ِّู‰ْ ูˆَุญَู‚ِّ ุงู„ْุงَู†ْุจِูŠَุงุกِ ู…ِู†ْ ู‚َุจْู„ِู‰ ุฃَุบْูِุฑُ ู„ِุงُู…ِّู‰ْ ุจَุนْุฏَ ุฃُู…ِّู‰ْ

Artinya: “Dari sayyidina ‘Ali Karromallohu Wajhah: Sesungguhnya Nabi Muhammad saw tatkala Fatimah binti Asad (ibu sayyidina ‘Ali) dimakamkan, beliau berdo’a, “Ya Alloh, dengan (perantara) hakku, dan hak para Nabi sebelumku, ampunilah ibu setelah ibuku. (Fatimah binti Asad).” (HR. Thabari, Abu Nu’aim dan Ibnu Hajar al-Haitami)

Dalam hadits ini ternyata Rosululloh saw bertawassul dengan para nabi sebelum beliau. Jelas, para nabi sebelum masa beliau sudah meninggal.

masya and syifa


Sepatu orang lain

Semoga bermanfaat..๐Ÿ˜œ

SEPATU ORANG LAIN..๐Ÿ‘ž๐Ÿ‘ ๐Ÿ‘ข

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga 500ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli tas tangan seharga 5juta rupiah, kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita. Ternyata ia sudah berhemat untuk tidak membeli tas seharga 40juta rupiah yang sanggup ia beli.

Kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami. Ketika kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang kawan kita gegabah. Kita bilang ia menggadaikan rumah tangga demi materi. Ternyata ia tetap hidup rukun dan bahagia dalam perjuangan rumah tangganya.

Kita hanya mampu menjadi ibu rumah tangga. Ketika kawan kita memilih bekerja sebagai pegawai, kita bilang ia menggadaikan masa depan anak. Ternyata ia bangun lebih pagi dari kita, belajar lebih banyak dari kita, berbicara lebih lembut pada anaknya, dan berdoa lebih khusyuk memohon pada Tuhan untuk penjagaan anak-anaknya.

Kita hanya mampu mengatur uang belanja 1juta rupiah sebulan. Ketika kawan kita bercerita pengeluaran belanja bulanannya sampai 6juta rupiah, kita bilang ia boros. Padahal ia tak pernah berhutang pada kita. Pinjam uang pun tidak. Ternyata mereka sedekah lebih banyak dari uang belanjanya. Ternyata mereka tak pernah lupa membayar zakat.

Siapa yang rugi? Kita. Belum-belum sudah mudah menilai. Bisa jadi malah buruk sangka. Padahal kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya orang lain hadapi, orang lain lakukan, di luar sepengetahuan kita.

Jangan mengukur sepatu orang lain dengan kaki kita. Jangan pernah mengukur kehidupan orang lain dengan ukuran hidup kita.

Yuk, jangan mudah menghakimi, baik secara pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan..๐Ÿ˜‰

Selamat menyambut target baru! ๐Ÿ˜˜

Minggu, 29 Mei 2016

Tips menghilangkan lemak ???...

Tips buat temen temen yang bermasalah dengan lemak dan beratn badan :

1. Jangan percaya makan sayur dan buah membuat badan jadi langsing. Buktinya gajah, badak dan gorila makan cuma sayur dan buah, lihat aja badannya sebesar apa ?

2. Jangan percaya nasehat bahwa berenang itu akan membuat badan menjadi kurus. Coba lihat ikan paus, ikan hiu, kuda nil gak kurus-kurus padahal berenang setiap hari.

3. Tips yang terbaik mandilah setiap hari memakai sabun cair cuci piring, karena dibungkusnya tertulis "UNTUK MENGHILANGKAN LEMAK MEMBANDEL"

Selamat Mencoba ....!๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›

Tuhan dan perubahan

*Assalamu'alaikum Wr Wb*

*Nokia* dulu menyebut Android .  sebagai semut kecil merah yg mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yg berlebihan membuat Nokia terjebak dlm innovator dilemma. Sejarah mencatat, yg kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dlm kesunyian yg perih.

*Kodak* menyebut kamera digital hanyalah tren sesaat, dan kamera produksi mrk akan terus bertahan. Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilemma yg akut. Akibatnya, ruangan ICU yg pengap menanti raga mrk yg merintih kesakitan.

*Intel dan Micorosoft* ( Dominasi yg dulu dikenal dgn duo Wintel ) terlalu menikmati kekuasannya dlm dunia PC dan Laptop, dan pelan2 terjebak innovator dilemma. Mereka terbuai dgn kekuasaannya, dan lengah betapa dramatis kecepatan kemajuan era mobile computing. Kini era PC/Laptop sdh hampir berakhir, diganti era mobile smartphone. Dan hegemoni Microsoft serta Intel kian menjadi tidak relevan dlm era smartphone. Intel dan Microsoft lalu hanya duduk saling bertatapan mata, diam dan termangu. Dalam rasa penyesalan yg pedih dan pahit. Namun dlm bisnis, penyesalan tdk pernah mendapat tempat terhormat.

Pizza hut terus menerus mengenalkan menu baru setiap enam bulan. Sabun Lifebouy ber-kali2 melakukan  n. Facebook dan Bukalapak juga selalu melakukan evolusi.

Nokia kolaps dihantam iPhone di tahun 2007, padahal produsen iPhone bukan perusahaan telco, namun dari industri komputer. Koran dan majalah mati bukan krn sesama rivalnya, namun karena Facebook dan Social Media ( remaja dan anak muda tak lagi kenal koran/majalah kertas. Mereka lebih asyik main Path, IG atau FB. Pelan tapi pasti industri koran dan majalah akan mati ).

Televisi seperti RCTI, Trans dan SCTV kelak akan kolaps bukan krn persaingan sesama pemain di industri yg sama, tapi dari makhluk alien bernama Youtube. Di Amerika, jumlah pemirsa televisi dikalangan anak muda dan remaja, menurun drastis. Dan semua lari ke Youtube. Ini juga kelak akan terjadi di tanah air.

Industri taksi seperti Blue Bird goyah bukan karena pesaing sesama taksi, namun dr layanan taksi independen berbasis aplikasi. Di banyak negara, banyak perusahaan taksi konvensional mati digilas Uber dan layanan taksi berbasis aplikasi lain nya.

Dan kini produsen Toyota, BMW dan Mercedes Benz takut bukan karena persaingan sesama mereka. Namun krn kehadiran *TESLA*, yg entah dari mana tiba2 melakukan inovasi radikal dgn produk mobil berbasis elektrik, dengan teknologi mobil tanpa sopir atau otonom ( Autopilot Hardware ) ( Minggu lalu, mobil seri Tesla3 terjual hingga 300 ribu unit hanya dalam dua hari, padahal unitnya baru dirilis 2018. Jadi inden-nya dua tahun ).

Manusia yg dapat segera beradaptasi dengan perubahan keadaan lingkungannya maka dia akan survive. Jika tidak dapat beradaptasi perubahan maka mereka akan tersingkir dan punah dari lingkungannya. Ide perubahan dan kreatif adalah salah satu wujud syukur.

*"Kuncinya adalah kerendahan hati & mau belajar dari kelebihan orang lain, jangan pernah meremehkan apapun & siapapun"* Hanya 2 hal yg pasti di dunia ini yaitu Tuhan dan perubahan, so Hold on to God and ready for changes..

man and woman

Untukmu sholeha
๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’

* WANITA & LELAKI
          DI MATA HUKUM ISLAM *

Wanita perlu taat kepada suaminya, setelah itu baru kepada bapak dan ibunya.
Tapi tahukah, bahwa lelaki wajib taat kepada Ibunya 3x lebih utama dari pada kepada bapaknya ...

Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada Lelaki.
Tapi tahukah bahwa harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk Isteri dan anak-anaknya ...

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak.
Tapi tahukah bahwa setiap saat wanita didoakan oleh segala umat, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini. Serta jika ia mati karena melahirkan adalah Syahid niscaya Surga akan menantinya.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan mempertanggung jawabkan 4 wanita, yaitu:
1. Isterinya
2. Ibunya
3. Anak Perempuannya dan
4. Saudara Perempuannya

Artinya :
bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu :
1. Suaminya
2. Ayahnya
3. Anak Lelakinya dan
4. Saudara Lelakinya

Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya..  dengan syarat :
1. Shalat 5 waktu
2. Menutup Aurat
3. Puasa di bulan Ramadhan
4. Taat kepada Suaminya

Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH SWT, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata..

Sebarkan tausyiah ini kepada saudara muslim semoga pahala mengalir kepada kita.. ุขู…ِูŠْู†َ ุงَู„ู„َّู‡ُู€ู…َّ ุขู…ِูŠْู†َ Aamiiin... !!!

Di kirim khusus kepada wanita shalihah agar senantiasa :
@ Bersabar saat tertekan
@ Tersenyum di saat hati menangis
@ Diam saat terhina
@ Mempesona krn memaafkan
@ Mengasihi tanpa pamrih
@ Bertambah kuat di dlm doa dan pengharapan..?

Dikirim untuk laki-laki agar senantiasa mencintai Isterinya, Ibunya, Anak Perempuannya dan Saudara perempuannya.

pintar bukan kesuksesan

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
Renungan Pagi...semoga Allah berikan keberkahan pd seluruh kehidupan kita...


MOHON DIBACA SAMPAI AKHIR CERITA

"Goblok kamu ya…” Kata Suamiku sambil melemparkan buku lapor sekolah Doni. Kulihat suamiku berdiri dari tempat duduknya dan kemudian dia menarik kuping Doni dengan keras. Doni meringis. Tak berapa lama Suamiku pergi kekamar dan keluar kembali membawa penepuk nyamuk. Dengan garang suamiku memukul Doni berkali kali dengan penepuk nyamuk itu. Penepuk nyamuk itu diarahkan kekaki, kemudian ke punggung dan terus , terus. Doni menangis “ Ampun, ayah ..ampun ayah..” Katanya dengan suara terisak isak. Wajahnya memancarkan rasa takut. Dia tidak meraung. Doni ku tegar dengan siksaan itu. Tapi matanya memandangku. Dia membutuhkan perlindunganku. Tapi aku tak sanggup karena aku tahu betul sifat suamiku.

“Lihat adik adikmu. Mereka semua pintar pintar sekolah. Mereka rajin belajar. Ini kamu anak tertua malah malas dan tolol Mau jadi apa kamu nanti ?. Mau jadi beban adik adik kamu ya…he “ Kata suamiku dengan suara terengah engah kelelahan memukul Doni. Suamiku terduduk dikorsi. Matanya kosong memandang kearah Doni dan kemudian melirik kearah ku “ Kamu ajarin dia. Aku tidak mau lagi lihat lapor sekolahnya buruk. Dengar itu. “ Kata suamiku kepadaku sambil berdiri dan masuk kekamar tidur.

Kupeluk Doni. Matanya memudar. Aku tahu dengan nilai lapor buruk dan tidak naik kelas saja dia sudah malu apalagi di maki maki dan dimarahi didepan adik adiknya. Dia malu sebagai anak tertua. Kembali matanya memandangku. Kulihat dia butuh dukunganku. Kupeluk Doni dengan erat “ Anak bunda, tidak tolol. Anak bunda pintar kok. Besok ya rajin ya belajarnya”

“ Doni udah belajar sungguh sungguh, bunda, Bunda kan lihat sendiri. Tapi Doni memang engga pintar seperti Ruli dan Rini. Kenapa ya Bunda” Wajah lugunya membuatku terenyuh.. Aku menangis “ Doni, pintar kok. Doni kan anak ayah. Ayah Doni pintar tentu Doni juga pintar. “

“ Doni bukan anak ayah.” Katanya dengan mata tertunduk “ Doni telah mengecewakan Ayah, ya bunda “

Malamnya , adiknya Ruli yang sekamar dengannya membangunkan kami karena ketakutan melihat Doni menggigau terus. Aku dan suamiku berhamburan kekamar Doni. Kurasakan badannya panas.Kupeluk Doni dengan sekuat jiwaku untuk menenangkannya. Matanya melotot kearah kosong. Kurasakan badannya panas. Segera kukompres kepalanya dan suamiku segera menghubungi dokter keluarga. Doni tak lepas dari pelukanku “ Anak bunda, buah hati bunda, kenapa sayang. Ini bunda,..” Kataku sambil terus membelai kepalanya. Tak berapa lama matanya mulai redup dan terkulai. Dia mulai sadar. Doni membalas pelukanku. ‘ Bunda, temani Doni tidur ya." Katanya sayup sayup. Suamiku hanya menghelap nafas. Aku tahu suamiku merasa bersalah karena kejadian siang tadi.

Doni adalah putra tertua kami. Dia lahir memang ketika keadaan keluarga kami sadang sulit. Suamiku ketika itu masih kuliah dan bekerja serabutan untuk membiayai kuliah dan rumah tangga. Ketika itulah aku hamil Doni. Mungkin karena kurang gizi selama kehamilan tidak membuat janinku tumbuh dengan sempurna. Kemudian , ketika Doni lahir kehidupan kami masih sangat sederhana. Masa balita Doni pun tidak sebaik anak anak lain. Diapun kurang gizi. Tapi ketika usianya dua tahun, kehidupan kami mulai membaik seiring usainya kuliah suamiku dan mendapatkan karir yang bagus di BUMN. Setelah itu aku kembali hamil dan Ruli lahir., juga laki laki dan dua tahu setelah itu, Rini lahir, adik perempuannya. Kedua putra putriku yang lahir setelah Doni mendapatkan lingkungan yang baik dan gizi yang baik pula. Makanya mereka disekolah pintar pintar. Makanya aku tahu betul bahwa kemajuan generasi ditentukan oleh ketersediaan gixi yang cukup dan lingkungan yang baik.

Tapi keadaan ini tidak pernah mau diterima oleh Suamiku. Dia punya standard yang tinggi terhadap anak anaknya. Dia ingin semua anaknya seperti dia. Pintar dan cerdas. “ Masalah Doni bukannya dia tolol, Tapi dia malas. Itu saja. “ Kata suamiku berkali kali. Seakan dia ingin menepis tesis tentang ketersediaan gizi sebagai pendukung anak jadi cerdas. “ Aku ini dari keluarga miskin. Manapula aku ada gizi cukup. Mana pula orang tuaku ngerti soal gixi. Tapi nyatanya aku berhasil. “ Aku tak bisa berkata banyak untuk mempertahankan tesisku itu.

Seminggu setelah itu, suamiku memutuskan untuk mengirim Doni kepesantren. AKu tersentak.

“ Apa alasan Mas mengirim Doni ke Pondok Pesantren “

“ Biar dia bisa dididik dengan benar”

“ Apakah dirumah dia tidak mendapatkan itu”

“ Ini sudah keputusanku, Titik.

“ tapi kenapa , Mas” AKu berusaha ingin tahu alasan dibalik itu.

Suamiku hanya diam. Aku tahu alasannya.Dia tidak ingin ada pengaruh buruk kepada kedua putra putri kami. Dia malu dengan tidak naik kelasnya Doni. Suamiku ingin memisahkan Doni dari adik adiknya agar jelas mana yang bisa diandalkannya dan mana yang harus dibuangnya. Mungkinkah itu alasannya. Bagaimanapun , bagiku Doni akan tetap putraku dan aku akan selalu ada untuknya. Aku tak berdaya. Suamiku terlalu pintar bila diajak berdebat.

Ketika Doni mengetahui dia akan dikirim ke Pondok Pesantren, dia memandangku. Dia nanpak bingung. Dia terlalu dekat denganku dan tak ingin berpisah dariku.

Dia peluk aku “ Doni engga mau jauh jauh dari bunda” Katanya.

Tapi seketika itu juga suamiku membentaknya “ Kamu ini laki laki. TIdak boleh cengeng. Tidak boleh hidup dibawah ketika ibumu. Ngerti. Kamu harus ikut kata Ayah. Besok Ayah akan urus kepindahan kamu ke Pondok Pesantren. “

Setelah Doni berada di Pondok Pesantren setiap hari aku merindukan buah hatiku. Tapi suamiku nampak tidak peduli. “ Kamu tidak boleh mengunjunginya di pondok. Dia harus diajarkan mandiri. Tunggu saja kalau liburan dia akan pulang” Kata suamiku tegas seakan membaca kerinduanku untuk mengunjungi Doni.

Tak terasa Doni kini sudah kelas 3 Madrasa Aliyah atau setingkat SMU. Ruli kelas 1 SMU dan Rini kelas 2 SLP. Suamiku tidak pernah bertanya soal Raport sekolahnya. Tapi aku tahu raport sekolahnya tak begitu bagus tapi juga tidak begitu buruk. Bila liburan Doni pulang kerumah, Doni lebih banyak diam. Dia makan tak pernah berlebihan dan tak pernah bersuara selagi makan sementara adiknya bercerita banyak soal disekolah dan suamiku menanggapi dengan tangkas untuk mencerahkan. Walau dia satu kamar dengan adiknya namun kamar itu selalu dibersihkannya setelah bangun tidur. Tengah malam dia bangun dan sholat tahajud dan berzikir sampai sholat subuh.

Ku purhatikan tahun demi tahu perubahan Doni setelah mondok. Dia berubah dan berbeda dengan adik adiknya. Dia sangat mandiri dan hemat berbicara. Setiap hendak pergi keluar rumah, dia selalu mencium tanganku dan setelah itu memelukku. Beda sekali dengan adik adiknya yang serba cuek dengan gaya hidup modern didikan suamiku.

Setamat Madrasa Aliyah, Doni kembali tinggal dirumah. Suamiku tidak menyuruhnya melanjutkan ke Universitas. “ Nilai rapor dan kemampuannya tak bisa masuk universitas. Sudahlah. Aku tidak bisa mikir soal masa depan dia. Kalau dipaksa juga masuk universitas akan menambah beban mentalnya. “ Demikian alasan suamiku. Aku dapat memaklumi itu. Namun suamiku tak pernah berpikir apa yang harus diperbuat Doni setelah lulus dari pondok. Donipun tidak pernah bertanya. Dia hanya menanti dengan sabar.

Selama setahun setelah Doni tamat dari mondok, waktunya lebih banyak di habiskan di Masjid. Dia terpilih sebagai ketua Remaja Islam Masjid. Doni tidak memilih Masjid yang berada di komplek kami tapi dia memilih masjid diperkampungan yang berada dibelakang komplek. Mungkin karena inilah suamiku semakin kesal dengan Doni karena dia bergaul dengan orang kebanyakan. Suamiku sangat menjaga reputasinya dan tak ingin sedikitpun tercemar. Mungkin karena dia malu dengan cemoohan dari tetangga maka dia kadang marah tanpa alasan yang jelas kepada Doni. Tapi Doni tetap diam. Tak sedikitpun dia membela diri.

Suatu hari yang tak pernah kulupakan adalah ketika polisi datang kerumahku. Polisi mencurigai Doni dan teman temannya mencuri di rumah yang ada di komplek kami. Aku tersentak. Benarkah itu. Doni sujud dikaki ku sambil berkata “ Doni tidak mencuri , Bunda. TIdak, Bunda percayakan dengan Doni. Kami memang sering menghabiskan malam di masjid tapi tidak pernah keluar untuk mencuri.” Aku meraung ketika Doni dibawa kekantor polisi. Suamiku dengan segala daya dan upaya membela Doni. Alhamdulilah Doni dan teman temannya terbebaskan dari tuntutan itu. Karena memang tidak ada bukti sama sekali. Mungkin ini akibat kekesalan penghuni komplek oleh ulah Doni dan kawan kawan yang selalu berzikir dimalam hari dan menggangu ketenangan tidur.

Tapi akibat kejadian itu , suamiku mengusir Doni dari rumah. Doni tidak protes. Dia hanya diam dan menerima keputusan itu. Sebelum pergi dia rangkul aku” Bunda , Maafkanku. Doni belum bisa berbuat apapun untuk membahagiakan bunda dan Ayah. Maafkan Doni “ Pesanya. Diapun memandang adiknya satu satu. Dia peluk mereka satu persatu “ Jaga bunda ya. Mulailah sholat dan jangan tinggalkan sholat. Kalian sudah besar .” demikian pesan Doni. Suamiku nampak tegar dengan sikapnya untuk mengusir DOni dari rumah.

“ Mas, Dimana Doni akan tinggal. “ Kataku dengan batas kekuatan terakhirku membela Doni.

“ Itu bukan urusanku. Dia sudah dewasa. Dia harus belajar bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri.

***
Tak terasa sudah enam tahun Doni pergi dari Rumah. Setiap bulan dia selalu mengirim surat kepadaku. Dari suratnya kutahu Doni berpindah pindah kota. Pernah di Bandung, Jakarta, Surabaya dan tiga tahun lalu dia berangkat ke Luar negeri. Bila membayangkan masa kanak kanaknya kadang aku menangis. Aku merindukan putra sulungku. Setiap hari kami menikmati fasilitas hidup yang berkecukupan. Ruli kuliah dengan kendaraan bagus dan ATM yang berisi penuh. Rinipun sama. Karir suamiku semakin tinggi. Lingkungan social kami semakin berkelas. Tapi, satu putra kami pergi dari kami. Entah bagaimana kehidupannya. Apakah dia lapar. Apakah dia kebasahan ketika hujan karena tidak ada tempat bernaung. Namun dari surat Doni , aku tahu dia baik baik saja. Dia selalu menitipkan pesan kepada kami, “ Jangan tinggalkan sholat. Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita siang dan malam. “

***
Prahara datang kepada keluarga kami. Suamiku tersangkut kasus Korupsi. Selama proses pemeriksaan itu suamiku tidak dibenarkan masuk kantor. Dia dinonaktifkan. Selama proses itupula suamiku nampak murung. Kesehatannya mulai terganggu. Suamiku mengidap hipertensii. Dan puncaknya , adalah ketika Polisi menjemput suamiku di rumah. Suamiku terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Rumah dan semua harta yang selama ini dikumpulkan disita oleh negara. Media maassa memberitakan itu setiap hari. Reputasi yang selalu dijaga oleh suamiku selama ini ternyata dengan mudah hancur berkeping keping. Harta yang dikumpul, sirna seketika. Kami sekeluarga menjadi pesakitan. Ruli malas untuk terus keliah karena malu dengan teman temannya. Rini juga sama yang tak ingin terus kuliah.

Kini suamiku dipenjara dan anak anak jadi bebanku dirumah kontrakan. Ya walau mereka sudah dewasa namun mereka menjadi bebanku. Mereka tak mampu untuk menolongku. Baru kutahu bahwa selama ini kemanjaan yang diberikan oleh suamiku telah membuat mereka lemah untuk survival dengan segala kekurangan. Maka jadilah mereka bebanku ditengah prahara kehidupan kami. Pada saat inilah aku sangat merindukan putra sulungku. Ditengah aku sangat merindukan itulah aku melihat sosok pria gagah berdiri didepan pintu rumah.

Doniku ada didepanku dengan senyuman khasnya. Dia menghambur kedalam pelukanku. “ Maafkan aku bunda, Aku baru sempat datang sekarang sejak aku mendapat surat dari bunda tentang keadaan ayah. “ katanya. Dari wajahnya kutahu dia sangaty merindukanku. Rini dan Ruli juga segera memeluk Doni. Mereka juga merindukan kakaknya. Hari itu, kami berempat saling berpelukan untuk meyakinkan kami akan selalu bersama sama.

Kehadiran Doni dirumah telah membuat suasana menjadi lain. Dengan bekal tabungannya selama bekerja diluar negeri, Doni membuka usaha percetakan dan reklame. Aku tahu betul sedari kecil dia suka sekali menggambar namun hobi ini selalu di cemoohkan oleh ayahnya. Doni mengambil alih peran ayahnya untuk melindungi kami. Tak lebih setahu setelah itu, Ruli kembali kuliah dan tak pernah meninggalkan sholat dan juga Rini. Setiap maghrib dan subuh Doni menjadi imam kami sholat berjamaah dirumah. Seusai sholat berjaman Doni tak lupa duduk bersilah dihadapan kami dan berbicara dengan bahasa yang sangat halus , beda sekali dengan gaya ayahnya

“ Manusia tidak dituntut untuk terhormat dihadapan manusia tapi dihadapan Allah. Harta dunia, pangkat dan jabatan tidak bisa dijadikan tolok ukur kehormatan. Kita harus berjalan dengan cara yang benar dan itulah kunci meraih kebahagiaan dunia maupun akhirat. Itulah yang harus kita perjuangkan dalam hidup agar mendapatkan kemuliaan disisi Allah. . Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita. Apakah ada yang lebih hebat menjaga kita didunia ini dibandingkan dengan Allah. “

“ Apa yang menimpa keluarga kita sekarang bukanlan azab dari Allah. Ini karena Allah cinta kepada Ayah. Allah cinta kepada kita semua karena kita semua punya peran hingga membuat ayah terpuruk dalam perbuatan dosa sebagai koruptor. Allah sedang berdialogh dengan kita tentang sabar dan ikhlas, tentang hakikat kehidupan, tentang hakikat kehormatan. Kita harus mengambil hikmah dari ini semua untuk kembali kepada Allah dalam sesal dan taubat. Agar bila besok ajal menjemput kita, tak ada lagi yang harus disesalkan, Karna kita sudah sangat siap untuk pulang keharibaan Allah dengan bersih. “

Seusai Doni berbicara , aku selalu menangis. Doni yang tidak pintar sekolah, tapi Allah mengajarinya untuk mengetahui rahasia terdalam tentang kehidupan dan dia mendapatkan itu untuk menjadi pelindung kami dan menuntun kami dalam taubah. Ini jugalah yang mempengaruhi sikap suamiku dipenjara. Kesehatannya membaik. Darah tingginya tak lagi sering naik. Dia ikhlas dan sabar , dan tentu karena dia semakin dekat kepada Allah. Tak pernah tinggal sholat sekalipun. Zikir dan linangan airmata sesal akan dosanya telah membuat jiwanya tentram. Mahasuci Allah , terimakasih anakku...

Shared by:
www.tazkia-malang.sch.id

Jumat, 27 Mei 2016

pendiri WA

Setiap hari kita pake WA ini untuk bercanda dsb.
Tp tau kah  siapa sesungguhnya penemu WA?
SEKILAS KISAH INSPIRATIF,
PENEMU PROGRAM WA:

Ia lahir & besar di Ukraina dari keluarga yang relatif miskin. Di usia 16 tahun, ia nekat pindah ke Amerika, demi mengejar apa yang dikenal sebagai “American Dream”.

Pada usia ke-17, ia hanya bisa makan dari jatah pemerintah, nyaris menjadi gelandangan. Tidur beratap langit, beralaskan tanah. Untuk bertahan hidup, dia bekerja sebagai tukang bersih2 supermarket.

Hidupnya kian terjal saat ibunya didiagnosa kanker. Mereka bertahan hidup hanya dengan tunjangan kesehatan seadanya. Ia lalu kuliah di San Jose University. Tapi kemudian memilih drop-out, karena lebih suka belajar programming secara autodidak.
Karena keahliannya sebagai programmer, pemuda tsb diterima bekerja sebagai engineer di Yahoo! Ia bekerja di sana selama 10 thn. Di situ, ia berteman akrab dengan Brian Acton. Keduanya membuat sebuah program aplikasi di tahun 2009, setelah resign dari Yahoo!
Keduanya sempat melamar ke Facebook yang tengah menanjak popularitasnya saat itu, namun diitolak.

Facebook mungkin kini sangat menyesal pernah menolak lamaran mereka karena setelah beberapa tahun, program aplikasi mereka justru resmi dibeli Facebook dengan harga fantastis USD 19Miliar (sekitar Rp 247 Triliun).

Pemuda itu bernama Jan Koum, pendiri "WhatsApp" yang fenomenal dan sedang kita nikmati saat ini.

Beberapa waktu lalu, Jan Koum melakukan ritual yang mengharukan. Ia datang ke tempat dimana ia dulu saat berumur 17 thn, setiap pagi antri untuk mendapatkan jatah makanan dari pemerintah. Ia menyandarkan kepalanya ke dinding tempat ia dulu antri. Mengenang saat-saat sulit, dimana bahkan untuk makan saja ia tidak punya uang.....

Pelan2, air matanya meleleh. Ia tidak pernah menyangka perusahaannya dibeli dengan nilai setinggi itu. Ia pun mengenang ibunya yang rela menjahit baju buat dia demi menghemat. “Tak ada uang, Nak…”. Ia menyesal tak pernah bisa mengabarkan berita bahagia ini kepada ibunya.
*****

Teruslah BERMIMPI,
Teruslah BELAJAR,
Teruslah BERUSAHA...
Teruslah BERDOA.....

Sungguh kita tak pernah tahu warna dan rupa masa depan kita.

All we have to do just make sure that we'll keep tryin'....
KEEP SPIRIT....
NEVER GIVE UP๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Kamis, 26 Mei 2016

doa untuk mayit

Doa untuk jenazah ( laki-laki)


ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ุงุบْูِุฑْู„َู‡ُ ูˆَุงุฑْุญَู…ْู‡ُ ูˆَุนَุงูِู‡ِ ูˆَุงุนْูُ ุนَู†ْู‡ُ ูˆَุงَูƒْุฑِู…ْ ู†ُุฒُู„َู‡ُ ูˆَูˆَุณِّุนْ ู…َุฏْุฎَู„َู‡ُ ูˆَุงุบْุณِู„ْู‡ُ ุจِุงู„ْู…َุงุกِ ูˆَุงู„ุซَّู„ْุฌِ ูˆَุงู„ْุจَุฑْุฏِ ูˆَู†َู‚ِّู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ْุฎَุทَุงูŠَุง ูƒَู…َุง ูŠُู†َู‚َّู‰ ุงู„ุซَّูˆْุจُ ุงْู„ุงَุจْูŠَุถُ ู…ِู†َ ุงู„ุฏَّู†َุณِ ูˆَุงَุจْุฏِู„ْู‡ُ ุฏَุงุฑًุงุฎَูŠْุฑًุง ู…ِู†ْ ุฏَุงุฑِู‡ِ ูˆَุงَู‡ْู„ุงً ุฎَูŠْุฑًุง ู…ِู†ْ ุงَู‡ْู„ِู‡ِ ูˆَุฒَูˆْุฌًุง ุฎَูŠْุฑًุง ู…ِู†ْ ุฒَูˆْุฌِู‡ِ ูˆَุงَุฏْุฎِู„ْู‡ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ูˆَุงَุนِุฐْู‡ُ ู…ِู†ْ ุนَุฐَุงุจِ ุงู„ْู‚َุจْุฑِ ูˆَูِุชْู†َุชِู‡ِ ูˆَู…ِู†ْ ุนَุฐَุงุจِ ุงู„ู†َّุงุฑِ. ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ุงุบْูِุฑْ ู„ِุญَูŠِّู†َุง ูˆَู…َูŠِّุชِู†َุง ูˆَุดَุงู‡ِุฏِู†َุง ูˆَุบَุงุฆِุจِู†َุง ูˆَุตَุบِูŠْุฑَู†َุง ูˆَูƒَุจِูŠْุฑَู†َุง ูˆَุฐَูƒَุฑِู†َุง ูˆَุงُู†ْุซَุงู†َุง. ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ู…َู†ْ ุงَุญْูŠَูŠْุชَู‡ُ ู…ِู†َّุง ูَุงَุญْูŠِู‡ِ ุนَู„َู‰ ุงْู„ุงِุณْู„ุงَู…ِ ูˆَู…َู†ْ ุชَูˆَูَّูŠْุชَู‡ُ ู…ِู†َّุง ูَุชَูˆَูَّู‡ُ ุนَู„َู‰ ุงْู„ุงِูŠْู…َุงู†ِ. ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ู„ุงَุชَุญْุฑِู…ْู†َุง ุงَุฌْุฑَู‡ُ ูˆَู„ุงَุชُุถِู„َّู†َุง ุจَุนْุฏَู‡ُ ุจِุฑَุญْู…َุชِูƒَ ูŠَุขุงَุฑْุญَู…َ ุงู„ุฑَّุงุญِู…ِูŠْู†َ. ูˆَุงู„ْุญَู…ْุฏُ ِู„ู„ู‡ِ ุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠْู†َ.

kfc delivery.. (humor)

๐Ÿ“žTELFON PERTAMA#

PAIMO : "HALLOO...KAEPSI?"
KFC : "IYA, ADA YG BISA SAYA BANTU?"


PAIMO : "AYAME JIK ONOK GAK?"
KFC : "OH ADA..."

PAIMO : "NJAJAL GOWOEN MRENE, AYOK ADU AMBEK PITHEK'KU..."
KFC : "OWH..WONG MENDEM... !"

๐Ÿ“žTELFON KEDUA#

SARDI : "HALLOOO...KAEPSI?"
KFC : "IYA..."

SARDI : "BISA DELIVERY ORDER?"
KFC : "IYA..."
SARDI : "24 JAM?"
KFC : "IYA..."
SARDI : "OOOH GUENDENGGG..., KOEN YO!,  GAK TAU TURU TAH...???"
KFC : "LAMBEMU... !"

๐Ÿ“ž TELFON KETIGA#
TARJO : "HALLOOO...KAEPSI?"
KFC : "IYA..."
TARJO : "AYAM ONOK?"
KFC : "ADA..."
TARJO : "SEGO?"
KFC : "ADA..."
TARJO : "ES KRIM?"
KFC : "ADA..."
TARJO : "BURGER.. BURGER ?"
KFC : "ADA! BANYAK! KOMPLIT!!"
(AMBEK MRENGUT...)

TARJO : "JIK ONOK KABEH...??? OPO GAK PAYU TA...???"
KFC : "WONG EDIAAANNN.. !"

๐Ÿ“žTELFON KEEMPAT#

IMIN : "HALLOOO.. KAEPSI?"
KFC : "KOEN KONCONE AREK2
SING MAU TELPON TAHH .. KATE LAPO
KOEN ???"

IMIN : "HEE..., AKU KATE PESEN, YO WIS GAK SIDO NEK NGONO..."
KFC : "OH IYA, MAAF2...! MAU
PESEN APA?"

IMIN : "TAHU CAMPUR SIJI..
AMBEK LONTONG BALAP'E SIJI."
KFC : "OWH ... DHASAR WONG GENDENG!"

๐Ÿ“žTELFON KELIMA#

GINO : "HALLOOO..KAEPSI??"
KFC : "MESTI KOEN IKI KONCOE
AREK2 GENDENG SING MAU
TELPAN TELPON..., KATE LAPO MANEH IKI???"

GINO : "KATE PESEN AYAM, MOSOK PESEN SEMEN...?!?!?!"
KFC : "OH IYA! APA LAGI, OJOK
SANGAR2 BIASA AE CAK ?"
GINO:  "AYAM KARO SEGO!!!
TAPI MBUNGKUSE
DIPISAH YO?! NEK DI DADEKNO SIJI ENGKOK SEGO'NE DI CUCUK'I AMBEK ... PITHEK'E CAK..."
KFC : "WOOOI ... WOOOIII .. WONG
GENDENG2...!"        
         
๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

babi dan anak yang berbakti

" Babi Dan Anak Yang Berbakti "

Sebuah kisah inspiratif dari seorang pemuda yang soleh pada zaman nabi Musa AS yang berbakti kepada kedua orang tuanya..,

Nabi Musa adalah satu-satunya Nabi yang bisa berbicara dengan Allah SWT setiap kali dia hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah dia akan berbicara dengan Allah. Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah keistimewaan Nabi Musa yang tidak ada pada nabi-nabi lain. Suatu hari Nabi Musa bertanya kepada Allah. “Ya Allah, siapakah orang di surga nanti yang akan bersama denganku?”.

Allah pun menjawab dengan mengatakan nama orang itu, kampung serta tempat tinggalnya. Setelah mendapatkan jawaban, Nabi Musa turun dari Bukit Tursina dan terus berjalan mencari tempat itu. Setelah beberapa hari perjalanan, akhirnya Nabi Musa sampai ke tempat yang dimaksud.
Dengan pertolongan beberapa orang penduduk, beliau berhasil bertemu dengan orang tersebut. Setelah memberi salam beliau dipersilakan masuk dan duduk di ruang tamu.

Tuan rumah itu tidak melayani Nabi Musa. Dia masuk ke dalam kamar dan melakukan sesuatu di dalam. Beberapa saat kemudian dia keluar sambil membawa seekor babi betina yang besar. Babi itu dirawatnya dengan baik. Nabi Musa terkejut melihatnya. “Apa yang terjadi?, kata Nabi Musa berbisik dalam hatinya penuh keheranan.

Babi itu dibersihkan dan dimandikan dengan baik. Setelah itu babi itu dilap sampai kering serta dipeluk dan dicium kemudian diantar kembali ke dalam kamar. Tidak lama kemudian dia keluar lagi dengan membawa seekor babi jantan yang lebih besar. Babi itu juga dimandikan dan dibersihkan. Kemudian dilap hingga kering dan dipeluk serta dicium dengan penuh kasih sayang. Babi itu kemudian diantar kembali ke dalam kamar.

Selesai itu barulah dia melayani Nabi Musa. “Wahai saudara! Apa agamamu?”. “Aku agama Tauhid”, jawab pemuda itu yaitu agama Islam. “Terus, mengapa kamu memelihara babi? Kita tidak boleh berbuat itu.” Kata Nabi Musa.

“Wahai tuan hamba”, kata pemuda itu. “Sebenarnya kedua babi itu adalah kedua orang tuaku. Karena mereka telah melakukan dosa yang besar, Allah telah mengubah wajah mereka menjadi babi yang buruk rupa. Soal dosa mereka dengan Allah itu soal lain. Itu urusannya dengan Allah. Aku sebagai anaknya tetap melaksanakan kewajibanku sebagai anak. Setiap hari aku berbakti kepada kedua orang tuaku seperti yang tuan hamba lihat tadi. Walaupun wajah mereka sudah menjadi babi, aku tetap melaksanakan tugasku.”, sambungnya.

“Setiap hari aku berdoa kepada Allah agar mereka diampuni. Aku memohon supaya Allah mengembalikan wajah mereka menjadi manusia yang sebenarnya, tetapi Allah masih belum mengabulkannya.”, tambah pemuda itu lagi.

Maka seketika itu juga Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Musa a.s. ‘Wahai Musa, inilah orang yang akan ber di Surga nanti, karena dia sangat berbakti kepada kedua orang tuanya. Meskipun orang tuanya sudah berwajah buruk menjadi babi, dia tetap berbakti. Oleh karena itu Kami naikkan maqamnya sebagai anak shaleh disisi Kami.”

Allah berfirman lagi yang artinya : “Karena dia berada di maqam anak yang shaleh disisi Kami, maka Kami angkat doanya. Tempat kedua orang tuanya yang Kami sediakan di dalam neraka telah Kami pindahkan ke dalam surga.”

Itu berkat anak yang shaleh. Doa anak yang shaleh dapat menebus dosa orang tuanya yang awal mulanya akan dimasukkan ke dalam neraka akhirnya dipindahkan ke surga. Ini adalah syarat berbakti kepada orang tuanya. Walaupun wajah ibu dan ayahnya seperti babi. Mudah-mudahan orang tua kita mendapat tempat yang baik di akhirat kelak.

Seburuk apa pun kedua orang tua kita itu bukan urusan kita, urusan kita adalah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang sebagaimana mereka menjaga kita sewaktu kecil hingga dewasa.

Sebanyak apa pun dosa yang mereka lakukan, itu juga bukan urusan kita, urusan kita adalah meminta ampun kepada Allah SWT supaya kedua orang tua kita diampuni Allah SWT.
Doa anak yang shaleh akan membantu kedua orang tua untuk mendapatkan tempat yang baik di akhirat, inilah yang dinanti-nantikan oleh para orang tua di alam kubur.

Arti sayang seorang anak kepada ibu dan ayahnya bukan melalui uang, tetapi sayang seorang anak pada kedua ibu ayah adalah dengan doa supaya kedua ibu ayah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah.

Rabu, 25 Mei 2016

parfum mahal vs ubi cilembu (humor)

Cerita hari ini.......

Ada nenek naik lift ke Lt.6…

Ketika Di Lt.3, ada gadis cantik masuk lift dengan parfum sangat wangi …

Nenek : “Duh neng, wangi amat …?!?!”
Gadis : “BULGARI nek, 2 juta sebotol…”

Ketika baru tiba Di Lt 4, ada lagi gadis cantik masuk lift yang lebih wangi dari gadis tadi …

Nenek : “Neng juga wangi banget…?!?!”
Gadis 2 : “GUCCI nek, 5 juta sebotol …!”

Begitu sampai di Lt 6, si nenek pun keluar sambil kentut yang bau sekali….

Kedua gadis tadi yang ada di dalam Lift hampir muntah & berkata :

“Nek,kentutnya bau banget……??????”

Sambil keluar lift,si Nenek pun berkata:

“UBi CILEMBU neng,
7 ribu sekilo.
๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

kisah Ukasyah sahabat Nabi

Sudah bbrp kali baca ini tapi tidak pernah bosan ๐Ÿ˜ญ

Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum meninggal.

Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi.  beliau sangat lemah.

Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah SAW.

Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2 ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yang layak di sembah?"

Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yang layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."

Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.

Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu.

Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dengan manusia."

Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah".

Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.

Tiba2 bangun seorang lelaki yang bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sebelum masuk Islam, dia berkata:

"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".

Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".

Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tersebut tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di belakang kuda yang engkau tunggangi wahai Rasulullah".

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yang sama."

Dengan suara yang agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."

Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian.

Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pada Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah, bukankah Baginda sedang sakit..!?"

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"

Bilal menjawab dengan nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Rasulullah"

Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata:
"Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sedang sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".

Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".

Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.

Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabatnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".

Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:

"Ukasyah..! kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yang boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".

Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.

Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Ukasyah" .

Ukasyah semakin dekat dengan Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.

Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dengan menyakiti kakek kami, wahai Paman."

Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Ukasyah".

Begitu sampai di tangga mimbar, dengan lantang Ukasyah berkata:

"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."

Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:

"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah"

Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa berlama2 dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."

Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya,

Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu.

Seumur hidupku aku bercita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.

Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."

Rasulullah SAW dengan senyum berkata:
"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"

Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.

Meski sudah sering membaca dan mendengar kisah ini berulang-ulang, tetap saja kita menangis.

Semoga tetesan air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada baginda Rosul.. kekasih Allah

Selasa, 24 Mei 2016

pemain cadangan (humor)

Pemain cadangan....

Ada 26 orang gila, mereka mau diuji kesehatan mentalnya di Amerika. Mereka diangkut pake pesawat hercules yg besar! Saat di udara, orang2 gila itu berisik karena bermain bola dlm pesawat. Sang pilot marah dan menyuruh co-pilot menenangkan mereka.

Hoi…. Berisik banget sih! Jgn maen bola di dalam pesawat donk!!! Bentak co-pilot kpd orang2 gila. Akhirnya situasi menjadi tenang.

Tapi lama2 pilot mjd curiga krn situasi terlalu tenang. Dia menyuruh co-pilot lg untuk cek ke belakang. Saat co-pilot datang, dia kaget setengah mati…orang gilanya tinggal 4 orang !!

“Hei kalian, kok tinngal 4 orang? Yg lain kemana ?, jawab orang2 gila itu:

“Abisnya ga boleh maen bola di dalam kapal sih, mereka jadi main bola diluar”

“Hah..?! Terus , kalian kenapa bisa ada di dalam ?”

“Kita kan pemain cadangan….”

????….
co-pilot pingsan.. :D

=====

--- Senyum Ringan Pelepas Kejenuhan ---

sahabat sejati

Sahabat sejati


Kadang sahabat yang suka traktir kita makan bukan karena mereka berkelebihan tapi karena mereka meletakkan persahabatan melebihi uang,

Kadang sahabat yang rajin bekerja bukan karena mereka sok pandai/ngoyo, tapi karena mereka memahami akan arti tanggung jawab,

Kadang sahabat yang memohon maaf lebih dulu bukan karena mereka salah tapi karena mereka menghargai orang di sekeliling mereka ..

Kadang yang sukarela membantu kita bukan karena mereka berhutang apa ke kita, tapi karena mereka melihat kita sebagai seorang sahabat ..

Kadang sahabat yg suka mmberi saran, kritikan & masukan ke kita bukan krena ia merasa sempurna, ttpi krena ia ingin melihat kta maju..

Kadang sahabat yang selalu BBM dan WA kita bukan karena mereka gak ada kerjaan apalgi narsis, ttapi karena mereka mengingat kita .,

Suatu hari kita semua akan terpisah,,
kita akan terkenang obrolan dan impian yang pernah ada,

Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan ini menjadi renggang dan asing,

Hingga suatu hari nanti anak2 kita akan melihat foto2 kita dgn teman2 kita,
lalu mreka bertanya?

"Siapa mereka semua tuh,
Ayah/bunda... ?"

Dan kita tersenyum dengan air mata yang tak tampak, karena hati ini tergugah atas pertanyaan tsbt..

Lalu berkata,
"DENGAN MEREKALAH ADA HARI YANG PALING INDAH DALAM HIDUP SAYA."




Salam bubur....

kuli bangunan istimewa

Kuli bangunan istimewa


Bikin Merinding! Hadiri Rapat Orang Tua Murid, Berpakaian Lusuh, Ucapannya Bikin Semua Orang Malu..

Pukul 9 di hari Sabtu, orang tua murid mulai masuk ke dalam ruangan kelas di sekolah. Beberapa orang tua terlihat penuh sopan santun, ada juga orang tua yang kelihatannya sombong, ada juga yang terlihat sangat berhati-hati.

Pada saat guru mulai menutup pintu dan mulai berbicara, pintu yang baru saja ditutup terbuka kembali perlahan-lahan, seorang pria paruh baya, badannya kotor penuh dengan debu muncul dibalik pintu. Dengan wajah yang tersenyum dia meminta maaf karena datang terlambat.

Ilustrasi
Kehadirannya menarik perhatian orang tua murid lainnya. Dia mengenakan pakaian kerja yang sudah luntur serta penuh bercak cat. Celananya pekat dengan debu, dia memakai sepatu boot yang penuh dengan lumpur. Dia kelihatan seperti baru pulang dari kerja bangunan.

Guru itu berkata: "Permisi, Bapak siapa?"

Pria paruh baya itu berkata: "Saya ayahnya Aminudin"

Guru itu terlihat kaget, tapi segera meminta pria itu menandatangani buku kehadiran.

Ayah dari Aminudin dengan muka yang tertunduk berkata: "Maaf, Pak Guru, saya tidak dapat membaca dan menulis..."

Para orang tua murid lainnya terdengar ada yang mulai menertawakan,

Sang guru tersebut pun berkata: "Tidak apa-apa, saya yang akan membantu Bapak tanda tangan."

Kemudian guru tersebut mulai menjelaskan, tujuan diadakannya rapat orang tua murid adalah supaya setiap orang tua dapat saling berbagi pengalaman tentang bagaimana cara mendidik anak serta kesannya selama mendidik anak.

Ada 2-3 orang tua murid membagikan pengalaman mereka dalam mendidik anak-anak mereka, yaitu bagaimana mereka mendidik anak mereka dengan ketat, supaya mereka mau menulis pr mereka, membantu anak-anak mereka mencarikan guru les tambahan, dll.

Pada saat guru tersebut meminta ayah dari Aminudin untuk berbicara, ia memperkenalkan, "Aminudin adalah seorang murid teladan dengan nilai terbagus di kelas. Pelajaran matematika selalu beroleh nilai terbaik, ia tidak pernah terlambat, selalu bersikap baik terhadap teman-temannya. Mari sama-sama kita dengarkan bagaimana ayah dari Aminudin mendidik anaknya."

Tidak sedikit orang tua murid lainnya tampak kaget. Bapak yang tidak terpelajar namun mempunyai anak yang hebat. Ayah Aminudin dengan agak sedikit canggung mulai berjalan ke depan. Ia sedikit tertunduk, tidak begitu berani menatap mata para orang tua murid lainnya. Ini perkataannya:

Saya hanya suka melihat anak saya mengerjakan PR nya. Setiap kali sepulang kerja, tidak peduli seberapa capeknya saya, saya pasti akan duduk di samping dia untuk melihatnya mengerjakan PR yang ada.

Suatu hari, anak saya bertanya kepada saya,

"Ayah, setiap hari melihat saya mengerjakan PR, apa Ayah mengerti apa yang saya kerjakan?"

Saya berkata "Ayah tidak mengerti."

Kemudian anak saya bertanya: "Ayah, jika Ayah tidak mengerti bagaimana Ayah tahu saya mengerjakannya dengan benar atau tidak?"

Saya berkata: "Jika kamu mengerjakannya dengan cepat, maka Ayah tahu bahwa soal ini sangat mudah; jika kamu menyalakan kipas angin, mengambil minum, maka Ayah tahu bahwa soal tersebut susah."

Saya seorang buruh bangunan. Suatu kali saya mengangkat wajah saya dan melihat bangunan tinggi yang saya bangun, saya bertanya kepada anak saya, apakah kamu mau tinggal di rumah yang tinggi, yang besar, rumah yang indah? Mengendarai mobil bagus? Anak saya menganggukkan kepalanya. Saya berkata: "Oleh karena itu kamu harus belajar dengan baik."

Saya tidak sekolah, tidak dapat membaca dan menulis, saya tidak tahu bagaimana cara-cara hebat mendidik anak. Saya hanya suka bercakap-cakap dengan anak saya. Anak saya senang jongkok di samping saya pada saat saya bekerja. Saya tidak memberikan uang jajan kepada anak, ia tidak bermain internet, juga tidak belanja macam-macam. Dia sering di rumah membantu saya mencuci pakaian.

Setelah selesai berbicara, dia membungkuk untuk memberikan hormat kepada sang guru! Orang tua murid lainnya terpaku tak bergeming, hati mereka sangat tersentuh oleh perkataannya. Ayah ini meskipun tidak mempunyai pendidikan yang tinggi dan tidak dalam keadaan ekonomi yang cukup, tetapi ia sangat hormat kepada guru. Dia juga senang menemani anaknya. Ini adalah caranya bagaimana dia berhasil dalam mendidik anak! #sharing dari teman guru

Senin, 23 Mei 2016

boleh poligami ???

Kisah ini dialami oleh ustadz muda yaitu ustadz Bangun Samudra. Ia pernah mencoba merayu istrinya supaya membolehkan poligami. Namun, apa jawaban istrinya ? Simak kisahnya berikut ini.

Ilustrasi
“Jeng, kalau Mas menikah lagi boleh?” tanyanya kepada Istri.
“Ndak boleh”
“Lho kenapa?” Lalu Ustadz Bangun Samudra pun membukakan Al Qur’an. Mantan pastor itu membukakan surat An Nisa’ yang artinya : ”Dan jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (apabila engkau menikahinya), maka nikahilah perempuan-perempuan (lain) yang engkau sukai: dua, tiga atau empat. Kemudian jika engkau takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja” (QS. An Nisa’ : 3)

“Kalau engkau melarang poligami berarti melanggar firman Allah”
“Lalu Mas menikah untuk apa?”
“Sunnah Rasul. Ibadah”
“Mas, kalau Mas memang betul-betul menjalankan sunnah Rasul dan betul-betul untuk ibadah Mas, tak siapkan dua istri”
Ustadz Bangun Samudra sangat kaget dengan jawaban ini. “Kapan ta’aruf?” tanyanya tidak sabar.
“Nanti sore siap” Jawaban ini lebih mengagetkan lagi. Maka sorenya, ia pun berdandan rapi.

Sore harinya, sang istri menepati janji. Ia mengajak Ustadz Bangun Samudra pergi ke sebuah rumah. Setelah pintu diketuk, keluarlah seorang perempuan. “Kenalkan Mas, ini Mbah Darmi. Janda. Usianya 75 tahun”
“Lho, ini?”
“Iya Mas. Janda. Berapa kitab hadits sudah Mas baca sejak masuk Islam sampai hari ini?” Ustadz Bangun Samudra terdiam. Ia telah membaca 15 kitab hadits. Mulai Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Dawud, Sunan An Nasa’i hingga Hakim. “Siapa istri muda dari Rasulullah?”
“Aisyah”
“Sebelumnya?”
“Saudah”
“Usianya?”
“69 tahun”
“Status?”
“Janda”

Istri Ustadz Bangun Samudra tahu persis jika suaminya sudah tahu bahwa semua istri Nabi janda dan berusia tua ketika dinikahi beliau. Hanya Aisyah yang masih gadis. Dan semua pernikahan itu pun karena ibadah, dakwah dan perintah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Calon kedua yang hendak ditaarufkan kepada Ustadz Bangun Samudra juga seorang janda lanjut usia. Akhirnya keinginan poligami itu pun kandas oleh kata-kata pamungkas istrinya.

“Istri Rasul semuanya janda dan tua, Mas. Jadi kalau Mas mau mengikuti sunnah Rasul, aku rela Mas. Ini Mbah Darmi dan calon berikutnya Mbah To, usia 76 tahun.”

“Kalau begitu Mas menjalankan sunnah Rasul yang lainnya saja,” simpul Ustadz Bangun Samudra.

Sebagai pengingat bagi sahabat semua, berikut ini Nama-Nama Istri Baginda Rasulullah SAW dari usianya, status, kondisi, dan alasan Rasulullah SAW menikahinya.

1. Nama : Khadijah ra
Status : 2 kali janda
Usia Dinikahi : 40 thn
Usia Rasulullah : 25 thn
Kondisinya : Pengusaha, keturunan bangsawan, punya 4 anak dari pernikahan sebelumnya, memiliki 6 anak dari Rasulullah ...
Alasan : Petunjuk Allah, karena dia adalah wanita pertama yang memeluk islam, dan mendukung dakwah Nabi.

2. Nama : Aisyah ra
Status : gadis
Usia dinikahi : 11 tahun (tetapi tinggal serumah dengan Nabi setelah usia 19 tahun)
Usia Rasulullah : 52 tahun
Kondisinya : Cantik, cerdas, putri
Abu Bakar Ash-Shiddiq ra.
Alasannya : Petunjuk Allah lewat mimpinya 3 malam berturut-turut bhw Rasulullah akan mengajarkan tentang kewanitaan kepada Aisyah, agar disampaikan kepada umatnya kelak. Aisyah ra banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah yang disampaikan pada umat.

3. Nama : Saudah binti Zum’ah ra
Status : janda
Usia dinikahi : 70 thn
Usia Rasulullah : 52 thn
Kondisi : Wanita kulit hitam, janda dari sahabat nabi yang menjadi perisai Nabi saat perang. Memiliki 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama.
Alasannya : Menjaga keimanan Saudah ra dari teror & gangguan kaum musyrikin.

4. Nama : Zainab Binti jahsyi ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 45 thn
Usia Rasulullah : 56 thn
Kondisi : Mantan isteri Zaid bin Haritsah ra.
Alasan : Perintah Allah bahwa pernikahan harus sekufu, Zainab adalah mantan istri anak angkatnya Rasulullah. Sekaligus mencontohkan bahwa anak angkat tidak bisa dijadikan anak kandung secara nasab (kebiasaan masyarakat saat itu). Maka istrinya tetap bukan mahram untuk ayah angkatnya. Jadi boleh dinikahi.

5. Nama : Ummu Salamah ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 62 thn
Usia Rasulullah : 56 thn
Kondisi : Putri bibi Nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar.
Alasan : Perintah Allah untuk membantu dakwah Rasulullah.

6. Nama : Ummu Habibah ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 47 thn
Usia Rasulullah : 57 tahun
Kondisi : Mantan istri Ubaidillah bin Jahsyi, cerai karena suaminya pindah agama jadi nashrani ...
Alasan : Untuk Menjaga Ummu Habibah dari pemurtadan.

7. Nama : Juwairiyyah bin Al-harits ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 65 thn
Usia Rasulullah : 57 tahun
Kondisi : Tawanan perang yang dinikahi oleh Rasulullah, tidak memiliki sanak saudara, dan memiliki 17 anak dari pernikahan yang pertama.
Alasan : Petunjuk Allah, memerdekakan budak, pembebasan dari tawanan perang dan menjaga ketauhidan.

8. Nama : Shafiyah binti Hayyi ra
Status : 2 kali janda
Usia dinikahi : 53 thn
Usia Rasulullah : 58 tahun
Kondisi : Wanita muslimah dari kalangan yahudi bani nadhir, memiliki 10 anak dari pernikahan sebelumnya.
Alasan : Rasulullah menjaga keimanan shafiyyah dari boikot & teror orang yahudi.

9. Nama : Maimunah Binti al-harits ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 63 thn
Usia Rasulullah : 58 tahun
Kondisi : Mantan istri Abu Ruham bin Abdul Uzza
Alasan : Istri Rasulullah dari kalangan yahudi bani kinanah. Menikah dengan Rasulullah adalah untuk menjaga dan mengembangkan dakwah di kalangan bani nadhir ...

10. Nama : Zainab binti Khuzaimah ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 50 thn
Usia Rasulullah : 58 tahun
Kondisi : Seorang janda yang banyak memelihara anak yatim dan orang yang lemah di rumahnya. Mendapat gelar ibu para masakin.
Alasan : Petunjuk Allah untuk bersama-sama menyantuni anak yatim dan orang lemah.

11. Nama : Mariyah Al-Qibtiyah ra
Status : Gadis
Usia dinikahi : 25 thn
Usia Rasulullah : 59 tahun
Kondisi : Budak hadiah dari raja Muqauqis dari Mesir.
Alasan : Menikahi untuk memerdekakannya dari perbudakan dan menjaga keimanan Mariyah ra.

12. Nama : Hafsah binti Umar ra
Status : Janda
Usia dinikahi : 35 thn
Usia Rasulullah : 61 tahun
Kondisi : Putri sabahat Umar bin Khattab. Janda dari Khunais bin Huzafah yang meninggal karena perang uhud.
Alasan : Petunjuk Allah swt
Hikmah : Hafsah adalah wanita pertama yang hafal al Qur’an. Dinikahi oleh Rasulullah saw agar bisa menjaga keotentikan Al Qur'an dan mengajarkan pada muslimah.

Demikianlah sahabat khususnya bagi para istri jika ingin menjawab suami tentang keinginan poligami. Semoga bermanfaat.

senam pipi (humor)

Senam pipi sejenak supaya tidak cepat kriput ๐Ÿ˜ƒ :

1). Bang..., lagi ngapain..?
- : Ngegambar
+ : Ngegambar apee...?
- : Segitiga sama kaki...
+ : Hebat loe bang..., gue ngegambar segitiga sama
tangan aje suseh....๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

2). Bang..., bener di sini cuci mobil 24 jam....?
- : Bener mas....
+ : Gak jadi aahhh...!
- : Lhaahh..., kenapa emang...???
+ : Abis..., nyuci-nye lama amat ampe 24jam...!!, di-mane-mane juga gak sampe 1 jam keleeeus.....??!!! ๐Ÿ˜ช ๐Ÿ˜ช๐Ÿ˜ช

3). DITILANG POLISI
+ : Mana surat-suratmu....??!
- : Maaf pak..., saya sekarang udah gak pake surat..,
saya sekarang pake email..
+ : ".....????...." ๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค๐Ÿ˜ค

4). MIMPI
+ : Gue mimpi dikejar-kejar anjing....
- : Udah-lahh...., cuma mimpi.., ayo tidur lagi...!
+ : Gak mau...!
- : Kenape....???!
+ : Takut anjing-nya masih nungguin.... ๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜ด

5). NANYA ALAMAT
+ : Neng..., tinggal di-mana....???
- : Di-rumah bang...
+ : Bukan itu..., maksud-nya rumah-nya dimana...???
- : Ya di-tinggal-lah bang...!, masa saya bawa..kaya keong aja.๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜ 

7). NASI GORENG
+ : Bang..., nasi goreng sepiring berapa....??
- : Waduh Neng...., gak pernah saya itung tuh nasinya....??!
+ : "....???๐Ÿ˜ฎ...."๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ

8). Otong : ngapa tampang lo bro? Kusut amat..?
Udin : pusing gw sob.. Kartu ATM gw ketelen..
Otong : Haah..??? Nih.. Buru2 minum air putih yg banyak Bro.. Biar kagak seret..!
Udin : ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

9). Udin, coba ceritakan sejarah soekarno | Gak ah pak | Loh, knp? | Kata kakek saya, gak baik ngomongin org yg sudah meninggal ...
๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘๐Ÿ˜‚.

dangdut inggris...( humor)

Berbahagialah kita sebagai org indonesia... krn salah satu pedangdut kita sdh bs go intertasional n konser d luar negri....
RHOMA IRAMA MENGADAKAN KONSER DI LONDON

Supaya audien senang, Rhoma ciptakan lagu dangdut dengan bahasa Inggris. berjudul “TO BE”.

Saat dia menaiki panggung, para penonton langsung menyambutnya dengan berteriak histeris, lalu Bang Rhoma pun mulai beraksi.

Bang Rhoma: “Today, I want to sing a new song for all of you. The title is “TO... BE...!!!”

Penonton: “Yeeeaahh ...!!! Yeeeeaah...!!! We love you Rhomaaa…!!!”

(Penonton kegirangan dan tidak sabar mau denger lagu baru sang Raja Dangdut).

Bang Rhoma: “Are You Ready…???”

Penonton: “Yeeesss…!!!”

Bang Rhoma: “Wokeeeyyy…. Musiiiiiiic.......!!!”

” ๐ŸŽถTO BE TO BE TAN ๐ŸŽถ Oiiii... ๐ŸŽถ TO BE TO BE TAAN… ๐ŸŽต THANK GOAL THANK GOAL LAND ๐ŸŽถ Oiiii…๐ŸŽถ THANK GOAL THANK GOAL LAND... ๐ŸŽต...

spesial buat istriku

Duhai istriku,

Aku suamimu dengan segala kerendahan hati aku mohon, jika aku lalai tegur aku akan tugasku sebagai qawam bahtera ini, sebagaimana Allah sudah sampaikan “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita” (QS. An Nisa :34).

Sungguh tidak ringan kewajiban itu, tapi bersamamu aku akan merasa tenang. Setenang air dalam telaga, karena kaulah sahabatku. Maha Benar Allah dengan firman-Nya “Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang, kemudian darinya Dia menciptakan isterinya, agar menjadi cocok dan tenteram kepadanya” (QS. al-A’raf 189).

Dan Allah SWT juga berfirman “Dan termasuk tanda-tanda kekuasan-Nya Dia menciptakan bagi kalian isteri-isteri dari diri kalian agar kalian cocok dan tenteram kepadanya dan Dia menciptakan cinta dan kasih sayang diantara kalian” (QS. ar-Rum 21).

Duhai istriku,

Bahtera itu tidak selalu tenang dilautan, ada riak gelombang yang akan menguji kesabaran dan kesyukuran. Saat itulah aku membutuhkanmu, untuk selalu menggenggam tangan ini dengan ketenangan, tetap melangkah, sambil berucap ”Allah tidak akan membebani hamba-Nya melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. al-Baqarah 286).

Setiap ujian yang kita lalui, yakinlah Allah akan selalu menghadirkan kebaikan buat kita, sebagaimana janji Rasulullah Saw “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusan baik baginya dan kebaikan ini tidak dimiliki oleh selain seorang mukmin. Apabila mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulah yang terbaik untuknya.” (HR. Imam Muslim].

Karena memang iman itu terbagi dua, “Iman terbagi dua, separuh dalam sabar dan separuh dalam syukur.” (HR. Al-Baihaqi).

Duhai istriku,

Aku teringat bahwa aku memilihmu karena keelokan perilakumu, keteguhan pikiranmu, dan aku yakin kau memang hadiah terindah dari Sang Khalik untukku, aku bersyukur atas nikmat itu. “Barang siapa yang dikaruniai oleh Allah seorang wanita yang shalihah, berarti dia telah menolongnya atas separuh agamanya, maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah pada yang separuh yang kedua“ (HR Al Hakim).

“Dunia adalah perhiasan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang shalihah” (HR Muslim). Ibarat intan emas permata yang dihadiahkan untukku, maka akan aku jaga, dengan segenap raga, hingga Allah mempertemukan kita di surga-Nya.

Duhai istriku,

Langkah ini sudah dan masih terayun, bahkan dalam hitungan tahun, pastilah ada ketidaksempurnaan tersusun. Apalagi dalam hal memenuhi kewajibanku sebagai suami, menafkahi. Untuk itu, aku mohon ingatkan aku akan firman-Nya “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya“ (QS. Ath-Thalaq 7).

Pun terhadap kewajiban-kewajibanku yang lain, ingat dan tegurkan aku atas hal itu, agar aku bisa menjaga keluarga ini dari siksa-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, pelihara dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At Tahrim:6)

Duhai istriku,

Diri ini bukan embun yang selalu memberi kesejukan pagi hari, bukan pula angin sepoi-sepoi yang memanjakan ditengah terik mentari. Jikalau ada tutur lisan dan perilaku yang kurang berkenan, maka sudilah kiranya kau memaafkan aku. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Seorang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang terbaik ahklaqnya, dan sebaik-baiknya kalian ialah yang terbaik kepada istrinya“ (HR. At Tirmidzi).

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap keluargaku” (HR. Ibnu Hibban).

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imron 159).

Duhai istriku,

Kau memang bukan qadamku, tapi kau melayaniku dengan ketaatan, dan kelembutanmu. Kau memang bukan budakku, tapi kau melayaniku dengan kesetiaanmu, dan pengorbananmu. Sungguh tak elok, jikalau aku tak membalasnya dengan hal yang serupa. Rasulullah Saw bersabda “Hak isteri pada suami adalah memberi makan kepada isterinya, apabila ia makan, memberi pakaian kepadanya jika ia berpakaian, tidak memukul pada muka dan tidak berbuat jelek serta tidak memisahkan diri kecuali dari tempat tidur” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majjah).

Duhai istriku,

Dalam setiap lirih doaku, aku selalu munajat agar pertautan hati selama ini ditetapkan dalam keridhaan-Nya. Aku selalu memohon agar kasih indah dalam rajutan pernikahan suci ini, bisa membawa kita menuju Jannah-Nya. Aku selalu meminta agar Sang Pemilik Cinta, menjaga cinta kita akan jadi persembahan terindah hingga akhirnya.  [Luky B. Rouf]

imam Hanafi

Renungan sore....                                                      JANGAN TERTIPU DENGAN STATUS SOSIALMU

Siapa sangka Nu'man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan Abu Hanifah, atau populer disebut IMAM HANAFI, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).
Sang imam berkata: "Hati-hati nak dengan sepatu kayumu itu, Jangan sampai kau tergelincir".

Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.
"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?" tanya si bocah."Nu'man namaku", Jawab sang imam."
Jadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar al-imam al-a'dhom. (Imam agung) itu..??" Tanya si BOCAH.
"Bukan aku yang memberi gelar itu, masyarakat-lah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku".
"Wahai Imam, hati2 dengan gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka karena gelar...!
Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya".

Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis. Imam Abu Hanifah bersyukur.
Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.
Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar, tertipu karena kemaqoman, tertipu karena harta yang berlimpah, tertipu karena status sosial. Jangan sampai kita tergelincir... jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial dan kebesaran di dunia.

Mudah2an kita dijauhkan dari sifat sombong, 'dan penyakit hati lainnya agar hati kita menjadi bersih juga bisa menumbuhkan sikap tawadlu' (rendah hati) dihadapan Allah dan sesama manusia sehingga hidup kita lebih tenang dan akan meraih kebahagiaan dunia Akherat Aamiin.

Pepatah mengatakan "Sepasang tangan yang menarikmu kala terjatuh lebih harus kau percaya daripada seribu tangan yang menyambutmu kala tiba di puncak kesuksesan."

Semoga Allah tetap menjaga sikap perbuatan kita yg dapat menggelincirkan kita kedalam api neraka.
Aamiin Ya Rabb......

tips bugar walau berpuasa

PENTING UNTUK DIBACA AGAR KITA TETAP SEHAT DALAM MENJALANKAN IBADAH PUASA.




PAPDI(Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam)

Dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan tips lancar jalani puasa secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan.

Mudah2an bisa bermanfaat.

● Saat sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.

● Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.

● Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.

● Mengonsumsi pisang saat berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.

● Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, cc koroner dan hipertensi.

● Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.

● Konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.

● Hindari terlalu banyak makanan es, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

Selamat menjalankan ibadah shaum dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu' serta ikhlas
๐Ÿ€๐Ÿ๐Ÿ€๐Ÿ๐Ÿ€๐Ÿ๐Ÿ€

istighfar tukang roti

Ikut menebar energi positif.
๐Ÿ€☀๐ŸŒด๐Ÿ’ฆ๐Ÿ ๐ŸŒต๐ŸŒ™๐Ÿ€

✅Kisah Inspiratif

๐ŸŒพGARA-GARA
"" ISTIGHFAR-nya ""
    PENJUAL ROTI

       *****o$o*****

Bismillaah...
Assalaamu'alaikum w.w.

Saudaraku
yang disayangi Allah swt..

✏Imam Ahmad bin Hambal ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡
(murid Imam Syafi'i)
dikenal juga sebagai Imam Hambali.

Dimasa akhir hidupnya, beliau bercerita,
"Satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju satu kota di Irak,".

Padahal tidak ada janji sama orang,
dan tidak ada hajat.
Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashroh.

Beliau bercerita,
"Pas tiba disana waktu Isya', saya ikut shalat berjamaah Isya di masjid,
hati saya merasa tenang,
kemudian saya ingin istirahat".

Begitu selesai shalat dan jamaah bubar,
Imam Ahmad ingin tidur di masjid,
tiba-tiba Marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya,
"Kenapa Syaikh..., mau ngapain  disini?".
(kata "syaikh" bisa dipakai untuk 3 panggilan,
bisa untuk orang tua,
orang kaya,
ataupun orang yang berilmu).
Panggilan Syaikh dikisah ini panggilan sebagai orang tua,
karena taunya sebagai orang tua).

Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad.
Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya.

Di Irak, semua orang kenal siapa Imam Ahmad, seorang ulama besar dan ahli hadits.
Sejuta hadits dihafalnya,
sangat sholeh dan zuhud.

Zaman itu tidak ada foto, sehingga orang tidak tau wajahnya,
cuma namanya sudah terkenal.

Kata Imam Ahmad,
"Saya ingin istirahat,
saya musafir".

Kata marbot,
"Tidak boleh..., tidak boleh tidur di masjid !"

Imam Ahmad bercerita,
"Saya didorong-dorong oleh orang itu, disuruh keluar dari masjid.
Setelah keluar masjid,
dikunci pintu masjid.
Lalu saya ingin tidur di teras masjid."

Ketika sudah berbaring di teras masjid,
Marbotnya datang lagi,
marah-marah kepada Imam Ahmad.

Marbot berkata,
"Mau ngapain lagi Syaikh..?!"
Imam Ahmad menjawab,
 "Mau tidur, saya musafir.."
Lalu marbot berkata,
"Di dalam masjid gak boleh, di teras masjid juga gak boleh !".

Imam Ahmad diusir. Imam Ahmad bercerita,
"Saya didorong-dorong sampai jalanan".

Disamping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual roti).
Penjual roti ini sedang membuat adonan,
sambil melihat kejadian Imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi.

Waktu Imam Ahmad sampai di jalanan,
penjual roti itu memanggil dari jauh,
"Mari Syaikh..,
Anda boleh nginap di tempat saya.
Saya punya tempat,
meskipun kecil."
Kata Imam Ahmad,
"Baik".

Imam Ahmad masuk ke rumahnya,
duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti
(dengan tidak memperkenalkan siapa dirinya,
hanya bilang sebagai musafir).

Penjual roti ini punya perilaku tersendiri,
kalau Imam Ahmad ngajak ngomong..,
dijawabnya.
Kalau tidak..,
dia terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar,
Astaghfirullah,
saat naruh garam astaghfirullah..,
mecahin telur astaghfirullah..,
campur gandum astaghfirullah...
Senantiasa mendawamkan istighfar.
Sebuah kebiasaan mulia.

Imam Ahmad memperhatikan terus.
Lalu Imam Ahmad bertanya,
"Sudah berapa lama kamu lakukan ini?".
Orang itu menjawab,
"Sudah lama sekali Syaikh..,
Saya menjual roti sudah 30 tahun,
jadi semenjak itu saya lakukan".

Imam Ahmad bertanya,
"Ma tsamarotu fi'luk?",
"Apa hasil dari perbuatanmu ini?"
Orang itu menjawab,
"(lantaran wasilah istighfar) Tidak ada hajat yang saya minta, kecuali pasti dikabulkan Allah.
Semua yang saya minta ya Allah...., langsung diterima".

(Memang Nabi SAW. pernah bersabda,
"Siapa yang menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangkanya."
HR. Abu Dawud, 1297)

Lalu orang itu melanjutkan,
"Semua dikabulkan Allah kecuali satu..,
masih satu yang belum Allah kasih..".

Imam Ahmad penasaran lantas bertanya,
"Apa itu?".

Kata orang itu,
"Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan Imam Ahmad."

Seketika itu juga Imam Ahmad bertakbir,
"Allahu Akbar !!
Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashroh..
dan bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan karena istighfarmu..!"

(Penjual roti terperanjat..!!,
memuji Allah,
ternyata yang didepannya adalah Imam Ahmad)...

MaasyaaAllaah...

๐ŸƒSumber : Manakib Imam Ahmad        ✏๐Ÿ“š✒๐ŸŒพ...

๐Ÿ€☀๐ŸŒด๐Ÿ’ฆ๐Ÿ ๐ŸŒต๐ŸŒ™๐Ÿ€
Silakan dishare...
Semoga bermanfaat...

Minggu, 22 Mei 2016

petuah sang kyai

KH. Hasan A Sahal....

Santriku…
semoga tatkala pesan-pesanku ini mulai kau baca, hatimu masih benderang dengan cahaya rahmat Ilahi, hingga tak ada sebutir debupun melekat di hatimu, menutupi nuranimu untuk menerima secercah cahaya ini.

Santriku…
ketahuilah!
Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di seluruh jagat raya ini sudah diatur secara tertib oleh Allah.
Tebarkanlah pandanganmu maka akan kau saksikan betapa indahnya paduan gunung, lembah, dan ngarai serta luasnya bentangan samudera.
Juga matahari, bulan, bintang dan sejumlah gugusan planet lainnya, semua begitu indah dan tertib, tertata sesuai dengan kebijaksanaan-Nya.
Maka, hendaklah manusia berusaha supaya menjadi tertib, dalam karsa, rencana, dan atau kehidupannya.
Dan janganlah sekali-kali mencoba untuk memaksakan tertib programmu pada Allah.
Sebab,jika kau lakukan itu, maka yang akan kau dapati hanyalah keresahan, pahitnya kekecewaan, pedihnya kehancuran, kecongkakan dalam kebodohan, kesombongan atas kesintingan dan kebanggaan lantaran kegilaanmu atau sebaliknya berlagak jagoan ekstra superiority atau bertampang cakil menjual pepsodent.
Dan penyakit inilah yang banyak melanda manusia di abad modern ini.

Santriku…
seiring perjalanan waktu, suatu saat nanti kau akan meninggalkan pondokmu ini untuk terjun ke tangah-tengah kehidupan masyarakatmu kelak, berbaur dengan aneka ragam pola kehidupan.

Harapanku, pandai-pandailah kau membawa diri berbuat baik di bumi mana kakimu berpijak.
Selama ini aku memang menyaksikan bahwa kau telah berbuat baik, mentaati segala petuah dan nasehat kyaimu, menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya, namun yang aku khawatirkan adalah, jika kau berbuat semua kebajikan itu hanyalah di tengah-tengah milliu yang baik saja, sementara ketika kau telah terjun ke dalam milliu yang berlainan, jadi berubah keadaannya.

Padahal, berbuat baik itu harus bisa kau lakukan di manapun dan kapanpun.
Pada saat itulah kepribadianmu akan diuji, dan di situlah kepribadianmu akan dipecat atau dipertahankan oleh dirimu sendiri atau oleh masyarakatmu dengan segala norma-normanya.
Itulah yang paling aku khawatirkan.
Aku takut jika derasnya gelombang kehidupan di masyarakatmu kelak akan menyeret dan menjerumuskanmu ke lembah nista.
Telah kau sadari bahwa orang baik yang bertempat sampah sekalipun akan berjasa dan mulia karena ia telah menyingkirkan sampah yang mengganggu masyarakat. Namun sebaliknya, orang yang jahat sekalipun bertahta di tempat terhormat ia adalah perusak dan pengacau masyarakat. Karena ia sebetulnya adalah sampah.

Santriku…
ketahuilah, bahwa kini, di abad modern ini, setan-setan dengan segala bentuk dan macamnya telah bergentayangan di mana-mana dan untuk berkawan dengan mereka, kau tak perlu belajar ataupun berlatih.
Dan godaan setan itu sungguh akan memikat hatimu. Ia tidaklah akan berhenti pada sasaran tertentu, golongan tertentu, dan juga waktu serta tempat tertentu. Maka berhati-hati dan waspadalah santriku terhadap itu semua. Janganlah sekali-kali kau mengira bahwa tingginya ilmu dan jabatan seseorang akan sekali tinggi pula godaan dan rayuan setan itu.
Kyai dan ulamapun tak terhindar dari obyek dan setan-setan.

Santriku…
kuharap kau tak hanya bisa menerangi dirimu sendiri, tapi kau juga bisa menyinari ummat dengan cahaya yang memancar dari ilmu-ilmu Allah.
Karena sesungguhnya tiadalah berguna ilmu seseorang itu jika tak dimanfaatkan bagi dirinya dan ummatnya.
Do’aku semoga kau memahami seuntai pesan-pesanku ini.
Aamiiin.......

Jumat, 20 Mei 2016

suami paling setia

Bapak, ibu benarkah info di bawah ini?

ALUMNI PESANTREN SUAMI PALING SETIA


Bahagialah yg punya suami alumni pesantren
Santri adalah suami yg paling setia.
Hasil survey yang dirilis LP2M UINSA kemarin, sungguh mengejutkan.
Selama ini, ada anggapan: Mayoritas suami yg alumni pesantren adalah suami yg ingin mempunyai istri lebih dari satu.
Namun berdasarkan survey LP2M UINSA, anggapan tersebut gugur dengan sendirinya.
Hasilnya: "100% suami yang alumni pesantren tdk mempunyai keinginan poligami."
LP2M UINSA menggunakan metode survey: Diskripsi Berkelanjutan (Continuity Discriptive Reseach). Dilakukan berturut-turut selama 10 tahun terakhir, tahun 2006-2016. Melibatkan 5.000 responden.
Responden dipilih secara random/acak dari alumni pesantren2 se indonesia, di 10 kota santri di Indonesia.
LP2M UINSA melakukan survey dengan WAWANCARA LANGSUNG. Saat wawancara, responden didampingi ISTRI MASING-MASING ๐Ÿค—



 santai bro.... !!! ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ

wasiat kaos kaki bolong

KAOS KAKI BOLONG

Pak Budiman Hartono, seorang yang terkenal dan kaya raya dari Surabaya, sedang sakit parah. Menjelang ajal menjemput, dikumpulkanlah anak2-nya.

Beliau berwasiat:
Anakku, jika Ayah sudah dipanggil Allah yang Maha Kuasa, ada permintaan Ayah kpd kalian:

"Tolong dipakaikan kaos kaki kesayangan Ayah walaupun kaos kaki itu sudah bolong, Ayah ingin memakai barang kesayangan yg penuh kenangan semasa merintis usaha di perusahaan Ayah dan minta tolong kenangan kaos kaki itu dipakaikan bila Ayah dikubur nanti."

Singkat cerita, Akhirnya sang Ayah wafat. Ketika mengurus Jenazah dan saat akan dikafani, anak-anaknya minta ke pak ustadz untuk memakaikan kaos kaki yg robek itu sesuai wasiat Ayahnya.

Akan tetapi pak Ustadz menolaknya:

"Maaf secara Syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dipakaikan kepada mayat."

Terjadi perdebatan antara anak2 yg ingin memakaikan kaos kaki robek dan pak ustadz yang melarangnya.

Karena tidak ada titik temu, dipanggilah penasihat sekaligus Notaris keluarga tersebut.

Sang notaris menyampaikan: "Sebelum meninggal Bapak menitipkan Surat Wasiat, ayo kita buka bersama2 siapa tahu ada petunjuk."

Maka dibukalah surat wasiat Almarhum untuk anak2nya yang di titipkan kepada Notaris tsb.

Ini bunyinya:
"Anak-anakku, pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaos kaki bolong kepada jenazah Ayah".

"Lihatlah anak2ku, padahal harta Ayah sangat banyak, uang berlimpah, beberapa mobil mewah, tanah, kebun dan sawah dimana2, rumah mewah banyak, tetapi tidak ada artinya ketika Ayah sudah Meninggal Dunia."

"Bahkan kaos kaki bolong saja tidak boleh dibawa mati..".

"Begitu tidak berartinya Harta Dunia, kecuali Iman dan Amal Kebaikan kita"

"Anak-anakku, inilah yg ingin Ayah sampaikan agar kalian tidak tertipu dengan Dunia yang hanya  Sementara. Pada akhirnya teman sejati kita hanyalah Iman dan Amal shalih."

"Salam sayang dari Ayah yg ingin kalian menjadikan Dunia sebagai jalan menuju Ridha Allah SWT...

waktu bayar puasa yg bolong

๐Ÿ“ Kapan Waktu Awal dan Akhir Qodho’ Puasa Ramadhan?

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

Waktu awal qodho’ adalah sejak tanggal 2 Syawwal dan seterusnya selain di hari-hari yang diharamkan berpuasa, yaitu dua hari raya (1 Syawwal dan 10 Dzulhijjah) dan tiga hari tasyriq (11, 12 dan 13 Dzulhijjah).

Adapun akhir waktu qodho’ maka tidak ada batasan waktu sahnya qodho’, hanya saja yang diwajibkan adalah sebelum Ramadhan berikutnya.

Dan dibolehkan menunda qodho’ sampai bulan Sya’ban sebelum Ramadhan berikutnya, akan tetapi lebih cepat lebih afhdhal, kecuali terdapat udzur syar’i.


➡ Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata,

ูƒَุงู†َ ูŠَูƒُูˆู†ُ ุนَู„َูŠَّ ุงู„ุตَّูˆْู…ُ ู…ِู†ْ ุฑَู…َุถَุงู†َ، ูَู…َุง ุฃَุณْุชَุทِูŠุนُ ุฃَู†ْ ุฃَู‚ْุถِูŠَ ุฅِู„َّุง ูِูŠ ุดَุนْุจَุงู†َ

๐ŸŒฑ “Aku pernah memiliki kewajiban qodho’ puasa, maka aku tidak bisa meng-qodho’ kecuali di bulan Sya’ban.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

✅ Apa Kewajiban Orang yang Menunda Qodho’ Sampai Ramadhan Berikutnya?

Orang yang menunda qodho’ karena udzur syar’i sampai Ramadhan berikutnya maka tidak apa-apa baginya, dan wajib baginya meng-qodho’ sesuai jumlah hari-hari puasa Ramadhan yang ia tinggalkan, tidak menjadi berlipat ganda.

Adapun orang yang menundanya tanpa udzur syar’i hendaklah bertaubat kepada Allah ta’ala dan wajib baginya meng-qodho’, juga sesuai jumlah hari-hari puasa Ramadhan yang ia tinggalkan, tidak menjadi berlipat ganda.

Dan pendapat yang kuat insya Allah adalah tidak wajib atasnya fidyah, karena hadits yang mewajibkannya lemah.[1]

✅ Bolehkah Qodho’ Puasa Tanpa Berurut?

Boleh qodho’ puasa tanpa berurut namun yang lebih afdhal berurut karena tiga alasan:[2]

1) Dikerjakan berurutan lebih menyerupai puasa di bulan Ramadhan.

2) Lebih cepat dalam menjalankan kewajiban.

3) Lebih berhati-hati, karena seseorang tidak mengetahui halangan-halangan berpuasa yang akan terjadi padanya.

๐ŸŒด Catatan Kaki:

[1] Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/445-446.

[2] Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/441.


══════ ❁✿❁ ══════

➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama⤵

๐Ÿ“กMarkaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam:

๐Ÿ“ฎGabung Channel Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
๐Ÿ“ฒGabung Group WA: 08111377787
๐ŸŒwww.facebook.com/taawundakwah
๐ŸŒwww.taawundakwah.com
๐Ÿ“ฑPIN BB: 5D4F8547
๐ŸŽฌYoutube: Ta'awun Dakwah⁠⁠