Rabu, 18 April 2018

rezeki ga lari dikejar

🍃💰 *REZEKI…*

✏Oleh:
_Al-Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc,  حفظه الله تعالى_

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi,
bahkan akan mengejar,
hanya kepada orang yang pantas didatangi….

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki.
Inilah hakikat ikhtiar…

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.

Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya…
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam…

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala…

Adapun *8 JENIS REZEKI DARI ALLAH TA’ALA:*

🍃 *1. Rezeki Yang Telah Dijamin.*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”
(Surah Hud : 6).

🍃 *2.  Rezeki Karena Usaha.*

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى

“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.”
(Surah An-Najm : 39).

🍃 *3. Rezeki Karena Bersyukur.*

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(Surah Ibrahim : 7).

🍃 *4. Rezeki Tak Terduga.*

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”
(Surah At-Thalaq : 2-3).

🍃 *5. Rezeki Karena Istighfar.*

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

🍃 *6. Rezeki Karena Menikah.*

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ

“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.”
(Surah An-Nur : 32).

🍃 *7. Rezeki Karena Anak.*

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Al-Israa’ : 31).

🍃 *8. Rezeki Karena Sedekah*

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Qur'an Surah Al-Baqarah : 245).

〰🍃💰🍃〰

kita dan waktu

ARTIKEL INI BAGUS SEKALI !!!

🏁..... *ISI KOPER*......🏁

Seorang manusia meninggal dunia...

Ketika ia menyadarinya, ia melihat Tuhan mendekati dirinya dengan sambil memegang sebuah koper di tangan-Nya.
Berikut dialog antara TUHAN & arwah manusia tersebut :

Tuhan :  "Mari kita pergi."

Arwah... :  "Begitu cepat?
Tapi saya masih memiliki banyak rencana."

Tuhan... :  "Maaf, waktumu sudah habis, saatnya untuk pergi."

Arwah... :  "Apakah isi koper yg dipegang itu?"

Tuhan... : "Benda kamu."

Arwah... :  "Benda saya?
Maksudnya barang2 saya ?
Seperti baju saya, uang saya, perhiasan saya ?"

Tuhan.... :  "Bukan, barang itu tak pernah menjadi milikmu. Itu milik Dunia."

Arwah.... :. "Apakah itu ingatan & kenangan saya ?"

Tuhan... : "Bukan, itu milik Waktu."

Arwah... : "Apakah itu bakat & kesuksesan saya?"

Tuhan..... :  "Bukan juga, itu milik Anugerah."

Arwah...  : "Apakah itu istri & anak2 saya?"

Tuhan..... :  "Tidak juga, itu milik hatimu."

Arwah...  : "Kalau begitu, itu pasti tubuh saya."

Tuhan... :. "Tidak, bukan...
Tubuhmu milik Debu Tanah."

Arwah...  : "Jika demikian isinya tentu jiwa saya."

Tuhan...  : "Kamu salah besar , sebab jiwamu itu milik-KU."

Tuhan lalu menyerahkan *koper* tersebut ke sang Arwah....
Dengan kebingungan & dengan ketakutan sang Arwah membuka koper tersebut
Dan ternyata isinya *KOSONG*...!!!

Dengan hati kecewa & airmata berlinang sang Arwah bertanya pada Tuhan,
"Maksud Tuhan, saya tak pernah memiliki apapun.....???!"

Tuhan menjawab : "Iya, benar. Sesungguhnya kamu itu tak pernah memiliki apapun..."

Arwah...  : "Lalu....., apa yg menjadi milikku, Tuhan...???!"

Tuhan...  : *”WAKTU-mu...!*
Saat-saat di waktu kamu HIDUP..... itulah milikmu...!!!"

*Hidup adalah WAKTU*,
Hargai waktu yg ada tersisa,
Jalani hidup dengan penuh rasa syukur & kebahagiaan.

Selalulah berbuat baik, selalulah menolong, jangan pernah menyakiti orang, jangan merugikan orang, hindari membicarakan kejelekan orang lain, jangan pernah bersikap Paling Benar!
Berhentilah bersungut-sungut dan mengomel.
Nikmatilah waktu setiap saat, yg dilalui bersama orang tua, pasangan dan anak-anak dan sahabatmu, bahagiakan mereka selagi kamu masih punya waktu.

Jangan simpan kebencian, dendam, kepahitan & kejelekan orang lain.

*"🌿 Tetaplah menjadi baik sampai akhir..."🌿🌿

Semoga semua makluk hidup didunia berbahagia..tetep semangat pasti bisa👍🏻👍🏻👍🏻🌹🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤

Senin, 09 April 2018

KEAJAIBAN AIR HUJAN

*TIPS BAGI WANITA YANG SULIT HAMIL*

Wanita Yang  Sulit Hamil dan Yang Sedang Stress Insya Allah ....!

Manfaat dan keberkahan air hujan?

Pernahkah anda hujan-hujanan?

Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat?

Silahkan dan praktekkanlah!!

Insya Allah bermanfaat!!

Cobalah tampung air hujan, diamkan sebentar kemudian masukan ke dalam plastik bening. Setelah itu masukan ke dalam freezer kulkas.

Beberapa jam setelah beku, lihatlah !!

Ada banyak kristal-kristal indah di dalamnya.

Mengapa?

Ini menandakan air hujan adalah air yang sehat kaya oksigen.

Ternyata main hujan-hujanan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan meminum air hujan menyempurnakannya.

Air hujan juga ternyata bisa dijadikan sebagai bahan terapi untuk menghilangkan stress dan meningkatkan kesuburan kandungan, dan ini sudah banyak dipraktekkan oleh banyak wanita yang mendambakan kehamilan.

Bagaimana caranya?

Sebelumnya kita ketahui dahulu manfaat lain yang bisa diambil dari air hujan, diantaranya:

*AIR HUJAN UNTUK WANITA SULIT HAMIL*

1. Menyehatkan dan membuat rambut bersinar

Dilansir dari Water Rhapsody, orang-orang Barat zaman dahulu percaya bahwa mencuci rambut dengan air hujan dapat membuat rambut jauh lebih sehat dan bersinar dan sains mampu menjelaskan ini. Dikutip dari Rainwater Connection, air yang turun dari langit ini memiliki kadar kenetralan PH yang hampir sempurna, bebas garam, dan bebas mineral yang buruk bagi rambut. Kalau difilter dengan rapi, air hujan menjadi materi paling netral yang dapat Anda gunakan untuk mencuci rambut.

2. Air hujan mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida )

Air hujan juga mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). H2O2 dapat dijadikan holistic healing atau “terapi pengobatan”.  Ternyata sampai sekarang produk H2O2 yang ada di Indonesia masih impor. Padahal di dalam air hujan ada kandungan H2O2 ini ( bersifat anorganik )

3.  Air Hujan mengandung unsur Nitrogen

Nitrogen merupakan faktor utama dalam penciptaan protein penting untuk penciptaan materi genetik dalam tubuh manusia. Nitrogen diperlukan untuk semua bentuk kehidupan.
Meminum air hujan memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan nitrogen, mendorong sintesis protein dan penciptaan senyawa dan asam amino yang mempengaruhi pertumbuhan, hormon, fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh.

4.  Menghilangkan bau amis.

Kalau kita habis makan ikan atau daging, terkadang bau amis pada telapak tangan sulit untuk hilang walaupun kita cuci tangan pakai sabun. Nah salah satu manfaat air hujan adalah dapat menghilangkan bau amis. Coba dan buktikan cuci tangan pakai air hujan, pasti bau amis pada jari tangan kita akan hilang meskipun tanpa menggunakan sabun

5.  Menghilangkan toksin ( racun ) pada tubuh.

Larutkan garam pada air hujan segar, lalu rendamlah telapak kaki kita selama ± 15 menit. Lakukan secara rutin setiap kali turun hujan. Usahakan air hujan murni yang digunakan.

Ternyata aktifitas hujan-hujanan bisa juga untuk terapi stress baik bagi wanita maupun pria.

Pola dasarnya adalah pengejutan system syaraf yang terletak dibawah jaringan kulit.

Kalau kita hujan-hujanan selama 10 menit saja, maka ribuan butir air hujan akan memukul kita.

Pukulan air hujan tersebut dapat mengejutkan ribuan system syaraf yang tersebar di seluruh tubuh.
Berdiri atau duduklah di alam terbuka sambil terus merasakan butiran-butiran air hujan menyentuh kulit, berdoalah untuk ketenangan bathin.

Rasakan kesegaran jiwa maupun raga setelah hujan-hujanan, lebih fress dan menenangkan.

*Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan*

Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya?

Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)
Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.

Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Allah Ta'ala Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan.

ﺭَﺏِّ ﻫَﺐْ ﻟِﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ

“ Robbi hablii minash shoolihiin”

[Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]” . (QS. Ash Shaffaat: 100).

ﺭَﺏِّ ﻫَﺐْ ﻟِﻲ ﻣِﻦْ ﻟَﺪُﻧْﻚَ ﺫُﺭِّﻳَّﺔً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺇِﻧَّﻚَ ﺳَﻤِﻴﻊُ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ

“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa’”

[Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa] (QS. Ali Imron: 38).

ﺭَﺏِّ ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻲ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﻭَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﺎﻩُ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻟِﻲ ﻓِﻲ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻲ ﺇِﻧِّﻲ ﺗُﺒْﺖُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻧِّﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ

“Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin”

[Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri ] (QS. Al Ahqof: 15).

Untuk suami di tambah doa ini
______________________________

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

“ Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa”

[Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa] . (QS. Al Furqon: 74)
_______________________________

Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan.
Lakukan teknik ini sampai hujan berhenti atau anda sudah merasa kedinginan.

Dalam pemanfaatan sehari-hari, dapat juga di pindahkan air hujan tersebut ke dalam tempat air, botol atau gelas. Agar menjadi lebih bersih dan lebih berkhasiat bisa endapkan selama 24 jam. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian air paling atas dan sisa airnya dibuang. Boleh langsung digunakan untuk mandi dan minum tanpa direbus atau bisa direbus sampai mendidih (seperti memasak air minum). Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan manfaatnya untuk tubuh anda.

Mengapa air hujan bermanfaat dan baik kesehatan?

Karena manusia adalah makhluk yang organik, kita tercipta dari tanah kemudian tanah itu akan subur dengan hujan.

Jadi sekali lagi ditegaskan, dianjurkan kepada kaum wanita yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan. Selain itu, saat hujan kita sebaiknya memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena disaat hujan turun adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

Mumpung masih musim hujan ayo hujan-hujanan.

Silakan bagikan ke teman, semoga bermanfaat.

Untuk konsultasi tentang kesehatan atau konsultasi tentang ruqyah silahkan klik tulisan biru dibawah ini :
https://bit.ly/2j4Rbo0

Senin, 02 April 2018

khasiat sebuah pelukan

#Reminder...🙂

TERAPI PELUK DAN REFRAMING

"Mba Noov, gimana sih caranya jadi ibu yang sabar, yang lembut, yang gak gampang marah-marah sama anak, yang gak suka nyubit."

Hmmm saya sebenarnya bingung kalo ditanya begitu. Karena dasarnya, saya itu punya bakat pemarah dan kasar. Tapi kalo boleh saya mau sharing pengalaman saya mengelola emosi yang masih berproses hingga sekarang.

Kalau yang mengikuti status saya dari dulu dulu, pasti tahu saya punya innerchild yang sedang saya sembuhkan. Alhamdulillah nya, Allah menjodohkan saya dengan seorang lelaki yang sebelumnya sudah punya 'kabel pengasuhan' yang baik dari orang tuanya. Sehingga, saya bisa belajar tentang menjadi orang tua yang lembut darinya dan keluarganya.

Perjalanan pengelolaan emosi saya berawal sejak hari pertama menikah. Suami saya, dengan tegas tapi lembut mengatakan bahwa tidak boleh ada marah-marah, bentak-bentak, teriak-teriak, atau pukul-pukul di keluarga kami. Baik untuk hubungan suami istri maupun orang tua ke anak.

Maka, saya coba pegang betuul nasihat suami saya ini. Tapii, tentu saja praktiknya tidak semudah dan semulus ituu. Saya yang dasarnya mudah marah tidak bisa serta merta jadi istri dan ibu yang lembut.

Awalnya, setiap kali mau marah, saya memilih time out. Lariiii. Bersembunyiii. Menenangkan diri sejenak agar siap menghadapi anak yang tantrum dengan senyuman. Sesaat cara ini berhasil membuat saya tidak marah-marah. Tapi kemudian, setelah lama memperhatikan, suami saya komplain.

"Kok bisa, Qairina nangis begitu mamahnya malah kabur. Menenangkan diri sendiri. Apanya yang harus ditenangkan? Siapa yang sebenarnya perlu ditenangkan?"

Pertama mendengar komplainnya, saya 'mendidih', lalu menjawab sambil terisak, "Papah gak tau sih gimana susahnya mengontrol emosi! Papah pilih mana, mamah marah-marah atau menenangkan diri sendiri dulu?"

"Kenapa harus ikut marah? Apa salah Qairina?"

Jleb. Saya mulai berusaha mencerna apa yang diucapkan suami saya. Kenapa saya harus terbawa emosi?

Lalu saya bertanya pelan, "Lalu mamah harus bagaimana?"

Dia menjawab tegaas.

"Peluuuk. Peluuuk erat Qairina. Tenangkan emosinyaa."

Saya masih ngeyel. "Bagaimana mungkin bisa memeluk dan menenangkannya kalo mamah sendiri gak tenang?"

"Coba dulu ajaa. Papah kalo liat Qairina rewel, terus agak kesal sama dia, papah peluuk. Begitu memeluk Qairina, rasa kesal itu seketika hilaang berganti rasa sayang."

Dia melanjutkan lagi.
"Saat anak menangis itu artinya dia sedang membutuhkan sesuatu dari kita. Dia butuh kitaa untuk membuatnya nyamaan. Maka, kalo mamah malah larii menenangkan diri sendiri, papah sebal. Jangan lari mah, hadapi tangisannya, berikan rasa nyaman. Peluuk. Lepas emosi kita sendiri saat memeluk anak. Insya Allaah dia akan lebih mudah ditenangkan."

Saya terdiam, kata-katanya membuat saya skakmat. Tak berkutik. Saya mencoba meresapi makna yang coba disampaikannya.

Sejak saat itu, saat menemui kondisi yang membuat saya hampir marah ke anak, saya coba praktikkan nasihatnya. Sambil otak saya terus berusaha me-reframe apa yang saya lihat dari sudut pandang yang positif. Dan setelah saya reframe banyak hal yang menyebabkan Qairina tantrum, sebenarnya memang marah-marah itu tidak diperlukan. Anak tidak akan 'berulah' kalo kita sudah memenuhi haknya dengan sebaik-baiknya.

Anak menyobek-nyobek buku?
Ah mungkin saya yang kurang menstimulasi motorik halusnya sehingga dia belum cekatan memegang dan membolak-balikkan buku. Tak perlu marah-marah, kasih senyuman, ajak anak merapikan buku yang disobek sambil bermain.

Anak berteriak-teriak karena keinginannya gak diturutin?
Ah mungkin saya kurang memperhatikannya saat dia bersikap baik, sehingga dia 'mencari perhatian' dengan cara berteriak. Peluuk, minta maaf, biarkan dia me-release emosinya, setelah reda tanyakan apa keinginannya baik-baik.

Anak rewel minta ditemenin bermain padahal saya capek habis pulang kerja atau habis melakukan seabrek pekerjaan rumah tangga?
Ah bukan salahnya. Saya yang belum menunaikan kewajiban saya menemaninya bermain. Dia hanya meminta haknya. Tak adil jika saya memintanya mengerti kalo saya capek, dia hanya seorang balita, saya lah orang yang dewasa. Maka, tarik nafas, cuci muka/wudhu, kembali temui anak dan ajak dia bermain sesukanya dengan sepenuh jiwa dan raga.

Anak bikin rumah berantakan?
Alhamdulillah rumahnya jadi lebih hidup. Alhamdulillah itu artinya anak sehat. Ingat saat dia tergolek lemas di bangsal rumah sakit. Rumah rapi, tapi tak ada tawa yang bergema di udaranya. Penuhi dulu hati dengan syukur, lalu ajak merapikan mainan sama-sama sambil bernyanyi atau main games. Kalo tetap tidak mau, atau hanya mau membantu setengah-setengah pun tak apa, tak perlu dipaksa. Cukup contohkan kalo habis bermain, mainan harus dirapikan kembali.

Anak rewel di tempat umum atau di tempat antrian?
Ah mungkin saya membuatnya bosan sehingga dia rewel. Atau saya tidak cukup membawa mainan atau buku yang bisa membuatnya tenang. Atau saya yang terlalu memaksa mengajaknya ikut tanpa terlebih dulu bertanya kesediannya.

Nah, ternyata memeluk sambil me-reframe pikiran sendiri ituu bisa jadi emosional healing buat saya. Alhamdulillah, saya jadi lebih bisa mengelola emosi.

Belakangan, 'terapi peluk' dan me-reframe pikiran ini juga saya terapkan untuk suami. Saat saya sebal, marah, atau ada unek-unek yang ingin disampaikan, saya memeluk suami. Awalnya gengsiiii, masa sih lagi sebel malah peluk peluk suami, tapi alhamdulillah ini bisa menjaga kelembutan saya sebagai seorang istri. Paling tidak, jadi tidak marah-marah dan ngomel-ngomel sama suami. 😁

Saat lagi marah, saya peluuk suami sambil bisikin, "Mamah lagi sebel sama papah."

Biasanya dia akan tertawa sambil bertanya, "Hahaha lagi marah kok meluk?"

"Iya, habisnya mamah marah sama papah. Tapi takut takut dilaknat Allah."

"Hahaha kalo begitu jangan marah."

"Habisnya papah nyebelin sih."

Daaan mengalirlah dialog diantara kami, biasanya suami akan kuras habis unek-unek saya. Kalo saya lagi emosi banget, ceritanya bisa tersendat-sendat karena sambil terisak. Tapi dia dengarkan sampai saya puas ngomong.  Baruuu dia kasih alasan, balasan, dan kritikan balik ke saya. Lalu kami saling berkompromi dan saling meminta maaf.

Kalo posisinya dia yang marah sama saya. Saya peluuk juga. Ngomong sambil takut-takut. "Papah jangan marah dong sama mamah. Nanti Allah gak ridho sama mamah. Nanti syetan seneng, tepuk tangan bersorak sorai liat kita marahan. Terus nanti siapa yang peluk mamah?"

Biasanya kalo dibegituin, jadi reda marahnya. Mungkin kasian kalo istrinya gak diridhoi Allah. Atau kasian bayangin istrinya meluk tiang listrik. 😁

Alhamdulillah terapi peluk dan me-reframe ini berhasil diterapkan di keluarga saya. Meskipun tetaap, praktiknya sungguh up and down. Tapi alhamdulillah bisa bikin saya minimaal gak pake bentak, nyubit, atau mukul anak. Minimal tidak ada lukaa yang saya tinggalkan untuknya. Kalo kesel kesel dikit ya manusiawi, cuma tetap diusahakan hilang sama sekali.

Memeluuk memungkinkan kita untuk menghidupkan sensor cinta untuk orang tersayang kita.
Memeluuk memungkinkan kita untuk menyamankan diri sendiri lewat sentuhan fisik dengan orang tercinta.
Memeluuk memungkinkan kita untuk menyampaikan bahasa cinta yang paling terasa.
Memeluuk tidak memungkinkan kita untuk saling berteriak, saling membentak, atau saling memarahi meski sedikit saja.
Memeluuk membantu kita melepas emosi yang menjalari pikiran dan jiwa kita.

Jadi, ayo peluuk orang-orang tercinta kita apapun keadaannya.
Peluk ketika merasa senang. Peluk ketika merasa sedih. Bahkan peluk ketika merasa marah. Dan rasakanlah sensasi emotional healing nya. 😊

#copas
#semoga bermanfaat
#salambubur

Jumat, 16 Maret 2018

Mental miskin dan jiwa pengemis

السلام عليكم.....

Mental *Miskin.*

Berjiwa *Pengemis.*

Seorang sahabat yang tinggal di Australia bercerita tentang pengalamannya :
"Suatu sore,
sesudah menikmati secangkir capucino di Gloria Jeans Café yang capucino-nya paling enak,
(menurut saya)
kami mampir ke toko roti.

Membeli sebatang roti kismis dan minta kepada si mbak penjaga toko roti,
untuk dipotongkan,
sehingga nanti di rumah gampang,
tinggal comot dan makan.

Selesai dipotong dan dibungkus rapi,
lalu diserahkan kepada saya.

Langsung saya berikan uang lembaran 10 dollar.

Tapi ditolak dengan senyum manis,
sambil berucap :
”It's free nothing to pay.”

“Are you sure ?”
kata saya.

Gadis remaja yang tugas jualan disana,
*menjelaskan :*
bahwa *kalau sudah ditutup,*
roti *tidak boleh lagi* dijual.

*Boleh diberikan kepada* siapa yang mau *atau* diantarkan ke Second Hand shop *untuk orang yang membutuhkan.*

Agak *tercengang juga* saya dengar penjelasannya.

*Terbayang,*
kalau di Indonesia,
wah bisa bangkrut ini,
karena orang bakalan menunggu toko tutup supaya dapat yang gratis.

Belum selesai ngobrol dengan si mbak,
tiba-tiba ada suami istri,
*yang juga mau belanja* roti.

Rupanya mereka tanpa saya sadari sudah mendengar percakapan kami.

Kelihatan si pria adalah orang Australia,
sedangkan istrinya adalah tipe orang Asia.

Si wanita juga minta roti di mbak,
*tapi di cegah oleh* suaminya,
*sambil berkata :*

*”No darling ~ please.*

We *have enough* money *to buy.*

*Why do we have to* pick up *a free one ?*

*Let’s* another people who need it *more than* us *take it."*

Wah ... wah,
merasa tersindir wajah saya panas …

Egoisme saya melonjak ke permukaan,
merasa tersindir dengan perkataannya.

Dalam hati saya bergumam,
”Hmm saya ini dulu pengusaha tau.”

Tapi,
syukur cepat sadar diri,
gak sampai terucapkan.

Karena orang yang bicara suami ke istrinya,
masa iya saya tiba-tiba nyelak ditengah tengah ?

Hampir saja saya berbuat kesalahan.

Karena toh mereka tidak omongin saya …

*Kalau saya merasa* tersindir,
*itu salah saya* sendiri.

Hingga menjelang tidur,
kata-kata si Suami kepada istrinya masih terngiang-ngiang rasanya.

"We *have enough* money *to buy ...*

*Why do we* have to pick up *a free one."*

*Setelah saya renungkan,*
saya *merasakan* bahwa kata-kata ini *benar.* 👍�

*Kalau* semua orang *yang punyai* duit,
*ikut* antri dan dapatkan roti *gratis,*
yang biasanya diantarkan ke Second Hand Shop *untuk dibagi bagikan gratis,*
*berarti* orang *yang sungguh-sungguh membutuhkan tidak bakalan* kebagian lagi roti *gratis.*

Walaupun saya sesungguhnya mau membayar,
namun si mbak yang nggak mau terima uang saya.

*Pelajaran* hidup ini *tidak mungkin akan saya lupakan.*

*Kalau kita sanggup* beli.
*jangan ambil yang gratis.*

*Biarlah* orang lain *yang lebih membutuhkan* mendapatkannya.

*Sungguh* sebuah kepedulian akan sesama *yang diterapkan dengan* kesungguhan hati. 💯

*Kini* saya *baru tahu,*
*kenapa kalau di* club *ada kopi gratis,*
tapi *jarang ada yang ambil.*

Mereka *lebih suka* membeli.

*Bukan karena* gengsi2an ⁉

Tetapi *terlebih karena rasa peduli* mereka *pada orang lain,*
yang *mungkin lebih membutuhkan.*

Pelajaran yang sungguh sungguh memberikan inspirasi bagi diri saya. 👏

Tuhan *sudah memberikan* berkah yang cukup *untuk kita.*

*Tidak perlu lagi* kita *mengambil bagian* berkah *yang diperuntukkan bagi orang lain.*

Ketika kita mendengar ada program pemerintah untuk membantu orang miskin,
apa yang ada dalam benak kita ?

Apa kita akan ikut bersiasat agar mendapat bagian ⁉

Ataukah kita merekayasa data agar kerabat dan saudara kita dapat bagian juga ?

Atau kita sok jadi pahlawan dengan mengajukan diri sebagai pendamping program,
tapi dalam pikiran kita tersimpan niat busuk untuk memperkaya diri sendiri ⁉

Sahabat,
kemiskinan *bukan untuk dipolitisir dan dieksploitasi.*

Orang miskin dan kemiskinan *adalah ladang amal.*

Keberadaan orang miskin *adalah cara* Tuhan *untuk menguji* sejauh mana kepedulian *dan* keimanan *kita.*

*"Jangan ngaku* beriman *jika* tetangga kanan kirinya *masih ada yang kelaparan."*

Sementara kemiskinan *adalah* mental *yang mesti dirubah* dan *diberantas.*

Mental minta-minta,
mental gratisan,
mental pemalas,
mental potong kompas,
*termasuk* mental jualan data orang miskin.

semua itu *adalah Mental Pengemis yang membuat* bangsa ini *rendah dan terhina.*

*Itulah* kemiskinan *kultural.*

*Sudah saatnya* kita bangkit *dan sadar,*
tangan di atas *lebih baik daripada* tangan di bawah. 👍�

*Menjaga* harga diri lebih baik *daripada menjatuhkan* kehormatan *hanya demi* sesuap nasi.

"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah *yang kamu dustakan ?"*

😊🙏🏼

#salambubur

Rabu, 31 Januari 2018

Hujan

PEKAN LALU, SAYA BERJALAN KAKI SEKITAR 200 METER DI KOMPLEK DAAR EL QOLAM 3 IKUT IRING-IRINGAN LAINNYA MENUJU RUANG SARESEHAN INTERNASIONAL.

LANGIT TAMPAK SEMAKIN GELAP.

SESUDAH PARA NARASUMBER DUDUK DI PANGGUNG DAN KURSI RUANGAN UNTUK 7000 ORANG ITU TERISI, HUJAN LEBAT PUN TURUN.

Jadi, kini saya sudah saksikan langsung ilmu almarhum kyai Rifa'i yang katanya punya doa berikut cara memindahkan atau menunda hujan. Informasi ini sebagaimana saya peroleh saat bertemu dengan salah seorang murid beliau, Kyai Ahmad Nawasi di rumahnya di Menes, Pandeglang, tahun 2011. Menurutnya, sekian kali pernah di Komplek Daar el Qolam tidak hujan, tapi di sekitarnya hujan.

Dengan, demikian apa yang saya saksikan pekan lalu, mungkin ilmu menunda atau memindahkan hujan itu selain oleh Kyai Rifai diturunkan kepada Kyai Ahmad Nawasi juga ke murid2 lainnya di Daar el Qolam.

Doa dan tata cara memindahkan dan menunda hujan ini, mungkin hasil pemahaman terhadap hadits Rasulullah saw. Semasa hidupnya sebagaimana diterangkan dalam Sahih Bukhari yang diriwayatkan oleh Anas, beliau pernah berdo’a:

اللهم حوالينا ولا علينا اللهم على الأكام والظراب وبطون الأودية ومنابت الشجر

Allahumma hawalayna wa la ‘alayna, Allahumma alal akami wad thirobi, wa buthunil audiyyati wa manabitis syajari

Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, dan jangan turunkan kepada kami untuk merusak kami.  Ya Allah turunkanlah hujan di dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.

Wallahu a'lam bis showab

*Copas
Tulisan ust.Norman kholis
Alumni Daar el Qolam

Senin, 13 November 2017

Al-Quran dan Umur

*Berkata Abdul Malik bin Umair:*

*"Satu-satunya manusia yang tidak tua* adalah orang yang selalu membaca Al-qur'an".

*"Manusia yang paling jernih akalnya* adalah para pembaca Al-qur'an".

*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca Al-qur'an,  maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun".

*Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.*

"Perbanyaklah membaca *Al-qur'an* jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca".

*Berkata Ibnu Solah :*

"Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama'an untuk membaca *Al-qur'an*,  maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca'an manusia".

*Berkata Abu Zanad :*

"Di tengah malam,  aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca *Al-qur'an".*

*Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:*

 "Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta'ala".

"Bergantunglah pada Alqur'an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan".

*Berkata sebagian ahli tafsir :*

"Manakala kita menyibukkan diri dengan *Al-qur'an* maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada *Allah* agar mberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca *Al-qur'an* dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada *Alqur'an* maka sebarkanlah. Demi *Allah,* sekian banyak orang yang membaca *Alqur'an* maka pahala akan mengalir pd anda.

*Umur kita terlalu singkat*
... hingga *ALLAH* kurniakan  *lailatul qadar* untuk menambah umur amal.

*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* pinta *bersilaturahmi* untuk memanjangkannya.

*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* kurniakan *Puasa Enam hari* di bln Syawal spt berpuasa setahun.

*Umur kita terlalu singkat*
... *ALLAH* kurniakan *baca Surah Al-Ikhlas* spt membaca sepertiga *Al-Quran*.

*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat di Masjidil Haram* spt sholat 100 ribu lebih di masjid lain.

*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat berjemaah* nilainya 27x lebih drpd sholat sendirian.

*Umur kita terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *Sholat sunat di rumah* nilainya 25x lebih dpd sholat dilihat mata orang

*Hidup ini terlalu singkat*
... ALLAH kurniakan *satu huruf bacaan Al-Quran* dgn 10 pahala/kebaikan.

*Hidup ini terlalu singkat*
...ALLAH kurniakan siapa yg *beramal jariyah, berbagi ilmu yg bermanafaat, dan menjadikan anak2nya yg soleh,* pahalanya akan terus mengalir ke alam kuburnya.

Wahai diri..., *usia umat Nabi Muhammad Saw. rata2 hanya 63 - 65* tahun. Kalau saat ini usia kita *Sdh 45 th,* paling lama *20 th* lagi Malaikat Al Maut akan menjemput kita..

*HIDUP INI TERLALU SINGKAT... JANGANLAH DISIA-SIAKAN KESEMPATAN YG DIBERIKAN ALLAH SWT. ...*
Baarokalloh......

Semoga bermanfaat.