Rabu, 30 Januari 2019

Tentang kekayaan

SIAPA KAYA
SIAPA MISKIN

Suatu ketika seorang ayah dari keluarga kaya raya, bermaksud memberi pelajaran, bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya. Mereka menginap beberapa hari di rumah keluarga petani yang miskin, di sebuah dusun di tepi hutan… Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya…

Ayah : “Bagaimana perjalanan kita…?”

Anak : “Oh sangat menarik ayah…”

Ayah : “Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup…?”

Anak : “Ya ayah….”

Ayah : “Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini..?”

Anak : “Yang saya pelajari…., kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu.

Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas.

Kita punya lampu untuk menerangi taman kita, mereka punya bintang yang bersinar di malam hari.

Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup, mereka hidup bersama alam.

Kita punya pembantu untuk melayani kita, tapi mereka hidup untuk melayani orang lain.

Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita, mereka punya banyak teman yang saling melindungi…”

Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya… Lalu sang anak melanjutkan…: “Terima kasih ayah, karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita…”

Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan…? Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki..

Yaa ALLAH
Robbana Taqobbal Minna.
Ya terimalah dari kami (amalan kami)
Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin.

Muhasabah Akhir Tahun

Sumber
PPPA DAARUL QURAN

Selasa, 08 Januari 2019

Berserah pada irodah Allah

يَا عَبْدِي أَنْتَ تُرِيدُ وَأَنَا أُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ ، فَإِنْ سَلَّمْت لِي مَا أُرِيدُ أَعْطَيْتُك مَا تُرِيدُ ، وَإِنْ لَمْ تُسَلِّمْ لِي مَا أُرِيدُ أَتْعَبْتُك فِيمَا تُرِيدُ وَلَا يَكُونُ إلَّا مَا أُرِيدُ }

Wahai Hamba-Ku. Kamu ingin. Aku pun ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin. Jika kamu berserah diri pada-Ku terhadap apa yang Aku ingin, Aku memberimu apa yang kamu ingin. Dan jika kamu tidak berserah diri kepada apa yang Aku ingin, Aku akan membuatmu lelah terhadap apa yang kamu ingin. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi, kecuali apa yang Aku ingin.(Firman Allah dalam hadits Qudsi)

Minggu, 16 Desember 2018

Rangking kelas tak menentukan nasib

*MENDETEKSI POTENSI KECERDASAN ANAK MELALUI RAPOR SEKOLAH*

-Tips bagi orangtua cara membaca Raport sekolah-
✏✏✏✏✏✏✏✏Pertengahan bulan Desember adalah penerimaan raport buat para putra-putri  kita.
Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini, dan ijinkan saya berbagi tips buat bapak ibu semua.

tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, alhamdulillah.

Yg utama semoga  bermanfaat untuk kita semua.

Raport adalah *Progress Report Pembelajaran* laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh  seperangkat materi pelajaran dan *BUKAN hasil akhir*

Oleh karenanya saat menerima raport  lakukan hal2  berikut :

1.  *Tutup raport* terlebih dulu !. Tanyakan kpd ananda Pelajaran apa yg ia sukai dan siapakah guru yg ia sukai.

Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport.

Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yg kemudian mengarahkan kemampuan kognitif nya (IQ) untuk meresponnya untuk memperoleh nilai2 belajar.

2. *Buka raport.* Fokus kepada nilai TERTINGGI yg ada di raport.

Coba cek adakah signifikansi dg pelajaran yg diminati anak dan guru nya yg dia sukai.

Sekali lagi
*FOKUS lah kepada NILAI TERTINGGI* karena disitulah  *KELEBIHAN* ananda. Itulah Anugerah terindah  dari Tuhan Alloh yg diberikan. Terima dan  Syukuri !

Berikan senyuman dan ucapan dg kalimat yg berisi pujian,  apresiasi dan penghargaan dg tulus kpd ananda atas prestasinya.

3. *Perhatikan nilai nilai yg tertinggi dan nilai nilai pelajaran yg rendah.*

Perhatikan pembagian secara sederhana untuk memudahkan memetakan Oka (otak kanan) dan Oki (otak kiri)

kelompok pelajaran *otak kiri* (matematika, IPA/sains, fisika, kimia, biologi, teknik dll) 

*Otak Kanan* ( bahasa, seni,IPS,

Jika Ananda dominannya di Oki maka arahkan nantinya ke jurusan sesuai bidang Otak kiri. Demikian sebaliknya.

Raport Ini juga bermanfaat u deteksi kecerdasan sekaligus  penjurusan !!!

Jangan sekali kali memaksakan   anak yg dominan di pelajaran otak kanan, misalnya,  untuk kuliah / sekolah menengah di jurusan golongan otak kiri semisal  Matematika, IPA ,   kedokteran, teknik dll .

Selain kasihan kepada anak, karena menjadi beban, juga kecerdasan anak memang bukan disitu,akhirnya  hasilnya/prestasiny menjadi kurang  maksimal.

4. *Tanyakan kepada ananda, nilai pelajaran apa yg rendah, mengapa bisa terjadi  dan bagaimana solusinya untuk selanjutnya !*

Ini sekaligus berguna bagi penguatan fondasi jiwa dan mental anak.

Melatih anak agar  ia menerima diri apa adanya. Memaafkan diri dan ikhlas atas kekurangan kita sbg hamba Alloh yg lemah, kurang,  sehingga memotivasi diri untuk memperbaiki.

Kecerdasan spiritual (SQ) dan keimanan yg kokoh dibangun dg melihat diri bahwa manusia memiliki sekian banyak KELEBIHAN sekaligus KELEMAHANNYA...!

Maka latihlah ananda untuk belajar menerima diri  apa adanya.

5. *Jangan sekali kali MEMBANDING BANDINGKAN dg anak lain!* Karena anak anda adalah unik, berbeda dan HANYA SATU DI DUNIA tidak ada duanya.

Alloh sdh memberi Fitroh terbaik !
bakat, minat, kecerdasan, modalitas belajar dan potensi yg khas yg berbeda dg anak lain.

So Jangan dibandingkan !!! Karena putra putri Anda Tidak ada bandinganya.

Tulisan dari sahabat berikut ini  juga layak untuk  diperhatikan :

1. BERHENTILAH anda memamerkan ranking puta-putri anda!

Yang TERPENTING dari Pendidikan itu BUKAN ranking.

Hakekat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak anda:
• mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan
• bisa berpikir logis
• tahu nilai-2 benar & salah
• mampu mengembangkan bakatnya, dan
• punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin & konsisten.

2. BERHENTILAH anda menjadikan ranking putra-putri sebagai kunci dari keberhasilan !
Ketika kita menjadikan ranking sebagai bukti keberhasilan pada anak kita, dampak terbesar adalah pada titik itulah kita berfokus. Kenyataannya TIDAK !!

• Saat anak anda mencintai membaca maka mereka menguasai banyak pengetahuan, tidak peduli apakah mereka punya ranking baik atau buruk.

• Saat anak anda bisa bepikir logis maka mereka akan mampu membangun visi dan impian mereka. Visi dan impian mereka itu tidak bisa dinilai per semester atau per semester untuk diperbandingkan antara anak satu dengan anak lainnya.

• Saat anak anda tahu mana nilai yang benar dan mana yang salah maka mereka akan punya integritas

• Saat mereka mengenal bakat mereka yang sesungguhnya maka mereka akan mampu menghasilkan karya dan dedikasi yang terbaik

• Saat anak anda punya semangat juang maka itulah kunci sejatinya kesuksesan hidup.
Dan ini semua tidak bisa diranking.

Jika anda fokus pada ranking maka anda akan kehilangan nilai-nilai yang hakiki dalam pendidikan.

Kalau anda harus kompromi dengan sistem pendidikan sekolah maka “kompromi” anda adalah, usahakan anak anda SELALU naik kelas dan bergairah menjalani aktivitas sekolahnya.

Terakhir,
Maknai nilai raport anak anda *HANYA* sebagai *SALAH SATU* indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul ...

Semoga dg raportan yg bapak ibu terima, semakin memotivasi untuk tumbuh kembangnya potensi dan kecerdasan serta bakat minat ananda !

Raportan bukan Raport Amal Baik dan Buruk Hari Akhir, bukan!!!

Buku Raport ananda bukan catatan amal baik dan buruk hari akhir nanti, yg  tidak bisa diperbaiki.

Raport bukan hasil akhir, ia  adalah catatan hasil belajar ananda yg masih bisa dievaluasi dan  diperbaiki !

Semoga Alloh menganugerahkan kesolehan dan berkenan  mencerdaskan anak kita semua, yg mana kecerdasannya itu dijaga oleh Nya
Aamiin

*Semoga bermanfaat*😊

#salambubur

Kamis, 27 September 2018

SEMAR MESEM

*" ILMU SEMAR MESEM "*

Gareng : "Romo pernah *Dicaci-maki Seseorang?*"

Semar : "Pernah....!"

Petruk : "Pernahkah *Dimusuhi Seseorang,* Mo..?"

Semar : "Pernah....!"

Bagong : "Apa pernah *Dibenci Seseorang,* Mo?"

Semar : "Pernah....!"

Gareng : "Sampeyan juga pernah *Dihujat Seseorang,* Mo..?"

Semar : "Pernah....!"

*Petruk : "Apakah semua itu dilakukan Secara Terang²an, Mo..?"*

*Semar : "Ada yang dilakukan Secara Terang²an, Ada juga yang hanya dilakukan Secara Diam² dari belakang..."*

*Bagong : "Lantas Apa yang Romo perbuat terhadap Orang² itu..?"*

Semar : "Thole, nggรจr Anak²ku cah bagus, podo dirungokno yo..!
*Aku Tidak Balik Mencaci-maki dia, Aku pun Tidak Merasa harus Memusuhinya, Tidak Pula akan Membencinya dan aku juga Tidak Berpikir akan Membalas Hujatannya..."*

Gareng (penasaran) : "Kenapa bisa demikian, Mo..?"

*Semar (sambil membetulkan duduknya) : "Itu karena Pikiran serta Hatiku Tidak Terfokus pada...*
*Siapa yang Mencaci-maki,*
*Siapa yang Memusuhi,*
*Siapa yang Membenci dan*
*Siapa yang Menghujat.*

*Pikiran dan Hati ku hanya Terfokus pada...,*
*Siapa yang Menggerakkan Lidah mereka Sehingga Mencaci-maki aku,*
*Siapa yang Menggerakkan Jiwa nya Sehingga Memusuhi aku,*
*Siapa yang Menggerakkan Hati nya Sehingga Membenci aku dan*
*Siapa yang Menggerakkan Pikiran nya Sehingga membuat Mulut nya Menghujat aku..."*

*Petruk : "Dia itu Siapa, Mo..?"*

*Semar : "DIA-lah GUSTI ALLAH YANG MAHA PENCIPTA.*
*DIA-lah SEBAGAI MAHA YANG BERKUASA Atas Segala Sesuatu Yang Sudah, Yang Belum, Yang Sedang dan Yang Akan Terjadi.*

*Ya Hanya DIA-lah Satu²nya yang memberi Kemampuan dan Kekuatan pada Orang² itu Sehingga*...
*Lidahnya bisa Mencaci-maki,*
*Jiwanya bisa Memusuhi,*
*Pikirannya bisa Membenci dan...*
*Bibirnya bisa Menghujat Diri ini.*
*Tanpa-NYA Tentu Mustahil bisa Terjadi.*

*Sehingga aku Beranggapan, Sebenarnya Cacian, Kebencian, Permusuhan​ dan Hujatan itu Sengaja Dihadirkan GUSTI ALLAH Agar...*
*Jiwaku Menjadi KUAT Melewati RINTANGAN Dan...*
*Hati ku Menjadi HEBAT Tatkala Menghadapi UJIAN.*

*_Jadi, adalah SALAH BESAR jika aku Menyalahkan Orang² itu Apalagi Membalasnya._* *_Oh... Bagiku itu tidak perlu, bahkan aku Berkeyakinan bahwa Segala Sesuatu yang Terjadi pada Kehidupan ini Tidak Mungkin Terjadi Secara Tiba², Semua Sudah Diatur Sedemikian Rupa olehNYA,_*

*_Maka Apapun Kenyataan yang aku Terima kemarin, Hari ini atau Suatu Hari nanti, Tidak ada Kata Sia², bahkan Dibalik Semua itu, pasti ada Hikmah Terbaik yang bisa merubah Kehidupanku agar menjadi Lebih Baik dari Sebelumnya._*
*_Karena aku tahu, Sesungguhnya GUSTI ALLAH itu MAHA BAIK._*

*Anak²ku, Kowe kabeh...,*
*Jangan Terpengaruh kalau Dihina.*
*Jangan Hati Melambung kalau Dipuji.*

*Tidak Penting Dianggap Baik,*
*Yang Penting Terus Belajarlah Menjadi Orang Yang Baik dan Bertanggung Jawab.*

 ๐Ÿ‘†๐Ÿป
*Itulah Sekilas Tentang Ilmu "Semar Mesem"  Yang semoga kita bisa mempraktekkannya walaupun Sulit....*

*Monggo bebarengan podo lilonan, umur kito sakbendino soyo sudo...., kudune soyo sabar, soyo arif lan bijaksana tutur pekertine...๐Ÿ™๐Ÿ™*

Senin, 10 September 2018

Tahun Baru 1 Muharram 1440 H

Kepareng Matur:

Hamungkasi purnaning warsa 1439H
Hangruwat jiwo rogo, winoyo ing lekasing batos suci kinanthi lumintiring nugroho jatining sedyo, hanetepi dhawuhing Gusti mugi-mugi sadoyo kalepatan tansah pinaringan ampunan, rahayu widada kalis ing sambekolo.
Simpuhing panyuwun, sumeleh ikhlasing manah, hamemayu purwaning warsa 1439H, nyuwun agenging sih samodra pangaksami lahir trusing batos sadoyo lepat kawulo, mugi sageto lebur dening pangastuti ing warsa "1440H"

"SUGENG WARSA ENGGAL"1440H".
Nuwun.......

Rabu, 15 Agustus 2018

Nafkah untuk Orang Tua

*GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA TIAP BULAN ?*

*Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!*

*Sebagai anak,  sudah menjadi kewajaran,  ada rasa ingin membantu orang tua dg menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan ?*

*Tetapi,  kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yang terus naik harganya,  biaya anak sekolah yang semakin mahal,  listrik & BBM yang terus naik, juga aneka kebutuhan yang tidak terduga yang terus datang bertubi - tubi.*
 
*Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan,  anak minta ganti HP,  rumah bocor, iuran anak di sekolah,  kondangan,  sumbangan lingkungan,dll.*

*Praktis,  akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir,  ya bulan depanlah untuk orang tua.*
*Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.*

*Anda pernah mengalaminya ?  Atau selalu mengalami ??*

*Anda berpikir,  nanti kalau sudah longgar,  saya akan bantu orang tua.*

*Tahukah anda,  hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.*

*Pernahkan anda berpikir,  apakah orang tua waktu merawat anda,  lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?* 

*Tidak masalah orang tua tahan lapar,  asal bisa lihat anak kenyang.*

*Orang tua,  sendirian bisa merawat anaknya yg banyak.*

*Tetapi,  anak yg banyak,  tak sanggup sekedar merawat 1 orang tua !*

*Maka,  mindset anda harus dirubah !*

*1. Jangan sisakan dari penghasilan,  tapi *ALOKASIKAN.* 

*Kalau tujuannya menyisakan,  maka yang terjadi anda tidak akan ada sisa.*

*Tega sekali anda, ???*

*Memberi pada orang tua hanya sisanya !*

*Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa ?*
*Tidak ....* ๐Ÿ‘‹ ๐Ÿ‘‹ 

*Anda diutamakan ! Begitu terima penghasilan,  langsung pertama ambil alokasi dana,  transfer buat orang tua.*

*2. Jangan menunda karena masih kekurangan !  Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.*

*Maka,  kalau mau rizqi berlimpah,  dahulukan orang tua.*

*3. Apa yang kau perbuat pada orang tuamu,  itulah yang akan diperbuat anakmu kelak.* !!!!!

*Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya,  maka lihat saja,  nanti anakmu juga akan mengabaikanmu dihari senjamu.*

*Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.*

*4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu ... Sampai kamu sendiri juga menjadi tua ... ??*

*Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu ... !!*

*Atau ... mungkin kamu menunggu mereka wafat dahulu ... ?? Baru kemudian kamu menangis dan pura - pura menyesal ... ???* ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ

*Jangan sia - siakan waktu yang ada ... , karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu*

*Ingatlah ... semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia org tuamu ... Dan semakin mendekati "AJAL MENJEMPUT"*๐Ÿ™

Jumat, 10 Agustus 2018

Domba si Udin

Udiiin....udiiin...:๐Ÿ™„๐Ÿ™

Cerpen

Domba si Udin

Si Udin punya Domba  ๐Ÿ bagus,
di  Majalaya ada Kontes Domba ๐Ÿ sehat, hadiahnya uang Rp300 rb..
si Udin ikut lomba.
..Alhamdulillah dapat Kontes,
hadiahnya uang 300 rb
Dibayar tunai oleh Panitia,
Uangnya 3 lembar 100,- ribuan.

Waktu nerima hadiah, saking gerogi...
Uang yang 300 rb terjatuh, langsung dimakan oleh Domba nya..

Panitia menyarankan  Domba itu minum  kopi, terus ditepuk-tepuk pantatnya, agar Domba nya bisa muntah, dan agar uang yang dimakan bisa kaluar.

Si udin pulang sambil nyari tukang kopi, sambil nuntun si domba ๐Ÿ...
Ketika ada tukang kopi si Udin pesan segelas kopi.
Oleh si Udin kopi nya diminumkan ka si Domba, terus ditepuk-tepuk pantatnya,
..hasilnya keluar lah selembar uang 100 ribu !

Tukang kopi jadi heboh, langsung menawarnya 3 juta agar Domba si Udin jadi miliknya.

Si Udin menjawab singkat ;
"Tidak dijual !"

Si Udin meminumkan lagi kopi, lalu menepukan lagi pantat Domba nya,
..kaluar lagi uang100 ribu...!!

Tukang kopi semakin penasaran, ditawar lah Domba si Udin jadi 10 juta.
Si Udin tetap menolak sambil meminumkann lagi kopi ke Domba nya, ditepukkan lagi pantat Domba nya itu , lalu mutah lagi uang 100 ribu.

Tukang kopi semakin penasaran,
Lalu menawarkan uang 25 juta ke si Udin.

"Deal !"
kata Udin begitu senang..

Akhirnya si Domba  ๐Ÿ resmi  jadi milik si Tukang Kopi.

Pagi nya ramai ada berita di headline koran ;

"Tukang Kopi ditahan oleh Polisi  karena nendangin pantat Domba sampe mati !" ๐Ÿ˜๐Ÿ˜„