Rabu, 20 Juli 2016

Bos MERCEDES BENZ dan TUKANG LEDENG

Motivasi pagi:


Suatu ketika, pimpinan *Mercedes Benz*, sebut saja Mr Benz menelpon seorg tukang ledeng yg direkomendasikan temannya utk memperbaiki kran air yg bocor di rumahnya.


Temannya bilang, bhw tukang ledeng yg satu ini bisa diandalkan.


Ketika dihubungi ternyata sang tukang ledeng sdg banyak pekerjaan & baru bisa datang 2 hari lagi. Akhirnya Mr Benz setuju utk menunggu 2 hari.


Keesokan harinya, sang tukang ledeng menghubungi Bos Mercy lagi, sekedar menyampaikan terima kasih krn bersedia menunggu 1 hari lagi (krn besok baru akan datang).


Sang Bos pun terkesan atas pelayanan & cara berbicara sang tukang ledeng tsb.


Pada hari yg disepakati, sang tukang ledeng datang ke rumah tsb utk memperbaiki kran yg bocor.


Setelah di utak atik sana-sini, kran pun selesai diperbaiki & sang tukang ledeng pun pulang stlh menerima pembayaran atas jasanya.


Sekitar 2 minggu stlh itu, sang tukang ledeng menghubungi Mr Benz lagi unt sekedar menanyakan apakah kran yg diperbaiki sdh benar2 beres atau masih ada masalah?


Mr Benz berpikir orang ini luar biasa, walaupun cuma tukang ledeng tetapi begitu memperhatikan kepuasan pelanggan.


Bbrp bln kemudian Mr. Benz merekrut sang tukang ledeng utk bekerja di perusahaannya, tentu sang tukang ledeng kaget, apalagi sebelumnya ia tdk tahu orang yg dibantunya itu adalah pimpinan sebuah perusahaan otomotif terbesar di dunia.


Pertanyaanya, kira2 pekerjaan apa untuknya sekarang? Apakah tukang tsb akan diangkat menjadi pengawas saluran air perledengan di pabrik Mercedez ? Apakah keahlian di bidang pipa yg membuatnya direkrut?


*TIDAK!*


Bukan keahliannya sbg tukang pipa yg membuatnya mendpt posisi baru, tapi dedikasinya yg ingin selalu membuat pelanggannya puaslah yg membuatnya menjadi pegawai terhormat.


Tukang ledeng ini bernama :  *Christopher L. Jr.*

Ia direkrut utk mengurusi customer Mercedes Benz, dgn tujuan utama agar pemilik mobil Mercedez puas atas pelayanan perusahaan otomotif tsb.


Dgn pekerjaan barunya, sang tukang pipa kini hrs mengembangkan bakatnya di bidang kepuasan pelanggan. Sebuah bidang yg sebelumnya sama sekali tak terpikirkan sbg pekerjaaannya.


Sang tukang pipa tdk menyangka bhw keramahannya melayani pelanggan & keinginannya memuaskan pelanggan, ternyata merupakan keahlian yg sangat berharga & langka.


*Karena keahlian itu bukan hanya menyangkut ilmu, tapi hati manusia.*


Tak terpikir olehnya, sebuah SIKAP yg dianggap sekedar nilai tambah (value) bagi suatu pekerjaaan, ternyata mempunyai *nilai besar*.


Karirnya melesat hingga ia menjabat sebagai *General Manager di Customer-Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz!*

Suatu lompatan yg tinggi bagi seorang tukang pipa ledeng......


Oleh krn itu seriuslah thd setiap pekerjaan ataupun pelayanan. Lakukanlah dg sepenuh hati & dg hati, lakukan dg bermutu & dedikasi yg tinggi.


Maksimalkan potensi2 kecil yg kadang/mungkin diremehkan kebanyakan orang.


Semoga bermanfaat.
Selamat pagiiii.....

Salam....😀😀😀🚬🚬🚬☕☕☕

Tidak ada komentar:

Posting Komentar