Rabu, 10 Agustus 2016

Kayu Manis vs Kencing Manis

KAYU MANIS vs KENCING MANIS
(mungkin ada yang belum baca)

Ini kesaksian seorang teman yang baik. Gratis. Jadi tidak perlu berterimakasih pada Klinik . Begini kesaksiannya:

"Saya keturunan dari orang tua penderita diabetes.

Sudah lama mengkonsumsi "Rebusan/Godokan Kayu Manis"

Awalnya saya minum seperlunya, karena tujuannya untuk kesembuhan batuk saya.

Suatu saat saya baca brosur " Sirup Kayu Manis" di sebuah apotek, salah satu faedahnya untuk menurunkan kadar gula dalam darah dan meningkatkan stamina pria.

Karena saya pernah minum rebusan kayu manis sebelumnya, maka saya minum lagi lebih sering.

Dan hasilnya sangat memuaskan. Tes gula terakhir (tanpa puasa), hasilnya 93 !

Saya pernah sarankan ke kawan saya yang sedang naik (400) dibulan puasa ini, beliau minum saat sahur dan saat buka, dalam tempo 3 hari turun ke 155 !!

Sekarang keluarga dan teman-teman yang keturunan sakit gula sudah mengkonsumsi itu.

Hasilnya mereka merasakan lebih segar dan merasa lebih bertenaga.

Kalau mau coba, ini caranya:

1. Sediakan 3-4 batang kayu manis kering (perbatang sebesar telunjuk).

2. Air putih biasa 1 liter (dapat dijadikan 2,5 gelas)

3. Kayu Manis direbus dengan air biasa sampai mendidih dan mengeluarkan warna merah, kecilkan apinya, rebus lagi agak lama agar lebih merah airnya.

4. Angkat dan tuangkan dalam gelas minum hangat-hangat. Tidak perlu tambahan apa-apa.

5. Rebusan  dapat diulang dan ditambahkan air dengan menambahkan kayu manis 1 batang saja.

Bau awal rebusannya agak kuat tapi wangi, rasanya seperti teh tawar.

Konsumsi 2 x sehari (bangun tidur dan mau tidur) untuk penderita yang agak tinggi.

Bila sudah turun, untuk tetap mempertahankan / stabilisasi, cukup 1 gelas saat mau tidur (malam).

Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang  menderita diabetes."

Mhn dishare, barangkali ada yang sedang memerlukan nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar