Rabu, 13 November 2019

kisah petani dan pemburu

*GIVE AND GIVE*

_Ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing-anjing galak._

*Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar domba-domba petani.*

_Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tapi ia tidak mau peduli._

*Suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba,* 
_sehingga terluka parah._

*Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.*

_Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata :_
*"Saya bisa saja menghukum pemburu itu,*  
_memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjingnya,_
*tapi Anda akan kehilangan seorang sahabat* 
_dan mendapatkan seorang musuh._
*Mana yang kau inginkan,* 
_sahabat atau musuh yang jadi tetanggamu ?”_

*Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang Sahabat.*

_"Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga domba-domba anda, supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman”._

*Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.*
_Ketika sampai di rumah,_
*petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.*

_Dia mengambil tiga domba terbaiknya_ 
*dan menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu,*
_yang mana mereka menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba-domba tersebut._

*Untuk menjaga mainan baru anaknya,* 
_si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya._ 
*Sejak saat itu anjing-anjing itu tidak pernah mengganggu domba-domba pak tani.*

_Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak-anaknya,_ 
*pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.*

_Sebagai balasannya,_ 
*petani mengirimkan daging domba yang sudah dimasak buatannya.*
_Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi Sahabat yang baik._

*Saudaraku...*

_Law of Attraction, di alam semesta, berbunyi :_
*"Apabila Anda melakukan kebaikan,* 
_Anda pasti akan menerima balasan kebaikan yang lebih besar._

*Apabila Anda melakukan kejahatan,* 
_maka pasti Anda akan mendapatkan kejahatan yang setimpal._

*Jika Anda berkumpul dengan serigala,*
_Anda akan belajar melolong._

*Tapi jika Anda bergaul dengan Rajawali,*
_Anda akan belajar cara terbang mencapai ketinggian di angkasa._

*Kesimpulan yang sederhana tetapi benar, bahwa :* 
_"Anda akan menjadi seperti orang yang bergaul dekat dengan Anda"._

*Persahabatan tidak ada sangkut pautnya dengan harta, jabatan dan popularitas.*

_Persahabatan yang di dapat dari uang, pangkat dan ketenaran_ 
*bukan persahabatan sejati,*
_melainkan hanya pergaulan dangkal yang penuh kepalsuan, yang egois, materialis, dan penuh kebohongan._

*Persahabatan sejati lahir dari kasih sayang, ketulusan, kepercayaan, kejujuran, kesetiaan dan kebersamaan.*

_Itu sebabnya persahabatan itu indah, _
*tidak dapat di nilai dengan harta benda,* 
_dan tidak dapat di perjual-belikan._

_Sebuah ungkapan :_
*"CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAIKAN".*

*"GIVE AND GIVE, NOT TAKE AND GIVE"*

Senin, 09 September 2019

Tentang 10 Muharram

** RAHASIA BESAR DIBALIK 10 MUHARRAM **

Tahun baru Islam (1 Muharram) telah kita lewati bersama pada hari Minggu, 1 September 2019 dan tidak lama lagi akan kita jumpai hari paling bersejarah bagi seluruh makhluk (yaitu 10 Muharram).

Tanggal 10 Muharram tahun ini bertepatan dengan hari Selasa, tanggal 10 September 2019.

Dari Ibnu Abbas ra. berkata Rasulullah saw. bersabda: "Siapa yang berpuasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) maka Allah SWT akan memberi kepadanya pahala 10.000 malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10.000 orang berhaji dan berumrah, dan 10.000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah SWT akan menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari ‘Asyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh umat Rasulullah saw. yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka."

Lalu para sahabat bertanya : "Ya Rasulullah saw, adakah Allah telah melebihkan hari ‘Asyura dari pada hari-hari lain?" Maka berkata Rasulullah saw: " Ya, memang benar, Allah Ta’ala menjadikan langit dan bumi pada hari ‘Asyura, menjadikan laut pada hari ‘Asyura, menjadikan bukit-bukit pada hari ‘Asyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari ‘Asyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari ‘Asyura, dan Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari ‘Asyura, Allah SWT menenggelamkan Fir'aun pada hari ‘Asyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari ‘Asyura, Allah SWT menerima taubat Nabi Adam pada hari ‘Asyura, Allah SWT mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari ‘Asyura, Allah SWT mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari ‘Asyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Asyura!".

Dari hadits tersebut terdapat setidaknya 12 kejadian besar dibalik 10 Muharram.

Hadits lainnya:
Artinya: “Ia adalah hari mendaratnya kapal Nuh di atas gunung “Judi” lalu Nuh berpuasa pada hari itu sebagai wujud rasa syukur.” (Hadits Riwayat Ahmad)

Dalam kitab Irsyadul Ibad hal. 82 dikisahkan ada seorang Hakim kaya raya di kota Array. Pada hari Asyura datang Pengemis kepadanya dan berkata, “Demi kemuliaan hari ini, saya mohon agar tuan sudi memberikan 10 roti, 5 daging, dan uang 2 dirham untuk keluarga saya di rumah.”
Hakim pun berjanji akan memberikannya selepas zuhur. Namun hingga waktu asar, si Hakim tak kunjung memberikannya. Ia pulang dengan membawa kekecewaan.
Di tengah perjalanan, si Pengemis bertemu dengan seorang Nasrani. Pengemis itu pun mengatakan hal sama yang dikatakannya kepada Hakim tadi.
“Memang hari apa ini?” tanya si Nasrani. Lalu dijelaskanlah tentang keutamaan² hari Asyura oleh si Pengemis tadi.
Mengetahui keagungan hari Asyura, si Nasrani memberikan lebih dari apa yang si Pengemis minta; 10 qafizah gandum, 100 daging, dan 20 dirham.
Malam harinya, si Hakim tadi bermimpi melihat 2 istana megah yang dibangun dari emas dan dari yakut.
Ia lantas bertanya, “Istana siapakah ini?”
Di jawab, “Jika engkau memberikan sedikit hartamu saja untuk si Pengemis tadi ,nescaya istana ini menjadi milikmu, tetapi istana ini sekarang milik orang Nasrani.”
Ketika bangun, si Hakim bergegas ke rumah Nasrani tersebut .
Dihadapan si Nasrani, si Hakim brkata, “Juallah amal baikmu atas Pengemis tadi kepadaku. Akan ku beli dengan 100 dirham.”
“Wahai Hakim, amal yang diterima itu mahal. Meskipun dengan dunia dan isinya, aku tidak akan menjualnya,” terang si Nasrani.
“Tapi engkau bukan seorang Muslim!” heran si Hakim.
Ketika itu juga (pasca mengetahui mimpi si Hakim) si Nasrani itu pun mengucapkan dua kalimah syahadat.

Dalam kitab Kitab I’anatut Thalibin jilid 2, hal 302 disebutkan sebuah hadis sohih dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw telah bersabda :

"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan kepada Bani Israil untuk berpuasa sehari dalam setahun, yaitu puasa ‘asyura’, dia adalah hari ke sepuluh pada bulan Muharam, maka berpuasalah kalian pada hari tersebut, dan luaskanlah atas kluarga kalian dalam hal nafkah pada hari tersebut, karna barang siapa yang meluaskan pada kluarganya dari hartanya, maka Allah akan meluaskan permintaan padanya pada tahun tersebut."

Abah Guru Sekumpul dalam pengajian beliau pernah menerangkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari Asyura' yaitu:

1. Allah Ta’ala telah menerima taubat Nabi Adam as. dan akhirnya Nabi Adam as. menjadi bersih.
2. Allah Ta’ala telah mengangkat Nabi Idris as. ke tempat yang tinggi (yaitu ke langit ke empat, pendapat lain ke surga dan Nabi Idris sampai sekarang masih hidup).
3. Allah Ta’ala telah mengeluarkan Nabi Nuh as. dari perahu. (ketika terjadi banjir topan selama enam bulan).
4. Allah Ta’ala telah menyelamatkan Nabi Ibrahim as. dari kobaran api. (ketika dibakar oleh Raja Namrudz).
5. Allah Ta’ala telah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa as.
6. Allah Ta’ala telah mengeluarkan Nabi Yusuf as. dari penjara.
7. Allah Ta’ala telah mengembalikan penglihatan kepada Nabi Ya’kub as. ayah Nabi Yusuf. (Nabi Ya’kub as. menjadi buta karena kebanyakan menangis, menangisi nasib Nabi Yusuf as. yang dimakan binatang buas di hutan menurut cerita saudara-saudaranya).
8. Allah Ta’ala telah menyembuhkan penyakit Nabi Ayub as. (sakit selama tujuh tahun, sampai diasingkan oleh masyarakat, istri-istrinyanya pun minta cerai kecuali istri yang nernama Rohmah).
9. Allah Ta’ala telah mengeluarkan Nabi Yunus as. dari perut ikan Hiu.(selama tiga hari tiga malam berada di perut ikan).
10. Allah Ta’ala telah membelah lautan untuk kaum Bani Israil. (dengan tongkat Nabi Musa as. yang akhirnya Raja Firaun juga mati tenggelam bersama bala tentaranya).
11. Allah Ta’ala telah mengampuni kesalahan Nabi Daud as. (para Nabi dan Rasul itu maksum, suci dari dosa. Kesalahan dalam ukuran mereka adalah melakukan ketidakpatutan menurut adab seorang Nabi).
12. Allah Ta’ala telah memberikan kerajaan kepada Nabi Sulaiman as. (waktu itu Nabi Sulaiman as. baru berusia 13 tahun, dan akhirnya Nabi Sulaiman as. menjadi manusia terkaya yang pernah ada di muka bumi ini).
13. Allah Ta’ala telah mengampuni kesalahan-kesalahan Nabi Muhammad saw. yang sudah terjadi maupun yang belum, (Rasulullah saw. dan para Rasul yang lain itu maksum artinya dijaga dari berbuat dosa. Maksud dari mengampuni kesalahan Rasulullah saw adalah Allah semakin menyucikan beliau saw dan menjauhkannya dari dosa)
14. Pada hari ‘asyura’ tersebut, adalah awal mula Allah Ta’ala menciptakan alam dunia ini.
15. Pada hari ‘asyura’ tersebut Allah Ta’ala telah menurunkan hujan dari langit untuk yang pertama kali.
16. Dan pada hari ‘asyura’ tersebut Allah Ta’ala juga telah menurunkan rahmat yang pertama ke muka bumi ini.

Artinya pada hari ‘asyura’ Allah Ta’ala telah menolong dan menyelamatkan para Rasul dan Nabi-Nya dari berbagai macam masalah yang dihadapinya. Atau dengan kata lain, bahwa pada hari ‘asyura’ ini adalah hari kemenangan bagi para kekasih Allah Ta’ala, karena itu kita dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah kita khususnya sedekah dan ibadah puasa sebagai ungkapan rasa syukur atas kemenangan terhadap para kekasih-Nya tersebut.

Mudah-mudahan berkat para Nabi dan Rasul, berkat wali-waliallah semoga kita semua pada hari ‘asyura’ nanti juga diberi oleh Allah Ta’ala ampunan dari segala dosa, kesembuhan dari segala penyakit,  pertolongan, kemenangan, keselamatan, keberhasilan, kesuksesan, ketenangan, dan kebahagiaan dunia dan akhirat.
ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻣﻴﻦ ﺍﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ...

Minggu, 08 September 2019

Tentang iblis

IBLIS ITU SANGAT ALIM

Jika engkau bertanya tentang Al-Qur'an kpd iblis, maka iblis akan bisa menerangkan dengan sangat jelas, karena iblis tahu persis kapan ayat itu turun dari langit...

Jika engkau bertanya tentang ilmu hadist kepada iblis, maka iblis akan sangat pandai menjelaskannya,
karena iblis tahu asbabul wurud dari hadist tsb....

Jika engkau bertanya tentang kisah para nabi, iblis akan dengan tepat menceritakannya karena iblis sudah ada sejak nabi adam masih berada dalam surga...

iblis ahli alqur'an...
iblis ahli hadist....
iblis ahli riwayat..
iblis alim/pandai dalam segala ilmu...

Tapi iblis tidak menjadi kekasih Allah, karena dalam diri iblis ada kalimat...

AKU LEBIH BAIK DARI KAMU

Semoga sedikit ilmu yg dititipkan Allah Subhana Wa Ta'alla dihati kita tidak menjadikan kita sombong dalam segala urusan...
Juga paham bahwa ilmu tak menjamin orang pasti ta'at dan sholeh.

Yang aku takut...
Hatiku kian mengeras dan sulit menerima nasehat, namun sangat pandai menasehati

Yang aku takut...
Aku merasa paling benar, sehingga merendahkan yang lain.

Yang aku takut...
Egoku terlalu tinggi, hingga merasa paling baik di antara yang lain.

Yang aku takut...
Aku lupa bercermin, namun sibuk berprasangka buruk kepada yang lain.

Yang aku takut...
Ilmuku akan membuatku menjadi sombong, memandang yang lain berbeda denganku.

Yang aku takut...
Lidahku makin lincah membicarakan aib orang lain, namun lupa dengan aibku yang menggunung dan tak sanggup kubenahi.

Yang aku takut...
Aku hanya hebat dalam berkata namun buruk dalam berbuat.

Yang aku takut...
Aku hanya cerdas dalam mengkritik, namun lemah dalam mengkoreksi diri sendiri.

Yang aku takut...
Aku membenci dosa orang lain, namun saat aku sendiri buat dosa aku enggan membencinya.

Kiranya Allah Subhana Wa Ta'alla
senantiasa menyadarkanku sehingga lebih rajin instrospeksi diri daripada mengurusi orang lain yang belum tentu perilaku dan tutur katanya lebih baik dari diriku. Aamiin...

SELALULAH MELIHAT KE DALAM HATI

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma shalii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa salim

Rabu, 26 Juni 2019

Falsafah Hidup

FALSAFAH RONGGO WARSITO
(Dalam bahasa asli dan terjemahannya)
Rejeki iku ora iså ditiru
(REJEKI ITU TIDAK BISA DITIRU)
Senajan pådå lakumu
(WALAU JALANMU SAMA)
Senajan pådå dodolan mu
(WALAU JUALANMU SAMA)
Senajan pådå nyambut gawemu
(WALAU PEKERJAANMU SAMA)
Kasil sing ditåmpå bakal bedå2
(HASIL YANG DITERIMA AKAN BERBEDA SATU SAMA LAIN)
Iså bedå nèng akèhé båndhå
(BISA BEDA DALAM BANYAKNYA HARTA)
Iså ugå ånå nèng Råså lan Ayemé ati, yaiku sing jenengé bahagia
(BISA JUGA ADA DI DALAM RASA BAHAGIA DAN KETENTERAMAN HATI)
Kabèh iku såkå tresnané Gusti kang måhå kuwåså
(SEMUA ITU ATAS KASIH DARI TUHAN YANG MAHA KUASA)
Såpå temen bakal tinemu
(BARANG SIAPA BER-SUNGGUH2 AKAN MENEMUKAN)
Såpå wani rekåså bakal nggayuh mulyå
(BARANG SIAPA BERANI BERSUSAH PAYAH AKAN MENEMUKAN KEMULIAAN)
Dudu akèhé, nanging berkahé kang dadèkaké cukup lan nyukupi
(BUKAN BANYAKNYA, MELAINKAN BERKAHNYA YANG MENJADIKAN CUKUP DAN MENCUKUPI)
Wis ginaris nèng takdiré menungså yèn åpå sing urip kuwi wis disangoni såkå sing kuwåså
(SUDAH DIGARISKAN OLEH TAKDIR BAHWA SEMUA YANG HIDUP ITU SUDAH DIBERI BEKAL OLEH YANG MAHA KUASA)
Dalan urip lan pangané wis cemepak cedhak kåyå angin sing disedhot bendinané
(JALAN HIDUP DAN REJEKI SUDAH TERSEDIA, DEKAT, SEPERTI UDARA YANG KITA HIRUP SETIAP HARINYA)
Nanging kadhang menungså sulap måtå lan peteng atiné, sing adoh såkå awaké katon padhang cemlorot ngawé-awé, nanging sing cedhak nèng ngarepé lan dadi tanggung jawabé disiå-siå kåyå orå duwé gunå
(TETAPI KADANG MANUSIA SILAU MATA DAN GELAP HATI, YANG JAUH KELIHATAN BERKILAU DAN MENARIK HATI.. TETAPI YANG DEKAT DIDEPANNYA DAN MENJADI TANGGUNG JAWABNYA DISIA-SIAKAN SEPERTI TAK ADA GUNA)
Rejeki iku wis cemepak såkå Gusti, ora bakal kurang anané kanggo nyukupi butuhé menungså såkå lair tekané pati
(REJEKI ITU SUDAH DISEDIAKAN OLEH TUHAN, TIDAK BAKAL BERKURANG UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN MANUSIA DARI LAHIR SAMPAI MATI)
Nanging yèn kanggo nuruti karep menungså sing ora ånå watesé, rasané kabèh cupet, nèng pikiran ruwet, lan atiné marahi bundhet
(TETAPI KALAU MENURUTI KEMAUAN MANUSIA YANG TIDAK ADA BATASNYA, SEMUA DIRASA KURANG MEMBUAT RUWET DI HATI DAN PIKIRAN)
Welingé wong tuwå, åpå sing ånå dilakoni lan åpå sing durung ånå åjå diarep-arep, semèlèhké lan yèn wis dadi duwèkmu bakal tinemu, yèn ora jatahmu, åpå maneh kok ngrebut såkå wong liyå nganggo cårå sing ålå, yå waé, iku bakal gawé uripmu lårå, rekåså lan angkårå murkå sak jeroning kaluwargå, kabeh iku bakal sirnå balik dadi sakmestiné
(PETUAH ORANG TUA, JALANILAH APA YANG ADA DIDEPAN MATA DAN JANGAN TERLALU BERHARAP LEBIH UNTUK YANG BELUM ADA. KALAU MEMANG MILIKMU PASTI AKAN KETEMU, KALAU BUKAN JATAHMU, APALAGI SAMPAI MEREBUT MILIK ORANG MEMAKAI CÀRA TIDAK BAIK, ITU AKAN MEMBUAT HIDUPMU MERANA, SENGSARA DAN ANGKARA MURKA. SEMUA ITU AKAN SIRNA KEMBALI KE ASALNYA)
Yèn umpåmå ayem iku mung biså dituku karo akèhé båndhå dahnå rekasané dadi wong sing ora duwé
(KALAU SAJA KETENTERAMAN ITU BISA DIBELI DENGAN HÀRTA, ALANGKAH SENGSARANYA ORANG YANG TIDAK PUNYÀ)
Untungé ayem isà diduwèni såpå waé sing gelem ngleremké atiné ing bab kadonyan, seneng tetulung marang liyan, lan pasrahké uripé marang GUSTI KANG MURBENG DUMADI
(UNTUNGNYA, KETENTERAMAN BISA DIMILIKI OLEH SIAPA SAJA YANG TIDAK MENGAGUNGKAN KEDUNIAWIAN, SUKA MENOLONG ORANG LAIN DAN MENSYUKURI HIDUPNYA)
RAHAYU
Silahkan (Monggo)
Di Share Berbagi Kebaikan

Rabu, 30 Januari 2019

Tentang kekayaan

SIAPA KAYA
SIAPA MISKIN

Suatu ketika seorang ayah dari keluarga kaya raya, bermaksud memberi pelajaran, bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya. Mereka menginap beberapa hari di rumah keluarga petani yang miskin, di sebuah dusun di tepi hutan… Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya…

Ayah : “Bagaimana perjalanan kita…?”

Anak : “Oh sangat menarik ayah…”

Ayah : “Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup…?”

Anak : “Ya ayah….”

Ayah : “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini..?”

Anak : “Yang saya pelajari…., kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu.

Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas.

Kita punya lampu untuk menerangi taman kita, mereka punya bintang yang bersinar di malam hari.

Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup, mereka hidup bersama alam.

Kita punya pembantu untuk melayani kita, tapi mereka hidup untuk melayani orang lain.

Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita, mereka punya banyak teman yang saling melindungi…”

Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya… Lalu sang anak melanjutkan…: “Terima kasih ayah, karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita…”

Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan…? Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki..

Yaa ALLAH
Robbana Taqobbal Minna.
Ya terimalah dari kami (amalan kami)
Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin.

Muhasabah Akhir Tahun

Sumber
PPPA DAARUL QURAN

Selasa, 08 Januari 2019

Berserah pada irodah Allah

يَا عَبْدِي أَنْتَ تُرِيدُ وَأَنَا أُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ ، فَإِنْ سَلَّمْت لِي مَا أُرِيدُ أَعْطَيْتُك مَا تُرِيدُ ، وَإِنْ لَمْ تُسَلِّمْ لِي مَا أُرِيدُ أَتْعَبْتُك فِيمَا تُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ }

Wahai Hamba-Ku. Kamu ingin. Aku pun ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin. Jika kamu berserah diri pada-Ku terhadap apa yang Aku ingin, Aku memberimu apa yang kamu ingin. Dan jika kamu tidak berserah diri kepada apa yang Aku ingin, Aku akan membuatmu lelah terhadap apa yang kamu ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin.(Firman Allah dalam hadits Qudsi)