Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2020

Aygatyu dan Jacooper

Aygatyu (bukan nama sebenarnya),ayam milik tetangga yg kini tinggal sementara di pekarangan belakang rumah yg saya tempati. Tepat seminggu sebelum ramadhan tiba, saya menemukannya tanpa sengaja di pojok pekarangan terhalang oleh bambu bambu bekas yg panjang dan mulai lapuk, padahal dua hari sebelumnya sang oemilik menanyakan perihal keberadaannya pada saya.maklum namanya juga Aygatyu (ayam minggat muyu)hahahahaha...

Esoknya pemilik ayam bertanya lagi tentang Aygatyu kepada saya....iya .saya yang pada saat itu sedang menikmati dinginnya pagi dengan semangkok bubur ayam lengkap dengan sate dan gorengan, minumnya pasti bukan teh botol sosro melainkan teh manis buatan ayang mbeb yang ngaduk gulanya sambil liat hp memantau tren hijab terupdate di sosmed dan marketplace terkemuka hahahahaha...

Kembali ke Aygatyu (nama samaran). Si ayam ternyata sedang mengerami 10 butir telur hasil hubungan tanpa  ikatan dengan pasangamnya Jacooper (jago kurang perhatian)...juga bukan nama sebenarnya hihihi...

Aygatyu dan Jacooper (dua duanya nama samaran) memang sepasang ayam hasil persilangan ayam pelung dan ayam ketawa, sehingga si jantam punya penampilan yang ok dan suara yang merdu. Seda gkan si betina  punya paha dan dada yang besar namun tetap lincah dan enerjik   ...semlohay klo kata kang iwawan kawan saya  tukang krupuk asli ciamis tapi lama tinggal di jakarta. Wkwkwkwkwkwk

Sehari sebelum pemerintah menetapkan bahwa puasa tahun ini akan dimulai pada hari jumat 24 April 2020, Aygatyu tiba tiba nongol bersama enam anaknya. Senang rasanya melihat mereka dan saya pun langsung menyampaikan kabar ini kepada sang pemilik ayam. "mbak, ayamnya sudah menetas..anaknya ada enam." .... "Alhamdulillah, yowes biar disana aja, nanti kita bagi hasil'. Jawabnya dengan sumringah.

Singkat cerita, Aygatyu dan anak anaknya kini tinggal dan tidur di pekarangan belakang rumah setiap hari entah sampai kapan hehe. Yang menarik dari peristiwa ini adalah. Ada perasaan senang ketika saya memberi makan Aygatyu dan anak anaknya, padahal saya bukan pemiliknya. Di sisi lain saya juga tidak punya rasa takut akan kehilangan mereka.,karena sadar klo mereka bukan milik saya. Apa yang saya lakukan itu karena saya pribadi suka dan senang memelihara binatang terutama ayam. Adapun soal bagi hasil ,saya tak terlalu memimirkannya, karena rasa senang saat memelihara Aygatyu dan anak anaknya sudah lebih dari cukup.

 Mungkin ini jawaban dari pertanyaan kang wawan kepada saya tentang ilmu ikhlas. Melakukan sesuatu atas dasar senang (kasih sayang) tanpa berharap apapun dari apa yang dilakukan. Bagi umat islam biasanya ditandai dengan membaca Basmalah setiap mengawali sebuah perbuatan. 

Mengucapkan Basmalah sebelum melakukan sesuatu, berarti ingin melakukan sesuatu atas dasar suka (kasih sayang). Dan tentunya menyertakan Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dalam niatnya, karena semua tak akan terjadi tanpa kehendak-Nya. Ikhlas cenderung sering dikaitkan dengan sikap tulus saat memberi sesuatu pada sesama mahluk, padahal ikhlas mencakup semua niat dan sikap dalam tingkah laku manusia.

Aygatyu sedang sibuk mencoker coker tanah mencari cacing untuk anak anaknya saat tulisan ini dibuat. Dan Jacooper entah dimana wujudnya, yang kudengar hanya suara merdunya tadi pagi saat rembulan perlahan meninggalkan malam dan matahari bersiap menjemput pagi.

Smoga bermanfaat,
Kotagede, 30 April 2020

#salambubur

Minggu, 26 April 2020

surat dari ayah (sebuah puisi)

Surat dari Ayah


Anakku,
Jangan kau mencariku dalam gelapnya malam
Aku tak punya terang seperti bintang
Kau bisa kubelikan jajan 
tapi tak bisa kujanjikan akan indahnya masa depan
Tak perlu lelahku kau pikirkan
Karena itu sudah menjadi kewajiban

Temui saja aku 
Diantara tetesan keringat para pekerja
Dalam goresan luka para pejuang
Di butiran air mata duka dan kepedihan

Temui saja aku
Di atas panggung para juara
Dalam goresan tinta para cendikia
Di butiran air mata haru dan bahagia

Tempat yang pantas untuk kita bertemu nanti
Ayah yang menyiapkan 
Tapi kamu yang pilihkan
Dan Tuhan yang menentukan

Jadilah anak yang cerdas juga beriman
Banyak teman dan dekat dengan Tuhan
Jalan yang harus kau lalui tak selamanya nyaman
Kesuksesan butuh rintangan dan cobaan

Hingga saatnya nanti
Kau temui aku
Dalam bait bait doa anak yang sholeh

...........

Jogja 24 April 2020

*ditengahpandemicovid-19


Kamis, 19 Maret 2020

CORONA DAN TUHAN

*TUHAN MENGAJAR MELALUI CORONA*

*Vatikan sepi.*
*Yerusalem sunyi.*
*Tembok Ratapan dipagari.*
*Paskah tak pasti.*
*Kabbah ditutup.*
*Shalat Jumat dirumahkan.*
*Umroh batal.*
*Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.*

*Corona datang*
*Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh!*
*Bahwa "hura-hura" atas nama Tuhan itu semu.*
*Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng dan komoditi dagangan saja.*

*Ketika Corona datang,*
 dipaksa mencari Tuhan.*
*Bukan di Basilika Santo Petrus.*
*Bukan di Kabbah.*
*Bukan di dalam gereja.*
*Bukan di masjid.*
*Bukan di mimbar khotbah.*
*Bukan di majels taklim.*
*Bukan dalam misa Minggu.*
*Bukan dalam sholat Jumat.*

*Melainkan,*
*Pada kesendirianmu.*
*Pada mulutmu yang terkunci.*
*Pada hakikat yang senyap.*
*Pada keheningan yang bermakna.*

*Corona mengajarimu,*
*Tuhan itu bukan (melulu) pada keramaian.*
*Tuhan itu bukan (melulu) pada ritual.*
*Tuhan itu ada pada jalan keputus-asaanmu dengan dunia yang berpenyakit.*

*Corona memurnikan agama*
*Bahwa tak ada yang boleh tersisa.*
*Kecuali Tuhan itu sendiri!*
*Tidak ada lagi indoktrinasi yang menjajah nalar.*
*Tidak ada lagi sorak sorai memperdagangkan nama Tuhan.*

*Datangi, temui dan kenali DIA di dalam relung jiwa dan hati nuranimu sendiri.*
*Temukan Dia di saat yang teduh dimana engkau hanya sendiri bersamaNya.*

*Sesungguhnya Kerajaan Tuhan ada dalam dirimu.*
*Qalbun mukmin baitullah.*
*Hati orang yang beriman adalah rumah Tuhan.*

*Biarlah hanya Tuhan yang ada.*
*Biarlah hanya nuranimu yang bicara.*
*Biarlah para pedagang, makelar, politikus dan para penjual agama disadarkan oleh Tuhan melalui kejadian ini.*
*Semoga kita bisa belajar dan mengambil hikmah dari kejadian ini.*

*Rahayu sagung dumadi.......*

Rabu, 26 Juni 2019

Falsafah Hidup

FALSAFAH RONGGO WARSITO
(Dalam bahasa asli dan terjemahannya)
Rejeki iku ora iså ditiru
(REJEKI ITU TIDAK BISA DITIRU)
Senajan pådå lakumu
(WALAU JALANMU SAMA)
Senajan pådå dodolan mu
(WALAU JUALANMU SAMA)
Senajan pådå nyambut gawemu
(WALAU PEKERJAANMU SAMA)
Kasil sing ditåmpå bakal bedå2
(HASIL YANG DITERIMA AKAN BERBEDA SATU SAMA LAIN)
Iså bedå nèng akèhé båndhå
(BISA BEDA DALAM BANYAKNYA HARTA)
Iså ugå ånå nèng Råså lan Ayemé ati, yaiku sing jenengé bahagia
(BISA JUGA ADA DI DALAM RASA BAHAGIA DAN KETENTERAMAN HATI)
Kabèh iku såkå tresnané Gusti kang måhå kuwåså
(SEMUA ITU ATAS KASIH DARI TUHAN YANG MAHA KUASA)
Såpå temen bakal tinemu
(BARANG SIAPA BER-SUNGGUH2 AKAN MENEMUKAN)
Såpå wani rekåså bakal nggayuh mulyå
(BARANG SIAPA BERANI BERSUSAH PAYAH AKAN MENEMUKAN KEMULIAAN)
Dudu akèhé, nanging berkahé kang dadèkaké cukup lan nyukupi
(BUKAN BANYAKNYA, MELAINKAN BERKAHNYA YANG MENJADIKAN CUKUP DAN MENCUKUPI)
Wis ginaris nèng takdiré menungså yèn åpå sing urip kuwi wis disangoni såkå sing kuwåså
(SUDAH DIGARISKAN OLEH TAKDIR BAHWA SEMUA YANG HIDUP ITU SUDAH DIBERI BEKAL OLEH YANG MAHA KUASA)
Dalan urip lan pangané wis cemepak cedhak kåyå angin sing disedhot bendinané
(JALAN HIDUP DAN REJEKI SUDAH TERSEDIA, DEKAT, SEPERTI UDARA YANG KITA HIRUP SETIAP HARINYA)
Nanging kadhang menungså sulap måtå lan peteng atiné, sing adoh såkå awaké katon padhang cemlorot ngawé-awé, nanging sing cedhak nèng ngarepé lan dadi tanggung jawabé disiå-siå kåyå orå duwé gunå
(TETAPI KADANG MANUSIA SILAU MATA DAN GELAP HATI, YANG JAUH KELIHATAN BERKILAU DAN MENARIK HATI.. TETAPI YANG DEKAT DIDEPANNYA DAN MENJADI TANGGUNG JAWABNYA DISIA-SIAKAN SEPERTI TAK ADA GUNA)
Rejeki iku wis cemepak såkå Gusti, ora bakal kurang anané kanggo nyukupi butuhé menungså såkå lair tekané pati
(REJEKI ITU SUDAH DISEDIAKAN OLEH TUHAN, TIDAK BAKAL BERKURANG UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN MANUSIA DARI LAHIR SAMPAI MATI)
Nanging yèn kanggo nuruti karep menungså sing ora ånå watesé, rasané kabèh cupet, nèng pikiran ruwet, lan atiné marahi bundhet
(TETAPI KALAU MENURUTI KEMAUAN MANUSIA YANG TIDAK ADA BATASNYA, SEMUA DIRASA KURANG MEMBUAT RUWET DI HATI DAN PIKIRAN)
Welingé wong tuwå, åpå sing ånå dilakoni lan åpå sing durung ånå åjå diarep-arep, semèlèhké lan yèn wis dadi duwèkmu bakal tinemu, yèn ora jatahmu, åpå maneh kok ngrebut såkå wong liyå nganggo cårå sing ålå, yå waé, iku bakal gawé uripmu lårå, rekåså lan angkårå murkå sak jeroning kaluwargå, kabeh iku bakal sirnå balik dadi sakmestiné
(PETUAH ORANG TUA, JALANILAH APA YANG ADA DIDEPAN MATA DAN JANGAN TERLALU BERHARAP LEBIH UNTUK YANG BELUM ADA. KALAU MEMANG MILIKMU PASTI AKAN KETEMU, KALAU BUKAN JATAHMU, APALAGI SAMPAI MEREBUT MILIK ORANG MEMAKAI CÀRA TIDAK BAIK, ITU AKAN MEMBUAT HIDUPMU MERANA, SENGSARA DAN ANGKARA MURKA. SEMUA ITU AKAN SIRNA KEMBALI KE ASALNYA)
Yèn umpåmå ayem iku mung biså dituku karo akèhé båndhå dahnå rekasané dadi wong sing ora duwé
(KALAU SAJA KETENTERAMAN ITU BISA DIBELI DENGAN HÀRTA, ALANGKAH SENGSARANYA ORANG YANG TIDAK PUNYÀ)
Untungé ayem isà diduwèni såpå waé sing gelem ngleremké atiné ing bab kadonyan, seneng tetulung marang liyan, lan pasrahké uripé marang GUSTI KANG MURBENG DUMADI
(UNTUNGNYA, KETENTERAMAN BISA DIMILIKI OLEH SIAPA SAJA YANG TIDAK MENGAGUNGKAN KEDUNIAWIAN, SUKA MENOLONG ORANG LAIN DAN MENSYUKURI HIDUPNYA)
RAHAYU
Silahkan (Monggo)
Di Share Berbagi Kebaikan

Rabu, 15 Agustus 2018

Nafkah untuk Orang Tua

*GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA TIAP BULAN ?*

*Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!*

*Sebagai anak,  sudah menjadi kewajaran,  ada rasa ingin membantu orang tua dg menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan ?*

*Tetapi,  kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yang terus naik harganya,  biaya anak sekolah yang semakin mahal,  listrik & BBM yang terus naik, juga aneka kebutuhan yang tidak terduga yang terus datang bertubi - tubi.*
 
*Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan,  anak minta ganti HP,  rumah bocor, iuran anak di sekolah,  kondangan,  sumbangan lingkungan,dll.*

*Praktis,  akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir,  ya bulan depanlah untuk orang tua.*
*Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.*

*Anda pernah mengalaminya ?  Atau selalu mengalami ??*

*Anda berpikir,  nanti kalau sudah longgar,  saya akan bantu orang tua.*

*Tahukah anda,  hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.*

*Pernahkan anda berpikir,  apakah orang tua waktu merawat anda,  lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?* 

*Tidak masalah orang tua tahan lapar,  asal bisa lihat anak kenyang.*

*Orang tua,  sendirian bisa merawat anaknya yg banyak.*

*Tetapi,  anak yg banyak,  tak sanggup sekedar merawat 1 orang tua !*

*Maka,  mindset anda harus dirubah !*

*1. Jangan sisakan dari penghasilan,  tapi *ALOKASIKAN.* 

*Kalau tujuannya menyisakan,  maka yang terjadi anda tidak akan ada sisa.*

*Tega sekali anda, ???*

*Memberi pada orang tua hanya sisanya !*

*Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa ?*
*Tidak ....* 👋 👋 

*Anda diutamakan ! Begitu terima penghasilan,  langsung pertama ambil alokasi dana,  transfer buat orang tua.*

*2. Jangan menunda karena masih kekurangan !  Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.*

*Maka,  kalau mau rizqi berlimpah,  dahulukan orang tua.*

*3. Apa yang kau perbuat pada orang tuamu,  itulah yang akan diperbuat anakmu kelak.* !!!!!

*Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya,  maka lihat saja,  nanti anakmu juga akan mengabaikanmu dihari senjamu.*

*Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.*

*4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu ... Sampai kamu sendiri juga menjadi tua ... ??*

*Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu ... !!*

*Atau ... mungkin kamu menunggu mereka wafat dahulu ... ?? Baru kemudian kamu menangis dan pura - pura menyesal ... ???* 😩😩

*Jangan sia - siakan waktu yang ada ... , karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu*

*Ingatlah ... semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia org tuamu ... Dan semakin mendekati "AJAL MENJEMPUT"*🙏

Kamis, 26 Juli 2018

TUKANG KEBUN DAN 100 DINAR

*Jebakan 99*

Ada seorang Raja yang sedang termenung sambil melihat taman di depan istananya.

Ia gelisah *karena tak pernah merasakan* ketenangan *dan* sulit sekali *menemukan* kebahagiaan.

Kesehatannya mulai *menurun karena* ia mulai *susah tidur* akibat *banyaknya* pikiran *yang mengganggu.*

Padahal selama ini ia tidur di  kamar mewah di atas kasur yang empuk.

*Ketika sdg melamun,*
sang raja *melihat* seorang tukang kebun *yang sedang* bekerja *sambil* tertawa.

Setiap hari ia *datang dengan* senyuman *dan pulang dengan* keceriaan.

*Padahal* gajinya pas-pasan *dan* rumahnya *begitu sederhana.*

*Tak pernah tampak* kesedihan di wajahnya.

Saat dia pulang keluarganya telah menunggu dengan hidangan makan *yang seadanya* dan keluarga kecil ini pun makan *dengan bahagia.*

Raja pun *heran melihat* orang ini.

Ia memanggil penasihatnya dan  tanya :
Hai penasihatku,
telah lama aku hidup di tengah kegelisahan,
*padahal aku memiliki segalanya⁉*

Tapi aku *sungguh heran* melihat tukang kebun itu.

*Tak pernah tampak* kesedihan di wajahnya.

Kadang2 ia tertidur di bawah rindangnya pohon,
*seperti tak ada beban* dalam hidupnya,
*padahal& ia *tidak memiliki apa-apa !*

Sang Penasehat tersenyum dan berkata :
*Itu karena* tukang kebun itu *tidak* menyentuh *Jebakan 99.*

*Bila& tukang kebun itu *terkena* jebakan ini,
*maka* hidupnya *akan gelisah* dan ia *tdk akan bisa* tidur.

“ *Apa* yang kau maksud dengan *Jebakan 99 ?* ”

tanya raja.

“ Besok malam perintahkan prajurit untuk mengantarkan hadiah kepadanya.

Sediakan satu kotak uang *dan tulislah* 100 Dinar.
*Namun isi lah* kotak itu *dengan 99 dinar saja.* ”

Raja pun menuruti saran dari penasihatnya.

Ketika hari mulai gelap,
prajurit mengetuk pintu rumah tukang kebun ini dengan membawa hadiah.

Si tukang kebun membuka pintu rumahnya dan terkejut melihat prajurit membawa kotak hadiah.

“ Ini hadiah dari raja untukmu. ”

kata si prajurit.

“ Ya ~ sampaikan terima kasihku kepada raja. ”

jawab tk kebun sambil kegirangan melihat kotak *dengan tulisan* 100 dinar.

Belum pernah ia memiliki uang sebanyak itu.

Ia segera membawa masuk kotak itu dan menghitungnya bersama keluarga.

Namun *anehnya,*
jumlah uang didalam kotak itu *hanya 99 dinar.*

Dia pun *menghitung ulang lagi,*
*tapi tetap* jumlahnya 99.

Dia yakin,
*pasti ada uang yang jatuh.*

Dia mencari-cari di sekitar pintu,
tapi tak menemukan apa-apa.

*Akhirnya* dia *mencoba untuk menelusuri* sepanjang jalan *menuju* istana.

Semalaman ia mencari,
*tapi tetap tidak menemukan apa-apa.*

Matahari mulai terbit,
raja beserta penasihatnya menanti tukang kebun ini.

Tak berapa lama dia datang *dengan wajah yg masam dan merengut.*

Raja pun kaget dan bertanya pd penasihat nya :
Apa yang terjadi ?

Tak biasanya ia datang dengan wajah seperti ini !

Penasihat raja menjawab :
Duhai raja,
*begitulah kehidupan.* ✅

Kita *memiliki banyak* hal,
‼namun *kita mencari yg tdk kita miliki.*

Orang ini *mendapatkan* 99 dinar *secara cuma2,*
namun *ia sibuk mencari 1 dinar yang hilang ⁉*

👉 *Munculnya* kegelisahan hati.

*Karena kita mencari* sesuatu *yang tidak kita miliki,*
🙈 sementara kt *tidak pernah sungguh2* mensyukuri *banyaknya* anugerah *yg kita punya.* 😭

Renungan *bagi kita bila kadang bisa* merasa *kurang*  bersyukur.

Di sisi yg manakah kita ???

Jumat, 13 Juli 2018

Fakta tentang NYAMUK

N.Y.A.M.U.K

Berat nyamuk hanya 0,001 gram.
Seekor nyamuk diletakkan di bawah mikroskop, diperbesar 400 kali.

Faktanya :👇
Di kepalanya terdapat 100 mata,
Di mulutnya ada 48 gigi,
Di dadanya ada 3 buah jantung,
(di tiap jantung ada 2 atrium, 2 bilik jantung, 2 katup jantung)

Nyamuk memiliki alat pendeteksi panas dan nyamuk melihat segala sesuatu dengan pendeteksi panasnya.

Memiliki alat pencair darah karena darah manusia itu kasar bagi nyamuk agar bisa mengalir di belalai nyamuk, dia (nyamuk) mengambil contoh darah dulu baru mulai menggigit.

Nyamuk memiliki alat pembius sehingga orang yang di ambil darahnya tidak merasa sakit saat proses pengambilan darah, beberapa detik kemudian barulah efek bius itu hilang.

Belalai nyamuk memiliki 6 buah pisau.
4 buah pisau untuk membuat luka berbentuk segi empat, sedang 2 pisau membentuk lubang sesuai tabung penghisap darah.

Di kaki nyamuk terdapat cakar dan terdapat alat seperti alat bekam sehingga dapat menempel di tempat yang licin.

Masya Allah...
Benar benar Allah tidak pernah mendzolimi mahluknya, dibalik senjata nyamuk untuk menghisap darah, Allah memberi obat bius untuk menjaga supaya manusia tidak merasa sakit karena Allah maha tahu manusia sulit sekali menghindar dari gigitan nyamuk. Berbeda dengan hewan lainnya di mana manusia masih bisa menghindar dari gigitan kalajengking, dll.

Masya Allah...
Semoga nyamuk yang kecil ini bisa menambah keimanan kita kepada Allah, Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin..

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
❝Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan...❞
[QS. Al-Baqarah : 26]

Wallahu'alam...

Rabu, 18 April 2018

rezeki ga lari dikejar

🍃💰 *REZEKI…*

✏Oleh:
_Al-Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc,  حفظه الله تعالى_

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi….

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar…

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.

Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya…
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam…

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala…

Adapun *8 JENIS REZEKI DARI ALLAH TA’ALA:*

🍃 *1. Rezeki Yang Telah Dijamin.*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”
(Surah Hud : 6).

🍃 *2.  Rezeki Karena Usaha.*

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى

“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
(Surah An-Najm : 39).

🍃 *3. Rezeki Karena Bersyukur.*

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(Surah Ibrahim : 7).

🍃 *4. Rezeki Tak Terduga.*

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(Surah At-Thalaq : 2-3).

🍃 *5. Rezeki Karena Istighfar.*

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

🍃 *6. Rezeki Karena Menikah.*

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ

“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
(Surah An-Nur : 32).

🍃 *7. Rezeki Karena Anak.*

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Al-Israa’ : 31).

🍃 *8. Rezeki Karena Sedekah*

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Qur'an Surah Al-Baqarah : 245).

〰🍃💰🍃〰

kita dan waktu

ARTIKEL INI BAGUS SEKALI !!!

🏁..... *ISI KOPER*......🏁

Seorang manusia meninggal dunia...

Ketika ia menyadarinya, ia melihat Tuhan mendekati dirinya dengan sambil memegang sebuah koper di tangan-Nya.
Berikut dialog antara TUHAN & arwah manusia tersebut :

Tuhan :  "Mari kita pergi."

Arwah... :  "Begitu cepat?
Tapi saya masih memiliki banyak rencana."

Tuhan... :  "Maaf, waktumu sudah habis, saatnya untuk pergi."

Arwah... :  "Apakah isi koper yg dipegang itu?"

Tuhan... : "Benda kamu."

Arwah... :  "Benda saya?
Maksudnya barang2 saya ?
Seperti baju saya, uang saya, perhiasan saya ?"

Tuhan.... :  "Bukan, barang itu tak pernah menjadi milikmu. Itu milik Dunia."

Arwah.... :. "Apakah itu ingatan & kenangan saya ?"

Tuhan... : "Bukan, itu milik Waktu."

Arwah... : "Apakah itu bakat & kesuksesan saya?"

Tuhan..... :  "Bukan juga, itu milik Anugerah."

Arwah...  : "Apakah itu istri & anak2 saya?"

Tuhan..... :  "Tidak juga, itu milik hatimu."

Arwah...  : "Kalau begitu, itu pasti tubuh saya."

Tuhan... :. "Tidak, bukan...
Tubuhmu milik Debu Tanah."

Arwah...  : "Jika demikian isinya tentu jiwa saya."

Tuhan...  : "Kamu salah besar , sebab jiwamu itu milik-KU."

Tuhan lalu menyerahkan *koper* tersebut ke sang Arwah....
Dengan kebingungan & dengan ketakutan sang Arwah membuka koper tersebut
Dan ternyata isinya *KOSONG*...!!!

Dengan hati kecewa & airmata berlinang sang Arwah bertanya pada Tuhan,
"Maksud Tuhan, saya tak pernah memiliki apapun.....???!"

Tuhan menjawab : "Iya, benar. Sesungguhnya kamu itu tak pernah memiliki apapun..."

Arwah...  : "Lalu....., apa yg menjadi milikku, Tuhan...???!"

Tuhan...  : *”WAKTU-mu...!*
Saat-saat di waktu kamu HIDUP..... itulah milikmu...!!!"

*Hidup adalah WAKTU*,
Hargai waktu yg ada tersisa,
Jalani hidup dengan penuh rasa syukur & kebahagiaan.

Selalulah berbuat baik, selalulah menolong, jangan pernah menyakiti orang, jangan merugikan orang, hindari membicarakan kejelekan orang lain, jangan pernah bersikap Paling Benar!
Berhentilah bersungut-sungut dan mengomel.
Nikmatilah waktu setiap saat, yg dilalui bersama orang tua, pasangan dan anak-anak dan sahabatmu, bahagiakan mereka selagi kamu masih punya waktu.

Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan & kejelekan orang lain.

*"🌿 Tetaplah menjadi baik sampai akhir..."🌿🌿

Semoga semua makluk hidup didunia berbahagia..tetep semangat pasti bisa👍🏻👍🏻👍🏻🌹🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤

Senin, 03 Juli 2017

Sedekah itu obat

*🌷 "SAYA HARUS MEMBUANG AIR SUSU SAYA BU..."*🌹

_~ Kisah ini didapatkan dari Riyadh Saudi Arabia._
_~ Di sebuah desa Huraimla, ada seorang wanita yang sudah dinyatakan oleh Dokter terkena kanker darah, kondisi fisiknya sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa._
_~ Untuk merawat dirinya dan memenuhi semua keperluannya, dia mendatangkan pembantu dari Indonesia._
_~ Pembantu ini adalah seorang wanita yang ta'at beragama._

_~ Satu minggu setelah bekerja, Majikan merasa pekerjaannya dianggap bagus._
_~ Majikan wanita selalu memperhatikan apa yang dia kerjakan._
_~ Suatu waktu si Majikan memperhatikan kelakukan aneh si pembantu._
_~ Pembantunya ini sering sekali ke kamar mandi dan berdiam cukup lama._

_~ Dengan tutur kata yang lemah lembut si Majikan bertanya. "Apa yang sebenarnya engkau lakukan di kamar mandi?"_
_~ Pembantu itu tidak menjawab, tetapi justru menangis tersedu-sedu._
_~ Si majikan menjadi iba dan kemudian menghiburnya sambil menanyakan apa yang sebenarnya terjadi._

_~ Akhirnya Pembantunya itupun bercerita bahwa dirinya baru 20 hari melahirkan anaknya._
_~ Karena desakan ekonomi itulah dia terpaksa berangkat bekerja sebagai TKW di Arab Saudi._

_~ "Saya harus membuang air susu saya Bu, kalau tidak dibuang dada saya terasa sesak dan penuh karena tidak disusu oleh anak saya."_

_~ Air susu yang menumpuk dan tidak tersalurkan itulah yang membuatnya sakit sehingga harus diperas dan dibuang di kamar mandi._

_~ "Subhaanallah, Anda berjuang untuk anak dan keluarga Anda," kata majikan._
_~ Ternyata Majikannya tidak seburuk seperti yang diceritakan di koran-koran atau televisi._
_~ Seketika itu juga si majikan memberikan gajinya secara penuh selama 2 tahun sesuai dengan akad kontraknya dan memberikannya tiket pulang._

_~ "Kamu pulanglah dulu, uang sudah saya berikan penuh untuk 2 tahun kontrakmu, kamu susui anakmu secara penuh selama 2 tahun dan jika kamu igin kembali bekerja kamu mengubungi telepon ini sekaligus saya akan mengirim uang untuk tiket keberangkatanmu."_

_~ "Subhaanallah, apa Ibu tidak apa-apa saya tinggal?"_
_~ Si majikan waktu itu hanya menggelengkan kepala bahwa apa yang kamu tinggal lebih berharga dari pada mengurus saya._

_~ Setelah pembantu itu pulang, majikan mengalami perubahan luar bisa._
_~ Pikirannya menjadi terfokus pada kesembuhan dan hatinya menjadi sangat senang karena dapat membantu orang yang sedang kesulitan._

_~ Hari-harinya tidak lagi memikirkan sakitnya lagi, yang ada hanyalah rasa bahagia._
_~ Sebulan kemudian dia baru kembali lagi ke rumah sakit untuk kontrol._
_~ Dokter yang menanganinya segera melakukan pemeriksaaan mendetail. Tapi apa yang terjadi?_

_~ Dokter yang menangani awal tidak melihat ada penyakit seperti diagnosa sebelumnya._
_~ Dia tidak melihat ada penyakit kanker darah yang diderita pasiennnya._
_~ Dokter itu terkagum-kagum, bagaimana mungkin bisa sedahsyat dan secepat itu penyakitnya bisa sembuh, apalagi kanker darah._
_~ Apa telah terjadi salah diagnosa?_

_~ Akhirnya Dokter itupun bertanya, apa sebenanrnya yang telah dilakukan oleh pasien._

_~ Wanita itupun menjawab, "Saya tidak melakukan apa-apa dengan sakit saya,_
_~ mungkin sedekah yang telah saya lakukan ke pembantu saya telah membantuku sembuh,_
_~ nyatanya setelah saya menolong hati saya menjadi lebih bergairah untuk sembuh dan hidup,_
_~ saya mempunyai pembantu yang sedang menyusui anaknya tapi susu itu tidak dapat disalurkan dan harus dibuang di kamar mandi."_

_~ Saya menangis apabila mengingat akan keadaannya, akhirnya pembantu itu saya suruh pulang agar bisa menyalurkan air sususnya dan dia sehat dan anaknya juga bisa sehat._
_~ Mungkin dengan itu akhirnya sakit saya sembuh Dokter._

_~ Dokter itupun akhirnya tersadar, bahwa diagnosa dan sakit apapun bisa sembuh karena Allah SWT memang menghendakinya,_
*_~ 'Obatilah orang yang sakit dengan sedekah.'_*

_~ Semoga bermanfa'at dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ..._
_~ Silahkan saudara-saudariku yang baik, yang mau share atau copas, dengan senang hati. Semoga bermanfa'at._
_~ Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada :_
_• yang membaca,_
_• yang menulis,_
_• yang mengajarkan_
_• dan yang mengamalkan…_ _~ Aamiin, Aamiin, Aamiin, ya Allah ya Rabbal’aalamiin_[truncated by WhatsApp]

Rabu, 15 Maret 2017

Semut, Katak dan Cacing buta

Kisah Nabi Sulaiman...

PADA suatu ketika Nabi Sulaiman a.s. duduk di pinggir danau, kemudian tampaklah seekor semut membawa sebutir gandum menuju ke tepi danau.

Di tepi danau, muncul lah seekor katak dari dalam air, katak itu membuka mulutnya, lalu semut itu bersama sebutir gandum yang dibawanya masuk ke dalam mulut katak, kemudian katak itu pun menyelam ke dalam danau dalam waktu yang cukup lama.

Selang beberapa waktu, katak tersebut keluar dari dalam air dan membuka mulutnya, sehingga tampaklah semut tadi yang sudah tidak membawa sebutir gandum lagi bersamanya.

Nabi Sulaiman a.s. memanggil semut itu dan menanyakan kepadanya tentang apa yang dilakukan barusan, ”Wahai semut, apa yang kamu lakukan selama berada di mulut katak?”

”Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga, dan di dalam cekungan batu itu terdapat seekor cacing yang buta,” jawab semut.

“Cacing tersebut tidak kuasa keluar dari cekungan batu itu untuk mencari penghidupannya. Dan sesungguhnya Allah telah mempercayakan kepadaku urusan rezekinya,” lanjut semut.

”Oleh karena itu, aku membawakan rezekinya, dan Allah swt. telah menguasakan kepadaku sehingga katak ini membawaku kepadanya. Maka air ini tidaklah membahayakan bagiku. Sesampai di batu itu, katak ini meletakkan mulutnya di rongga batu itu, lalu aku pun dapat masuk ke dalamnya,”

“Kemudian setelah aku menyampaikan rezeki kepada cacing itu, aku keluar dari rongga batu kembali ke mulut katak ini. Lalu katak ini mengembalikan aku di tepi danau.”

Nabi Sulaiman a.s. kemudian bertanya, ”Apakah kamu mendengar suara tasbih cacing itu?”

”Ya, cacing itu mengucapkan: Yâ man lâ yansani fî jaufi hâdzihi bi rizqika, lâ tansâ ‘ibâdakal mu’minîna bi rahmatik (Wahai Dzat Yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini dengan rezeki-Mu, janganlah Engkau melupakan hamba-hamba-Mu yang beriman dengan rahmat-Mu).”

Dari kisah di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa selama kita masih hidup di dunia , Allah sudah menyiapkan rezeki untuk anak Adam. Bahkan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya.

Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). Wallahu a’lam bish-shawab. []

Selasa, 31 Januari 2017

PURA-PURA BUTA 😎

Bagus untuk dibaca

Seorang pria menikahi seorang gadis cantik. Dia sangat mencintainya. Suatu hari sang istri mengalami penyakit kulit. Perlahan-lahan dia mulai kehilangan kecantikannya. Kebetulan suatu hari suaminya pergi untuk tur. Ketika kembali ia mengalami kecelakaan dan kehilangan penglihatannya. Namun kehidupan pernikahan mereka terus berjalan seperti biasa. Tapi seiring hari berlalu, sang istri kehilangan kecantikannya secara bertahap. Suami buta tidak menganggapnya dan tidak ada perbedaan dalam kehidupan pernikahan mereka. Dia terus mencintainya, demikian juga sang istri juga sangat mencintainya.
Suatu hari sang istri meninggal. Kematiannya membawa kesedihan yang mendalam bagi sang suami.
Dia menyelesaikan acara penguburan dan ingin meninggalkan kota itu.
Seorang pria dari belakang menyapa dan mengatakan, sekarang bagaimana Anda akan menjalani semuanya sendirian? Selama ini istri Anda biasanya membantu Anda.
Dia menjawab, saya tidak buta. Saya berpura-pura, karena jika dia tahu aku bisa melihat keburukan dirinya, itu akan menyakitkan dirinya lebih dari penyakitnya. Jadi saya pura-pura buta. Dia adalah seorang istri yang baik. Aku hanya ingin membuatnya bahagia.

Pesan Moral:
*Terkadang bagus bagi kita menutup mata dan mengabaikan kekurangan orang lain agar supaya menjadi bahagia.*

*Tidak peduli berapa kali gigi menggigit lidah, mereka masih tinggal bersama dalam satu mulut. Itulah semangat PENGAMPUNAN.*

*Meskipun kedua mata tidak melihat satu sama lain, mereka melihat hal-hal bersama-sama, berkedip secara bersamaan dan menangis bersama-sama. Itu KESATUAN.*

Semoga Tuhan memberikan kita semua semangat pengampunan dan kebersamaan.

1) Sendirian, saya bisa 'berkata' tetapi *bersama-sama kita bisa 'berbincang'.*
2) Sendirian, saya bisa 'menikmati' tetapi *bersama-sama kita bisa 'merayakan'.*
3) Sendirian, saya bisa 'tersenyum' tetapi *bersama-sama kita bisa 'bersenda gurau'.*

Itulah keindahan hubungan manusia. Kita bukanlah apa-apa tanpa satu sama lain. TETAPLAH TERHUBUNG.

KUTIPAN HARI INI
*Silet cukur itu tajam tetapi tidak dapat memotong pohon; kapak itu kuat tapi tidak bisa memotong rambut.*

Pesan Moral:
*Semua orang penting menurut tujuan uniknya masing-masing. Jangan pernah memandang ke bawah (rendah) kepada siapa pun kecuali Anda mengagumi sepatu mereka.*                                                                                

#salambubur😍😋😋