Jumat, 31 Juli 2020
ikhlas dalam menuntun bukan menuntut
Sabtu, 20 Juni 2020
uang dan akhlak
Rabu, 30 Januari 2019
Tentang kekayaan
SIAPA KAYA
SIAPA MISKIN
Suatu ketika seorang ayah dari keluarga kaya raya, bermaksud memberi pelajaran, bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya. Mereka menginap beberapa hari di rumah keluarga petani yang miskin, di sebuah dusun di tepi hutan… Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya…
Ayah : “Bagaimana perjalanan kita…?”
Anak : “Oh sangat menarik ayah…”
Ayah : “Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup…?”
Anak : “Ya ayah….”
Ayah : “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini..?”
Anak : “Yang saya pelajari…., kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu.
Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas.
Kita punya lampu untuk menerangi taman kita, mereka punya bintang yang bersinar di malam hari.
Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup, mereka hidup bersama alam.
Kita punya pembantu untuk melayani kita, tapi mereka hidup untuk melayani orang lain.
Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita, mereka punya banyak teman yang saling melindungi…”
Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya… Lalu sang anak melanjutkan…: “Terima kasih ayah, karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita…”
Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan…? Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki..
Yaa ALLAH
Robbana Taqobbal Minna.
Ya terimalah dari kami (amalan kami)
Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin.
Muhasabah Akhir Tahun
Sumber
PPPA DAARUL QURAN
Selasa, 08 Januari 2019
Berserah pada irodah Allah
يَا عَبْدِي أَنْتَ تُرِيدُ وَأَنَا أُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ ، فَإِنْ سَلَّمْت لِي مَا أُرِيدُ أَعْطَيْتُك مَا تُرِيدُ ، وَإِنْ لَمْ تُسَلِّمْ لِي مَا أُرِيدُ أَتْعَبْتُك فِيمَا تُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ }
Wahai Hamba-Ku. Kamu ingin. Aku pun ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin. Jika kamu berserah diri pada-Ku terhadap apa yang Aku ingin, Aku memberimu apa yang kamu ingin. Dan jika kamu tidak berserah diri kepada apa yang Aku ingin, Aku akan membuatmu lelah terhadap apa yang kamu ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin.(Firman Allah dalam hadits Qudsi)
Kamis, 27 September 2018
SEMAR MESEM
Gareng : "Romo pernah *Dicaci-maki Seseorang?*"
Semar : "Pernah....!"
Petruk : "Pernahkah *Dimusuhi Seseorang,* Mo..?"
Semar : "Pernah....!"
Bagong : "Apa pernah *Dibenci Seseorang,* Mo?"
Semar : "Pernah....!"
Gareng : "Sampeyan juga pernah *Dihujat Seseorang,* Mo..?"
Semar : "Pernah....!"
*Petruk : "Apakah semua itu dilakukan Secara Terang²an, Mo..?"*
*Semar : "Ada yang dilakukan Secara Terang²an, Ada juga yang hanya dilakukan Secara Diam² dari belakang..."*
*Bagong : "Lantas Apa yang Romo perbuat terhadap Orang² itu..?"*
Semar : "Thole, nggรจr Anak²ku cah bagus, podo dirungokno yo..!
*Aku Tidak Balik Mencaci-maki dia, Aku pun Tidak Merasa harus Memusuhinya, Tidak Pula akan Membencinya dan aku juga Tidak Berpikir akan Membalas Hujatannya..."*
Gareng (penasaran) : "Kenapa bisa demikian, Mo..?"
*Semar (sambil membetulkan duduknya) : "Itu karena Pikiran serta Hatiku Tidak Terfokus pada...*
*Siapa yang Mencaci-maki,*
*Siapa yang Memusuhi,*
*Siapa yang Membenci dan*
*Siapa yang Menghujat.*
*Pikiran dan Hati ku hanya Terfokus pada...,*
*Siapa yang Menggerakkan Lidah mereka Sehingga Mencaci-maki aku,*
*Siapa yang Menggerakkan Jiwa nya Sehingga Memusuhi aku,*
*Siapa yang Menggerakkan Hati nya Sehingga Membenci aku dan*
*Siapa yang Menggerakkan Pikiran nya Sehingga membuat Mulut nya Menghujat aku..."*
*Petruk : "Dia itu Siapa, Mo..?"*
*Semar : "DIA-lah GUSTI ALLAH YANG MAHA PENCIPTA.*
*DIA-lah SEBAGAI MAHA YANG BERKUASA Atas Segala Sesuatu Yang Sudah, Yang Belum, Yang Sedang dan Yang Akan Terjadi.*
*Ya Hanya DIA-lah Satu²nya yang memberi Kemampuan dan Kekuatan pada Orang² itu Sehingga*...
*Lidahnya bisa Mencaci-maki,*
*Jiwanya bisa Memusuhi,*
*Pikirannya bisa Membenci dan...*
*Bibirnya bisa Menghujat Diri ini.*
*Tanpa-NYA Tentu Mustahil bisa Terjadi.*
*Sehingga aku Beranggapan, Sebenarnya Cacian, Kebencian, Permusuhan dan Hujatan itu Sengaja Dihadirkan GUSTI ALLAH Agar...*
*Jiwaku Menjadi KUAT Melewati RINTANGAN Dan...*
*Hati ku Menjadi HEBAT Tatkala Menghadapi UJIAN.*
*_Jadi, adalah SALAH BESAR jika aku Menyalahkan Orang² itu Apalagi Membalasnya._* *_Oh... Bagiku itu tidak perlu, bahkan aku Berkeyakinan bahwa Segala Sesuatu yang Terjadi pada Kehidupan ini Tidak Mungkin Terjadi Secara Tiba², Semua Sudah Diatur Sedemikian Rupa olehNYA,_*
*_Maka Apapun Kenyataan yang aku Terima kemarin, Hari ini atau Suatu Hari nanti, Tidak ada Kata Sia², bahkan Dibalik Semua itu, pasti ada Hikmah Terbaik yang bisa merubah Kehidupanku agar menjadi Lebih Baik dari Sebelumnya._*
*_Karena aku tahu, Sesungguhnya GUSTI ALLAH itu MAHA BAIK._*
*Anak²ku, Kowe kabeh...,*
*Jangan Terpengaruh kalau Dihina.*
*Jangan Hati Melambung kalau Dipuji.*
*Tidak Penting Dianggap Baik,*
*Yang Penting Terus Belajarlah Menjadi Orang Yang Baik dan Bertanggung Jawab.*
๐๐ป
*Itulah Sekilas Tentang Ilmu "Semar Mesem" Yang semoga kita bisa mempraktekkannya walaupun Sulit....*
*Monggo bebarengan podo lilonan, umur kito sakbendino soyo sudo...., kudune soyo sabar, soyo arif lan bijaksana tutur pekertine...๐๐*
Rabu, 15 Agustus 2018
Nafkah untuk Orang Tua
*Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!*
*Sebagai anak, sudah menjadi kewajaran, ada rasa ingin membantu orang tua dg menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan ?*
*Tetapi, kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yang terus naik harganya, biaya anak sekolah yang semakin mahal, listrik & BBM yang terus naik, juga aneka kebutuhan yang tidak terduga yang terus datang bertubi - tubi.*
*Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan, anak minta ganti HP, rumah bocor, iuran anak di sekolah, kondangan, sumbangan lingkungan,dll.*
*Praktis, akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir, ya bulan depanlah untuk orang tua.*
*Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.*
*Anda pernah mengalaminya ? Atau selalu mengalami ??*
*Anda berpikir, nanti kalau sudah longgar, saya akan bantu orang tua.*
*Tahukah anda, hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.*
*Pernahkan anda berpikir, apakah orang tua waktu merawat anda, lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?*
*Tidak masalah orang tua tahan lapar, asal bisa lihat anak kenyang.*
*Orang tua, sendirian bisa merawat anaknya yg banyak.*
*Tetapi, anak yg banyak, tak sanggup sekedar merawat 1 orang tua !*
*Maka, mindset anda harus dirubah !*
*1. Jangan sisakan dari penghasilan, tapi *ALOKASIKAN.*
*Kalau tujuannya menyisakan, maka yang terjadi anda tidak akan ada sisa.*
*Tega sekali anda, ???*
*Memberi pada orang tua hanya sisanya !*
*Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa ?*
*Tidak ....* ๐ ๐
*Anda diutamakan ! Begitu terima penghasilan, langsung pertama ambil alokasi dana, transfer buat orang tua.*
*2. Jangan menunda karena masih kekurangan ! Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.*
*Maka, kalau mau rizqi berlimpah, dahulukan orang tua.*
*3. Apa yang kau perbuat pada orang tuamu, itulah yang akan diperbuat anakmu kelak.* !!!!!
*Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya, maka lihat saja, nanti anakmu juga akan mengabaikanmu dihari senjamu.*
*Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.*
*4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu ... Sampai kamu sendiri juga menjadi tua ... ??*
*Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu ... !!*
*Atau ... mungkin kamu menunggu mereka wafat dahulu ... ?? Baru kemudian kamu menangis dan pura - pura menyesal ... ???* ๐ฉ๐ฉ
*Jangan sia - siakan waktu yang ada ... , karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu*
*Ingatlah ... semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia org tuamu ... Dan semakin mendekati "AJAL MENJEMPUT"*๐
Minggu, 01 Juli 2018
kita dalam pandangan orang lain?
Salah satu tulisan yang sangat mengesankan dan tak bosan untuk saya baca....ditulis oleh Syekh Thanthawi (Grand Syeikh Al Azhar Asy Syarif):
َُُّูููุง ุงَุดْุฎَุงุตٌ ุนَุงุฏٌِّู ِูู َูุธْุฑِ ู َْู ูุงَ َูุนْุฑَُِููุง
*Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yg tidak mengenal kita.*
ََُُّููููุง ุงَุดْุฎَุงุตٌ ุฑَุงุฆِุนَُْูู ِูู َูุธْุฑِ ู َْู ََْูููู َُูุง
*Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.*
، ََُُّููููุง ุงَุดْุฎَุงุตٌ ู ُู َِّูุฒَُْูู ِูู َูุธْุฑِ ู َْู ُูุญِุจَُّูุง
*Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.*
ََُُّููููุง ุงَุดْุฎَุงุตٌ ู َุบْุฑُْูุฑَُْูู ِูู َูุธْุฑِ ู َْู َูุญْุณُุฏَُูุง
*Kita adalah pribadi yg menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian.*
، ََُُّููููุง ุงَุดْุฎَุงุตٌ ุณَِّูุฆَُْูู ِูู َูุธْุฑِ ู َْู َูุญِْูุฏُ ุนَََْูููุง
*Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri.*
، ُِِّููู ุดَุฎْุตٍ َูุธْุฑَุชُُู، َููุงَ ุชَุชْุนَุจْ َْููุณََู ِูุชُุญْุณَِู ุนِْูุฏَ ุงูุขุฎَุฑَِْูู
*Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah lelah agar tampak baik di mata orang lain.*
، ََِْْููููู ุฑِุถَุง ุงُّٰููู ุนََْูู ، ุฑِุถَุง ุงَّููุงุณِ ุบَุงَูุฉٌ ูุงَ ุชُุฏْุฑَู
*Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yang tak kan pernah tergapai.*
، َูุฑِุถَุง ุงُّٰููู ุบَุงَูุฉٌ ูุงَ ุชُุชْุฑَู ، َูุงุชْุฑُْู ู َุง ูุงَ ُูุฏْุฑَْู ، َูุงَุฏْุฑِْู ู َุง ูุงَ ُูุชْุฑَْู
*Sedangkan Ridha Allah, destinasi yang pasti sampai,*
Maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan fokus saja pada ridha Allah.
Kamis, 31 Mei 2018
PHUBBING
Phubbing adalah istilah sibuk main hp dan mengabaikan orang dihadapan kita, itulah yang terjadi, pola anti social. Stop phubbing kalau kita sedang berhadapan atau sedang dalam pertemuan. Ini kata baru dan sedang diadakan campaign anti phubbing.
📱📲📱📲📱📲
*JAUHI PHUBBING*
Enam tahun silam, tepatnya pada bulan Mei 2012 para ahli bahasa, sosiolog, dan budayawan berkumpul di Sidney University. Hasil pertemuan tersebut melahirkan satu kata baru dalam tata bahasa Inggris.
Kata tersebut adalah phubbing. Yaitu sebuah tindakan seseorang yang sibuk sendiri dengan gadget di tangannya, sehingga ia tidak perhatian lagi kepada orang yang berada di dekatnya.
Karena sudah menjadi fenomena yang sangat umum, dunia sampai memerlukan sebuah kata khusus untuk penyebutannya. Kini kata phubbing secara resmi sudah dimasukkan dalam kamus bahasa Inggris di berbagai negara.
Sejauh penelusuran saya, bahasa Indonesia belum memiliki kata serapan dari phubbing ini. Padahal kita sendiri sering berbuat phubbing. Misalnya saat berbicara dengan petugas teller di bank, tangan kita sambil memainkan gadget.
Ketika menemani anak-anak mengerjakan tugas sekolah, setiap satu menit sekali kita melirik layar handphone kalau-kalau ada notifikasi yang masuk.
Pada momen makan berdua di restoran dengan istri, hape diletakkan sedekat mungkin di sisi kita dan mampu menyelak obrolan apapun ketika ada suara pesan dari medsos. Ya Rabb. Kita sudah menjadi phubber sejati.
Padahal Rasulullah sangat memperhatikan adab saat berbicara dengan orang lain. Dalam kitab Syamail Muhammadiyah, disebutkan Baginda Nabi selalu perhatian kepada lawan bicaranya. Bila ia tertawa maka Nabi ikut tertawa. Jika ia takjub terhadap apa yang sedang dibicarakan maka Nabi juga ikut takjub.
ولا يقطع على احد حديثه
"Dan Rasulullah tidak pernah memotong pembicaraan orang lain."
(Hadist Riwayat Tirmidzi)
Bahkan saya pernah duduk di suatu masjid untuk shalat Jumat, dan pemuda di samping saya bermain medsos sepanjang khutbah! Ini namanya bukan lagi phubbing kepada orang lain, tetapi kepada Allah!
Karena sejatinya sejak langkah pertama kita masuk ke baitullah (masjid) maka kita sudah berhadapan kepada Allah. Sungguh mengherankan kalau ada orang niat mau shalat Jumat ke masjid kok bawa hape.
Saudaraku, mari kita benahi diri sendiri. Tidak berarti kita berhenti gunakan hape, tapi setidaknya kurangi phubbing sebisa mungkin. Hargai orang-orang di sekitar kita. Dan lebih penting lagi, kita teladani Rasulullah sebagai panutan kita.
Jangan sampai handphone yang kita beli dengan keringat hasil usaha sendiri ini, justru memisahkan kita dengan orang-orang yang kita sayangi. Bahkan memisahkan kita dengan Rasulullah.
🙏�🙏�🙏
Rabu, 18 April 2018
rezeki ga lari dikejar
🍃💰 *REZEKI…*
✏Oleh:
_Al-Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc, حفظه الله تعالى_
Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.
Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi….
Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar…
Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.
Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.
Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya…
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam…
Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala…
Adapun *8 JENIS REZEKI DARI ALLAH TA’ALA:*
🍃 *1. Rezeki Yang Telah Dijamin.*
وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”
(Surah Hud : 6).
🍃 *2. Rezeki Karena Usaha.*
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
(Surah An-Najm : 39).
🍃 *3. Rezeki Karena Bersyukur.*
لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(Surah Ibrahim : 7).
🍃 *4. Rezeki Tak Terduga.*
وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(Surah At-Thalaq : 2-3).
🍃 *5. Rezeki Karena Istighfar.*
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).
🍃 *6. Rezeki Karena Menikah.*
وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
(Surah An-Nur : 32).
🍃 *7. Rezeki Karena Anak.*
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Al-Israa’ : 31).
🍃 *8. Rezeki Karena Sedekah*
مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Qur'an Surah Al-Baqarah : 245).
〰🍃💰🍃〰
Senin, 13 November 2017
Al-Quran dan Umur
*"Satu-satunya manusia yang tidak tua* adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".
*"Manusia yang paling jernih akalnya* adalah para pembaca Al-qur'an".
*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an, maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".
*Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.*
"Perbanyaklah membaca *Al-qur'an* jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".
*Berkata Ibnu Solah :*
"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca *Al-qur'an*, maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".
*Berkata Abu Zanad :*
"Di tengah malam, aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca *Al-qur'an".*
*Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:*
"Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".
"Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan".
*Berkata sebagian ahli tafsir :*
"Manakala kita menyibukkan diri dengan *Al-qur'an* maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".
"Kami memohon kepada *Allah* agar mberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca *Al-qur'an* dan mengamalkan kandungannya".
Bila anda Cinta pada *Alqur'an* maka sebarkanlah. Demi *Allah,* sekian banyak orang yang membaca *Alqur'an* maka pahala akan mengalir pd anda.
*Umur kita terlalu singkat*
... hingga *ALLAH* kurniakan *lailatul qadar* untuk menambah umur amal.
*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* pinta *bersilaturahmi* untuk memanjangkannya.
*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* kurniakan *Puasa Enam hari* di bln Syawal spt berpuasa setahun.
*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* kurniakan *baca Surah Al-Ikhlas* spt membaca sepertiga *Al-Quran*.
*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat di Masjidil Haram* spt sholat 100 ribu lebih di masjid lain.
*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat berjemaah* nilainya 27x lebih drpd sholat sendirian.
*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat sunat di rumah* nilainya 25x lebih dpd sholat dilihat mata orang
*Hidup ini terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *satu huruf bacaan Al-Quran* dgn 10 pahala/kebaikan.
*Hidup ini terlalu singkat*
...ALLAH kurniakan siapa yg *beramal jariyah, berbagi ilmu yg bermanafaat, dan menjadikan anak2nya yg soleh,* pahalanya akan terus mengalir ke alam kuburnya.
Wahai diri..., *usia umat Nabi Muhammad Saw. rata2 hanya 63 - 65* tahun. Kalau saat ini usia kita *Sdh 45 th,* paling lama *20 th* lagi Malaikat Al Maut akan menjemput kita..
*HIDUP INI TERLALU SINGKAT... JANGANLAH DISIA-SIAKAN KESEMPATAN YG DIBERIKAN ALLAH SWT. ...*
Baarokalloh......
Semoga bermanfaat.
Rabu, 25 Januari 2017
Mengundang Rezeki
- Ada orang ngundang rejeki dg cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa, rutin dia lakukan.. Langitpun tersentuh! Allah Ridho.. Lherrrr!!
- Ada org yg ngundang rejeki dg cara mencium kaki ibunya, lalu minta didoakan.... Langitpun bergetar! Allah Ridho... Wussss!!!!
- Ada yg ngundang rejeki, tiap minggu dia datangi anak2 Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu utk mereka, spt yg diajarkan Kanjeng Nabi
- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja... Malaikat tahluk, Allah Ridho... Blaaarrr!!
- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yg tidur di Jalanan.. Doanya tembusss langit!
- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap pagi dia menatap langit langsung, mengangkat tangan, dan Nembung lgsg pada Tuhannya.. "Cukupkan Aku.."
- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan.. Malaikat haru, Allah Ridho... Byuuurrr!!!
- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan.. Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA.. Langit membuktikan!
- Ada yg ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka... Langit merekamnya
- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain.. Tiap tetes keringatnya penuh pahala
- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ktk orang lain sdh sibuk dia memilih ngadep langsung ke Penciptanya..
Ketika tukang becak-pun bersedekah, maluuuu kita kalo justru kikir dan pongah...
Rejekimu bukan dari Bossmu atau pelangganmu.... Tp dr Allah.. Undang rejeki dtg dg cara2 yg Allah Ridhoi... Tenaaang, DIA MAHA KAYA kok..
"Memberi itu tenangkan hati..." -» kalo hatimu gak tenang, jangan2 karena berbagipun engkau enggan..
Orang yg yakin ALLAH MAHA KAYA, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!
Mau jalan manakah yg kamu pilih untuk mengundang rezeki? Lakukanlah tanpa ada ragu :)
Semoga manfaat ๐